Kesehatan Mental
3 Tanda Kamu Butuh Bantuan Terapi Traumatis belum tentu butuh terapi. (Foto: Pexels/Prasanth Inturi)

PERISTIWA traumatis tidak selalu merupakan indikator utama kamu membutuhkan terapis. Kebanyakan orang mempertimbangkan untuk memulai terapi sebagai respons terhadap peristiwa kehidupan yang traumatis. Namun, indikasi kamu membutuhkan terapi tidak selalu sejelas itu.

Terkadang tanda-tanda bahwa kamu membutuhkan terapis lebih samar, kata Dr. Erin Berman, psikolog klinis dan peneliti di National Institute of Mental Health, AS. Perubahan dalam pola makan dan tidur; rasa stres yang tak henti-hentinya; dan ketidakmampuan untuk mengikuti pekerjaan dan tanggung jawab pribadi.

Baca Juga:

Pasangan Kamu Belum Siap Menikah? Lakukan Tips Berikut

terapi
Peristiwa traumatis tidak selalu merupakan indikator utama kamu membutuhkan terapis. (Foto:123RF/flynt)

Bahkan jika menurutmu gejala yang disebutkan di atas tidak kamu alami, bertanya pada diri sendiri apakah kamu membutuhkan terapis bisa menjadi tandanya sendiri. "Jika seseorang menyimpan gagasan bahwa terapi dapat membantunya. Itu indikasi yang baik mereka bila ingin mempertimbangkan pilihan terapi," kata Berman.

Berikut tiga tanda kamu membutuhkan terapi untuk kesehatan mental seperti diberitakan marthastewart.com. Berman juga menambahkan, kamu dapat berbicara dengan beberapa terapis untuk melihat dengan gejala yang kamu alami, apakah ini saat yang tepat untuk mencoba terapi.

Masalah kesehatan fisik

terapi
Siklus tidur adalah indikator yang sangat baik bahwa ada sesuatu yang mungkin salah. (Foto: 123RF/pressmaster)

Stres mental dan emosional seringkali dapat termanifestasi dalam perubahan kesehatan fisik, kata Dr. Berman. "Mulailah dengan melihat dasar-dasarnya. Siklus tidur adalah indikator yang sangat baik bahwa ada sesuatu yang mungkin salah, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, atau mengalami gangguan tidur. Tanda lainnya adalah makan terlalu banyak atau terlalu sedikit," katanya.

"Juga, perubahan nyata dalam tingkat energi penting untuk diperhatikan, entah perasaan bahwa kamu memiliki terlalu banyak energi atau merasa kelelahan yang berlebihan." Jika kamu menemukan gejala-gejala ini sebagai parah selama lebih dari dua minggu, inilah saatnya untuk berbicara dengan penyedia layanan kesehatan untuk mengesampingkan komplikasi fisik dan terhubung dengan spesialis kesehatan mental.

Tidak dapat memenuhi tanggung jawab

terapi
Jika kamu tidak dapat memenuhi tanggung jawab sehari-hari karena perubahan suasana hati, carilah terapis. (Foto: Pexels/cottonbro)

Jika perasaan sedih, stres, atau kecemasan mulai mengganggu rutinitas harian, itu tanda lain yang jelas bahwa kamu bisa mendapat manfaat dari terapi.

Ketika kamu merasa sedih selama beberapa hari—tetapi masih dapat melakukan pekerjaan secara efisien, menyelesaikan tugas-tugas, dan merawat anak-anak, kamu mungkin dapat mengangkat suasana hati dengan aktivitas perawatan diri seperti olahraga, tidur lebih banyak, atau bersosialisasi dengan teman juga dapat membantu.

Namun, jika kamu tidak dapat memenuhi tanggung jawab sehari-hari karena perubahan suasana hati, pertimbangkan untuk mencari terapis yang dapat membantu.

