3 Social Experiment Paling Populer di Dunia Social Experimen diperlukan untuk mendapatkan hasil yang pasti. (Foto: Unsplash/AbsolutVision)

SOCIAL experiment atau eksperimen sosial biasa dilakukan pada bidang sosiologi atau psikologi. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sekelompok orang bertindak dalam suatu situasi atau bagaimana mereka merespon suatu program atau kebijakan.

Beberapa social experiment juga bersifat informal, mengandung unsur humor, dan dilakukan semata-mata untuk menghibur penontonnya. Seperti social experiment berbentuk prank yang populer di media sosial, ini kerap dilakukan dengan cara informal namun tetap memiliki hasil yang cukup akurat.

Baca Juga:

Inilah Rasanya Gantung Diri, Jangan Dicoba!

Nah, ternyata ada tiga social experiment populer di dunia yang pernah dilakukan, misalnya:

1. The Bobo Doll Experiment

The Bobo Doll Experiment merupakan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Albert Bandura pada tahun 1961. Eksperimen ini bertujuan untuk melihat apakah suatu perilaku sosial dapat dipelajari hanya dengan melihat orang lain melakukannya.

The Bobo Doll Experiment menghadirkan Bobo Doll atau boneka badut yang apabila ditinju akan melambung ke atas. Eksperimen ini menghadirkan sejumlah anak sebagai partisipan dan dibagi dalam dua kelompok, yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

Studi ini menunjukkan bahwa anak-anak yang melihat orang dewasa memukul Bobo Doll cenderung mengekspresikan rasa kesal mereka dengan cara yang sama. Sementara anak-anak yang melihat orang dewasa melakukan aktivitas non-agresif cenderung memilih untuk menjauh dari Bobo Doll dan menyikapi rasa kesal mereka tanpa bersikap agresif.

2. The Asch Line Study: Conformity Experiment

The Asch Line Test atau The Asch Conformity Experiment mencoba untuk melihat bagaimana seseorang mengubah pikirannya demi menjadi sama dengan yang lain. Dilakukan oleh Solomon Asch pada tahun 1950-an, partisipan pertama-tama diminta untuk menjawab sebuah pertanyaan sederhana tanpa pengaruh dari orang lain.

Hasilnya, sebanyak 99 persen partisipan mampu menjawab pertanyaan yang diberikan dengan benar. Selanjutnya, Asch meminta anggota timnya untuk memilih jawaban yang salah dengan percaya diri dan memberitahu kelompok.

Baca Juga:

Ribuan Anjing Beagles Diselamatkan dari Pelanggaran Eksperimen

Partisipan akhirnya diminta untuk membuat pilihan, mengikuti kata hati mereka meskipun itu berarti memberikan jawaban yang berbeda dari yang lain atau mengikuti jawaban yang salah karena peer pressure. Penelitian ini menunjukkan bahwa 75 persen partisipan menjawab salah setidaknya satu kali hanya demi memilih pilihan yang sama dengan kelompok.

3. The Bystander Effect

Pada tahun 1964, tepatnya pada pukul tiga pagi, seorang perempuan bernama Kitty Genovese dibunuh di luar apartemennya yang berlokasi di New York, Amerika Serikat. Dua minggu kemudian, The New York Times merilis sebuah artikel berjudul 37 Who Saw Murder Didn't Call the Police. Judul artikel ini cukup menggemparkan dunia karena 37 orang saksi pada pembunuhan tersebut tidak mengambil tindakan ketika terjadi peristiwa pembunuhan. Media mengatakan bahwa orang-orang tersebut sekadar tidak ingin terlibat.

Namun, para psikolog ternyata mempunyai penjelasan yang berbeda. Ketika seseorang sedang berada di tengah keramaian dan menyaksikan tindakan kriminal, ia menjadi salah satu dari beberapa orang yang berpotensi akan melapor kepada polisi. Tetapi, karena tanggung jawab itu terbagi pada sekelompok orang, setiap individu akan memiliki kecenderungan untuk berpikir: “Ah, orang lain akan melaporkannya”.

