3 Penyebab Penyakit Mental Self Injury Gangguan psikologis yang cenderung melukai diri sendiri (Foto: pexels/david garrison)

MELUKAI diri sendiri menggunakan benda tajam, biasanya bisa disebut sebagai self injury. Sebuah penyakit kejiwaan yang menimpa seseorang bila mengalami stress, emosi, cemas dan benci secara berlebihan. Selain itu, penderita bisa nekad mengkonsumsi makanan beracun untuk mengakhiri hidupnya.

Bila kamu menemukan seseorang atau kerabat yang mengalami stress, cobalah untuk mendekatinya dan memberikan nasihat atau semangat. Sebelum itu, ketahuilah beberapa faktor yang mempengaruhi psikologis seseorang sehingga melakukan self injury.

Baca juga:

Awas! Depresi Bisa Bikin Ukuran Otak Menyusut

1. Masalah Sosial

Aksi perundungan menyebabkan gangguan psikologis self-injury (Foto: pexels/ Lisa Fotios)
Aksi perundungan menyebabkan gangguan psikologis self injury (Foto: pexels/ Lisa Fotios)

Masalah sosial seperti bullying atau perundungan menjadi salah satu penyebab mengapa seseorang bisa menderita self injury. Korbannya pun bukan hanya menyerang orang dewasa saja, anak kecil pun bisa mengalami perundungan. Terlebih dengan munculnya media sosial.

Guna mengurangi aksi bullying, telah banyak kegiatan berupa kampanye yang menjelaskan mengenai bahaya aksi perundungan. Diharapkan banyak yang sadar kalau dampak negatif dari bullying mampu merenggut nyawa korban. Mengontrol media sosial juga menjadi salah satu cara menekan perundungan.

2. Trauma Psikologis

Gangguan emosional yang menimbulkan trauma psikologis (Foto: pexels/pixabay)
Gangguan emosional yang menimbulkan trauma psikologis (Foto: pexels/pixabay)

Kamu bisa kehilangan seseorang karena kejiwaan mereka mulai terganggu akibat adanya kekerasan emosional, fisik maupun seksual. Bagi para korban, menyakiti diri sendiri akan mengurangi rasa sakit hati mereka. Oleh karena itu dukungan moral sangat penting. Jangan membuat mereka semakin merasa bersalah atas peristiwa masa lalu.

Baca juga:

Psikopat Perempuan Lebih Mengerikan

Jika enggan mengatakan secara langsung minta dia mencurahkan isi hati melalui tulisan. Ajak melakukan hal yang positif. Karena itu adalah treatment untuk melupakan permasalahan dalam hidupnya secara instan.

3. Gangguan Mental

Gangguan mental yang terbiasa melukai diri sendiri (Foto: pexels/kat jayne)
Gangguan mental yang terbiasa melukai diri sendiri (Foto: pexels/kat jayne)

Jika kamu memiliki teman yang mengalami keterbelakangan mental, harus memperhatikan kondisi tubuh dan kepribadiannya. Trauma akan mudah terjadi bagi mereka yang memiliki kejiwaan yang rentan. Sulitnya penyesuaian diri terhadap lingkungan menjadi salah satu alasannya.

Tak mendapatkan apa yang diinginkan oleh korban membuat perasaannya hancur. Gejala yang muncul akan beragam sesuai dengan rasa yang dialaminya saat itu. Cara mengetahui seseorang sedang mengalami self injury cukup mudah. Terdapat luka bekas goresan senjata tajam yang menyayat pergelangan tangan hingga luka bakar. Raut wajah lesu karena sering menangis jug amenjadi cirinya. (Dys)

Baca juga:

Cekikikan Sendiri Seperti Joker, Ketahui Mengapa Pseudobulbar Affect Berbahaya


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH