3 Soto Khas Karawang yang Harus Kamu Coba 3 Soto Khas Karawang yang Harus Kamu Coba. (Foto: krawang.id)

SOTO merupakan makanan khas Indonesia. Seperti sop, kuahnya terbuat dari kaldu dan di dalamnya ada mi atau bihun, daging ayam atau sapi, dan sayur-sayuran. Setiap daerah pasti memiliki soto khas masing-masing, termasuk daerah Karawang.

Di daerah sekitar Karawang memiliki soto khasnya sendiri, yang tidak kalah enak dengan soto dari daerah lain. Apa saja sih sotonya? Berikut 3 soto khas Karawang dan sekitarnya yang harus kamu coba kalau datang ke Karawang, dilansir dari tempatwisataindonesia.com.

1. Soto Gempol

soto gempol
Soto terkenal yang hadir sejak tahun 1980-an. (Foto: risdiken900.blogspot.co.id)


Orang Karawang pasti tidak asing dengan Soto Gempol. Seperti yang dituliskan dalam laman tempatwisataindonesia.com, soto Gempol sudah dikenal sejak tahun 1980-an. Soto ini konon pertama kali dibuat oleh pasangan suami istri H. Abdul Syukur dan Hj. Fatimah. Soto ini mirip dengan soto Betawi, perbedaannya ada pada kuahnya yang berwarna kekuningan.

Dikutip dari pegimakan.com, Soto Gempol ini memiliki 4 pilihan sajian yang bisa sajian, yaitu soto ayam, soto daging, soto usus, dn soto babat. Kalau kamu bingung mamu memilih yang mana, tenang saja bisa dicampur semuanya. Daun bawang dan taburan emping biasanya menemani sajian soto. Ditambah pelengkap seperti sambal, kecap, dan acar dengan perasan jeruk nipis.

Jika kamu mau mencobanya, disarankan untuk datang ke tempatnya langsung. Warung Gepol milik Hj. Fatimah ini berlokasi di Jl. Rangga Gede No. 45, Tanjungpura, Karawang Barat, Jawa Barat. Tempat makan ini dibuka dari jam 10 pagi sampai 9 malam.

2. Soto Tangkar

soto tangkar
Kuah soto tangkar berwarna kuning kemerahan karena terdapat tambahan bumbu kunyit dan capai yang digoreng terlebih dahulu. (Foto: travelingyuk.com)

Sama seperti Soto Gempol, Soto Tangkar ini merupakan soto khas Karawang yang sudah ada sejak tahun 1980-an. Walaupun sudah lebih dari 30 tahun, rasa soto tangkar milik Mang Nean ini enggak pernah berubah. Hal ini dikarenakan bumbu dan resepnya turun temurun dari generasi pertama.

Dikutip dari travelyuk.com, soto ini mirip dengan sop daging sapi. Selain daging, ada pula kulit sapi yang terasa empuk dan gurih di setiap gigitan. Supaya lebih nikmat ditambahkan nasi hangat, kikil yang empuk, emping, sambal, dan perasan jeruk nipis. Berbeda dengan Soto gempol, kuah soto tangkar berwarna kuning kemerahan karena terdapat tambahan bumbu kunyit dan capai yang digoreng terlebih dahulu.

Jika kamu mau mencobanya, kedai soto milik Mang Nean ini berlokasi di Jl. Dewi Sartika no. 23-38, Nagasari, Telukjamba Timur, Karawang Barat. Tempat makan ini dibuka dari pukul 10 pagi hingga 10 malam.


3. Soto Sadang

soto sadang
Soto sadang memiliki dua varian yaitu kuah bening dan kuah santan. (Foto: travelingyuk.com)


Sedikit melangkah ke sekitar Tenggara Karawang, yaitu Purwakarta. Daerah yang terkenal dengan objek wisata Bendungan Jati Luhur ini juga memiliki soto khas yang bernama Soto Sadang.

Dikutip dari travelingyuk, soto sadang ada sejak tahun 1970-an yang dibuat oleh sepasang suami istri Bapak dan Ibu Karta. Sebagai karyawan di PT KAI, Bapak Karta mencari cara untuk menambah pemasukan keluarga, pada akhirnya jadilah soto sadang ini dan resep yang dibuat oleh Ibu Karta. Awalnya mereka menjual soto mie dengan warung kecil, seiring berjalannya waktu menjadi rumah makan yang banyak dicari oleh orang dari luar Purwakarta.

Soto ini memiliki dua jenis, yaitu soto dengan kuah bening dan kuah santan. Soto bening ini merupakan kuliner dengan kuah kaldu yang berasal dari daging rebus dengan api kecil dalam waktu yang lama. Kuahnya jernih, namun rasanya gurih pekat dengan kaldu. Sementara untuk Soto Santan akan ada irisan lauk, berkuah santan berwarna kuning pucat dan rasanya gurih kuat.

Bagi kamu yang mau mencobanya, bisa dateng ke lokasinya langsung di Jl. Veteran No.12, Sadang, Ciseureuh, Purwakarta. Lokasinya persis di samping Jembatan KA, Purwakarta. Tempat makan ini dibuka selama 24 jam, jadi kamu tidak perlu khawatir tidak bisa memakannya karena tutup. (sel)


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH