3 Orang Tewas Ditembak Diduga Oleh Anggota Polisi Ilustrasi pembunuhan. (Fixabay)

MerahPutih.com - Beredar kabar di media sosial adanya peristiwa penembakan yang terjadi di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Korban meninggal sebanyak tiga orang, dua orang masyarakat sipil satu orang anggota TNI.

Informasi penembakan tersebut dibenarkan oleh Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Kasranto.

"Iya benar (ada penembakan di Cengkareng)," kata Kasranto saat dihubungi, Kamis (25/2).

Baca Juga:

Pembunuhan dan Pembakaran di Sigi Sulteng Wajib Diusut Tuntas

Ia belum bisa menjelaskan secara rinci terkait kejadian penembakan tersebut. Nantinya, peristiwa itu akan disampaikan langsung oleh pimpinannya secara lengkap.

"Selanjutnya nanti pimpinan yang akan menjelaskan, masih dalam proses," katanya.

Dari informasi yang dihimpun, pelaku datang kesebuah tempat jual minuman bersama temannya dan membeli beberapa minuman. Namu, saat tagih pembayaran minuman sebesar Rp3,3 juta ogah membayar.

Ilustrasi pembunuhan. (Foto: MP)
Ilustrasi pembunuhan. (Foto: MP)

Selanjutnya korban yang juga anggota TNI menegur pelaku dan terjadi cekcok mulut. Tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata api dan di tembakkan kepada ketiga korban secara bergantian.

Kemudian pelaku keluar kafe sambil menenteng senjata api di tangan kanannya dan di jemput temannya dengan menggunakan mobil. Saat ini pelaku sudah di amankan di Polsek Kalideres Jakarta Barat. (Knu)

Baca Juga:

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sukoharjo Merasa Tidak Bersalah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Saksikan Cak Lontong Hingga Bimbim Slank Divaksinasi
Indonesia
Jokowi Saksikan Cak Lontong Hingga Bimbim Slank Divaksinasi

Jokowi berharap dengan semakin banyak masyarakat yang divaksin juga dapat menurunkan penyebaran COVID-19

PPKM Darurat, Menparekraf Sandiaga Uno Janji Percepat Dana Hibah
Indonesia
PPKM Darurat, Menparekraf Sandiaga Uno Janji Percepat Dana Hibah

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali diterapkan mulai 3 hingga 20 Juli 2021.

Anies Diminta Prioritaskan Pembukaan Sekolah Dibanding Tempat Karaoke
Indonesia
Anies Diminta Prioritaskan Pembukaan Sekolah Dibanding Tempat Karaoke

Anak Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas) ini mempertanyakan kebijakan orang nomor satu di DKI ini. Yang dinilainya tak berpihak pada dunia pendidikan.

Satu Lagi Pati Polri Jadi Tersangka Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra
Indonesia
Satu Lagi Pati Polri Jadi Tersangka Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

Penyidik Bareskrim menduga kedua jenderal tersebut menerima suap

KPK Tetapkan Bekas Anggota DPRD Jabar Tersangka Suap
Indonesia
KPK Tetapkan Bekas Anggota DPRD Jabar Tersangka Suap

Tersangka ARM diduga menerima sejumlah dana sebesar Rp8.582.500.000 yang pemberiannya dilakukan dengan cara transfer ke rekening atas nama orang lain

UGM Kembangkan Sistem Pendeteksi 3 Hari Sebelum Gempa
Indonesia
UGM Kembangkan Sistem Pendeteksi 3 Hari Sebelum Gempa

Sistem peringatan dini gempa ini telah digunakan untuk memprediksi gempa. Ada 5 stasiun pantau/EWS yang tersebar di DIY yang dalam setiap 5 detik mengirim data ke server melalui IoT.

18.000 UMKM Bakal Terdampak PPKM Darurat, Solo Siapkan BST Rp 9 Miliar
Indonesia
18.000 UMKM Bakal Terdampak PPKM Darurat, Solo Siapkan BST Rp 9 Miliar

Pemerintah akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali per 3 Juli.

Menko PMK Tekankan Pentingnya Karantina Terbatas Tekan Penyebaran COVID-19
Indonesia
Menko PMK Tekankan Pentingnya Karantina Terbatas Tekan Penyebaran COVID-19

Ia pun menekankan pentingnya karantina terbatas mulai tingkat desa/kelurahan sampai RT/RW untuk menekan penularan corona.

Hakim Vonis Djoko Tjandra 4 Tahun 6 Bulan Penjara
Indonesia
Hakim Vonis Djoko Tjandra 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menjatuhkan hukuman 4 Tahun dan 6 bulan pidana badan dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan penjara.