3 Tantangan Megaproyek Pembangungan 'Bukit Algoritma' Sukabumi Penandatanganan pembangunan Bukit Algoritma Silicon Valley Indonesia. (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - Rencana Pemerintah Indonesia mengembangkan pembangunan Silicon valley Indonesia atau yang diberi nama Bukit Algoritma di kawasan Sukabumi Jawa Barat belum tentu berjalan mulus.

Insitute of Development of Economics and Finance (INDEF) mengungkapkan sedikitnya ada tiga tantangan yang siap menghadang megaproyek itu.

“Pertama, ekosistem R&D (Research and Develompent) di Indonesia masih sangat rendah,” kata Kepala Center of Innovation and Digital Economy INDEF, Nailul Huda, saat diskusi online di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (16/4).

Baca Juga:

Jembatan Startup Lokal Indonesia Menuju Silicon Valley dan Status Unicorns

Nailul mengatakan proporsi dana R&D terhadap PDB secara total masih kecil yakni hanya 0,24 persen. Begitu juga dengan proporsi dana R&D terhadap PDB yang dihasilkan sektor bisnis swasta yang hanya menyumbang 0,017 persen. Hal tersebut berdampak kepada ekspor manufaktur high-technology di Indonesia yang masih rendah.

Berdasarkan data Bank Dunia 2021, ekspor manufaktur high-tech di Indonesia hanya 8,1 persen. Jauh tertinggal dari Malaysia, Thailand, dan Vietnam yang masing-masing 51,85 persen, 23,01 persen, dan 40,44 persen.

“Padahal untuk membangun tempat yang khusus membangun teknologi, diperlukan industri high-tech yang menjamur di Indonesia,” ujarnya.

Bukit Algoritma
Direktur Utama PT AMKA (Persero) Nikolas Agung (kiri) bersama Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO Budiman Sudjatmiko (kanan) menunjukkan naskah penandatanganan kontrak pekerjaan pengembangan Bukit Algoritma di kawasan ekonomi khusus (KEK) dan pengembangan teknologi dan industri 4.0 di Kabupaten Sukabumi di Jakarta, Rabu (7/4/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

Menurut Nailul, inovasi Indonesia tak cukup baik sehingga ICOR Indonesia berada di angka 6.7, nomor empat terbawah dibandingkan negara-negara ASEAN. Kebijakan pendorong R&D seperti tax allowance juga belum berdampak efektif

“Artinya modal yang masuk ke dalam negeri tidak bisa dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi atau bisa dibilang ongkos inovasi semakin mahal,” ungkap dia.

Baca Juga:

Startup Milik Putra Jokowi Dapat Kucuran Dana Rp29 Miliar dari Alpha JWC Ventures

Tantangan kedua adalah sumber daya manusia. UNESCO mencatat jumlah peneliti di Indonesia masih sangat rendah yakni 216 orang dari 1 juta penduduk. Begitu juga dengan komposisi proporsi penduduk yang mampu mengoperasikan komputer dengan mahir, jumlahnya hanya 3,5 persen dari penduduk muda dan dewasa.

Survei dari AFTECH juga mengatakan terdapat gap talenta antara penawaran dan permintaan tenaga kerja sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) khususnya untuk pekerjaan data dan analisa dan pemprogram di di industri fintech. Akibatnya, 36 persen perusahaan fintech memperkerjaan asing.

“Saya rasa ini menjadi catatan juga bahwa sumber daya manusia menjadi hal yang penting sebelum kita melangkah ke Silicon Valley,” ujar Nailul.

Silicon valley
Ilustrasi - Apple Silicon Valley (ANTARA News/ Reuters)

Sedangkan tantangan yang ketiga adalah ketimpangan digital sektor TIK hanya dinikmati oleh kalangan berada dan berpusat di Pulau Jawa dengan DKI Jakarta dan Yogyakarta sebagai pusat TIK. Data Badan Pusar Statistik mencatat sebanyak 50 persen rumah tangga di perkotaan telah menikmati layanan internet, sedangkan di perdesaan baru 26,56 persen.

“Inilah yang menjadi anomali juga ketika Silicon Valley ala Indonesia itu dikhususkan untuk petani di Indonesia. Bagaimana caranya petani di desa bisa menggunakan teknologi tetapi aksesnya sangat rendah dan bagaimana cara mereka memanfaatkan Silicon Valley,” papar dia.

Silicon Valley ala Indonesia atau Bukit Algoritma akan dibangun pada lahan seluas 888 hektare di Cikidang dan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat dengan nilai total proyek mencapai Rp18 triliun. (*)

Baca Juga:

Jokowi: Saya Mau Jadi Investor

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Antrean Penumpang KRL Dipecah Tiga Bagian
Indonesia
Antrean Penumpang KRL Dipecah Tiga Bagian

Dengan pemeriksaan bentuk cetak ini akan mempermudah pemeriksaan dokumen

Diterpa Isu Settingan Saat 'Blusukan', Begini Tanggapan Risma
Indonesia
Diterpa Isu Settingan Saat 'Blusukan', Begini Tanggapan Risma

Pekan depan dia berencana akan menggandeng Kementerian Dalam Negeri

Belasan Orang Ditangkap Buntut Tawuran di Setiabudi saat PPKM Darurat
Indonesia
Belasan Orang Ditangkap Buntut Tawuran di Setiabudi saat PPKM Darurat

15 orang yang diamankan itu masih berstatus sebagai saksi

Gubernur NTT Minta Perbankan Serius Bangun Ekonomi Masyarakat
Indonesia
Gubernur NTT Minta Perbankan Serius Bangun Ekonomi Masyarakat

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat meminta pelaku industri perbankan agar serius membangun perekonomian NTT, salah satunya dengan membantu mengembangkan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Tolak Hadiri Inaugurasi Biden, Trump dan Melania Tinggalkan Pesan Singkat di Gedung Putih
Dunia
Tolak Hadiri Inaugurasi Biden, Trump dan Melania Tinggalkan Pesan Singkat di Gedung Putih

Trump resmi meninggalkan Gedung Putih menggunakan helikopter kepresidenan Marine One untuk terakhir kalinya

Anies Akui Tak Bisa Berpendapat di Hadapan Jokowi Soal UU Cipta Kerja
Indonesia
Anies Akui Tak Bisa Berpendapat di Hadapan Jokowi Soal UU Cipta Kerja

Anies menjelaskan seluruh keterangan disampaikan Jokowi dan tim kepresidenan

Bupati Nganjuk Diduga Terima Setoran Hingga Rp50 Juta dari Kepala Desa
Indonesia
Bupati Nganjuk Diduga Terima Setoran Hingga Rp50 Juta dari Kepala Desa

Bupati Nganjuk dan enam tersangka lainnya dipindahkan ke Bareskrim menggunakan jalur darat

Komisi III Desak Polri Usut Dugaan Teror Siber Pegiat Anti-Korupsi
Indonesia
Komisi III Desak Polri Usut Dugaan Teror Siber Pegiat Anti-Korupsi

Aparat kepolisian harus mengusut dugaan teror termasuk teror siber kepada para pegiat anti-korupsi.

[HOAKS atau FAKTA]: Gubernur Kaltim Akan Merudal Kantor Buka Sabtu-Minggu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gubernur Kaltim Akan Merudal Kantor Buka Sabtu-Minggu

Beredar foto tangkapan layar siaran APA KABAR INDONESIA tayang di tvOne yang menampilkan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.

Dua Mekanisme Pemberian Vaksin COVID-19 Bagi Lansia
Indonesia
Dua Mekanisme Pemberian Vaksin COVID-19 Bagi Lansia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menetapkan dua mekanisme pendaftaran dan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) berumur 60 tahun ke atas.