Oleh karena itu, lahirlah The Bystander Effect, sebuah pemikiran yang melihat bahwa sebagai bystander, seseorang cenderung menghindari intervensi atau mengambil tindakan ketika dikelilingi oleh orang-orang lain.

Penelitian di atas telah menyumbang penjelasan ilmiah atas peristiwa yang kita temui dalam kehidupan bermasyarakat dan bermanfaat untuk bidang ilmu sosiologi/psikologi. Berbekal rasa keingintahuan, para peneliti sosial mampu mengungkap hal-hal yang belum pernah diketahui sebelumnya. Nah, apabila kamu tertarik untuk menjadi peneliti sosial/psikolog dan ingin mengambil jurusan terkait, kamu bisa mulai mempersiapkan diri masuk perguruan tinggi dengan mengikuti tryout online gratis di ruanguji. (ikh)

Baca Juga:

Ini Alasan Anjing Suka Dielus Perutnya

Begini Cara Bayi Deteksi Ikatan Sosial
Fun
Alasan Nyamuk Menggigit Orang Tertentu
Fun
Begini Cara Bayi Deteksi Ikatan Sosial
Fun
Alasan Nyamuk Menggigit Orang Tertentu
Fun
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kiat Memilih Daging Sapi Ala Chef Vindex Tengker
Fun
Kiat Memilih Daging Sapi Ala Chef Vindex Tengker

Harus tahu cara memilih daging sapi yang tepat untuk dimasak.

Twitter Diduga akan Luncurkan Fitur Baru
Fun
Twitter Diduga akan Luncurkan Fitur Baru

Melihat tweet tersebut beberapa orang percaya bahwa Twitter saat ini sedang mengerjakan sebuah proyek fitur baru.

Makanan Basah atau Kering, Mana Lebih Baik untuk Kucing?
Fun
Makanan Basah atau Kering, Mana Lebih Baik untuk Kucing?

Kucing cenderung lebih menyukai makanan basah dibandingkan yang kering.

Banjarmasin Dilahap Api: Peristiwa Jumat Kelabu
Fun
Banjarmasin Dilahap Api: Peristiwa Jumat Kelabu

Seperti bom waktu, tragedi ini menjadi tragedi di Banjarmasin.

BTS Ungkap Alasan Jadikan ‘Proof’ Album Antologi
ShowBiz
BTS Ungkap Alasan Jadikan ‘Proof’ Album Antologi

BTS seperti menjadikan Proof sebagai kilas balik perjalanan karier mereka sejak debut pada 13 Juni 2013.

Michelin Rilis Pilot Sport 5, Tawarkan Daya Cengkeram Lebih Tinggi
Fun
Michelin Rilis Pilot Sport 5, Tawarkan Daya Cengkeram Lebih Tinggi

Ban untuk kendaraan sports dan sedan bertenaga buas.

Menikmati Keindahan Islandia
Hiburan & Gaya Hidup
Menikmati Keindahan Islandia

Turis bisa menjelajahi Islandia dalam waktu singkat dengan naik kapal pesiar.

Ingin Berkunjung ke IIMS 2022? Simak Dulu Aturan Ini
Fun
Ingin Berkunjung ke IIMS 2022? Simak Dulu Aturan Ini

Bagi pengunjung yang ingin menyambangi IIMS Hybrid 2022, maka ada beberapa aturan yang harus diketahui terlebih dahulu.

Airbnb Hentikan Operasinya di Tiongkok
Fun
Airbnb Hentikan Operasinya di Tiongkok

Airbnb akan menutup bisnisnya di daratan Tiongkok pada musim panas ini.

Drama Korea Paling Cemerlang dan Jenius Sepanjang 2021
Fun
Drama Korea Paling Cemerlang dan Jenius Sepanjang 2021

Drama Korea terbaik di tahun 2021.