Baca Juga:

Pasangan Selingkuh? Jangan Cengeng, Hadapi Saja

Stres kronis

terapi
Orang mungkin mencari terapi untuk meningkatkan kemampuan mereka menghadapi stres sehari-hari. (Foto: Unsplash/Joice Kelly)

Sudah umum bagi orang untuk beralih ke terapi selama atau setelah peristiwa traumatis seperti penyakit mematikan, perceraian, atau PHK. "Banyak individu memiliki peristiwa tertentu yang dapat menjadi pemicu," kata Dr. Berman, "seperti kehilangan pekerjaan, kematian orang yang dicintai, atau mengakhiri atau memulai suatu hubungan."

Namun, banyak orang lain memulai terapi untuk mempelajari cara-cara yang dapat membantu mereka menghadapi tekanan hidup yang terus-menerus secara umum, mulai dari mencapai tujuan profesional, atau menjaga pernikahan, hingga mengurangi kecemasan, atau untuk mengurangi teriakan pada anak-anak.

"Orang mungkin mencari terapi untuk meningkatkan kemampuan mereka menghadapi stres sehari-hari, fokus pada pengasuhan anak, meningkatkan ikatan hubungan, dan banyak lagi alasan lainnya," jelas Dr. Berman.

Kesulitan berlebihan yang dihadapi tiap hari dan tidak juga hilang, menurutnya adalah salah satu tanda paling jelas bahwa kamu mungkin membutuhkan manfaat terapi. (aru)

Baca Juga:

Mengenal Selfitis, Perilaku Kecanduan Swafoto

Mencegah Gigi Berlubang pada Anak
Fun
Kesehatan Mental yang Kerap Terabaikan
Fun
Kesehatan Mental yang Kerap Terabaikan
Fun
Mencegah Gigi Berlubang pada Anak
Fun
Kesehatan Mental yang Kerap Terabaikan
Fun
Kesehatan Mental yang Kerap Terabaikan
Fun
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Film 'Brahmastra Part One: Shiva' Telah Tayang di Disney+ Hotstar
ShowBiz
5.555 Penari Pecahkan Rekor Tari Kecak
Hiburan & Gaya Hidup
5.555 Penari Pecahkan Rekor Tari Kecak

Digelar dalam rangka Berawa Beach Art Festival 2018 .

Plan Indonesia Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Bencana untuk Anak
Hiburan & Gaya Hidup
Plan Indonesia Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Bencana untuk Anak

Jatuhnya korban anak-anak harus menjadi perhatian semua pihak agar lebih memperkuat implementasi program kesiapsiagaan bencana untuk anak.

Baxdrostat Diujicobakan untuk Obat Penurun Darah Tinggi
Hiburan & Gaya Hidup
Baxdrostat Diujicobakan untuk Obat Penurun Darah Tinggi

Mampu mengurangi tekanan darah hingga 20 poin.

Kampanye #BanggaLokal Jadi Momen Damainya Raih Koleksi Olahraga Idamanmu
Fun
Pilihan Warna Tepat untuk Ruangan Terlihat Lebih Luas
Hiburan & Gaya Hidup
Pilihan Warna Tepat untuk Ruangan Terlihat Lebih Luas

Warna cat yang cerah juga dapat membuat ruangan terlihat lebih luas.

Penyintas Kanker Butuh Dukungan Psikososial
Hiburan & Gaya Hidup
Penyintas Kanker Butuh Dukungan Psikososial

Sekitar 60 persen penyintas kanker di Amerika Serikat yang mengalami dampak kejiwaan akibat pandemi COVID-19.

Bawakan Tema 'Beyond Transformation', JFW 2023 Tampilkan Makeup Color Block
Fashion
Bawakan Tema 'Beyond Transformation', JFW 2023 Tampilkan Makeup Color Block

Setiap orang bisa lebih maju (beyond) dan bertransformasi (transformation) untuk menjadi dirinya sendiri, tanpa membandingkan dirinya dengan orang lain.

Pore Strip Merusak Kulit? Ini Kata Dermatolog
Fun
Pore Strip Merusak Kulit? Ini Kata Dermatolog

Tidak hanya mudah digunakan dan tersedia di setiap toko obat.

Apa Itu Midlife-Crisis?
Fun
Apa Itu Midlife-Crisis?

Biasanya dirasakan oleh orang yang berusia 45 sampai 64 tahun.