Hari Kartini 2021
3 Novel Bertema Perempuan untuk Merayakan Hari Kartini Buku-buku tentang perempuan karangan penulis Indonesia. (Foto: Pixabay/@Pexels)

SELAMAT Hari Kartini untuk semua perempuan hebat Indonesia. Berjuta terima kasih kepada Ibu Kartini yang telah berjasa membuat status perempuan tak kalah dengan laki-laki. Untuk merayakan hari istimewa ini, yuk perbanyak pengetahuan dengan sejumlah buku bertema perempuan ini. Dijamin menginspirasi banget.

Baca juga:

Perempuan di Masa Pandemi Harus Teladani Kartini

1. Ibuk (Iwan Setyawan)

Tiga Novel Bertema Perempuan untuk Merayakan Hari Kartini
Merlihat perjuangan seorang ibu dalam novel Iwan Setyawan. (Foto: Gramedia)

Sepertinya tidak dapat dibantah bahwa sosok perempuan terhebat ialah ibu kita sendiri. Ibu meupakan orang yang mengandung dan membesarkan, cinta pertama dalam kehidupan kita. Inilah yang hendak disampaikan dalam novel karangan Iwan Setyawan.

Sim dan Tinah jatuh cinta pada pandangan pertama. Di tengah keterbatasannya, keduanya membangun rumah tangga bersama anak-anaknya. Selain belajar tentang kehidupan rumah tangga, pembaca juga diajak melihat sosok ibuk yang luar biasa. Sesuai dengan realitas, tidak ada yang namanya kesempurnaan.

Namun di balik ketidaksempurnaan itu, ada seorang ibu yang siap menjaga keseimbangan keluarganya. Tinah jadi sosok perempuan perkasa yang siap meredam tangis dan memberi cinta penuh pada keluarganya. Salut deh.

2. Cantik itu Luka (Eka Kurniawan)

Tiga Novel Bertema Perempuan untuk Merayakan Hari Kartini
Tidak selamanya menjadi cantik mendatangkan keuntungan. (Foto: Gramedia)

Perempuan dan kecantikan jadi dua hal yang sulit dipisahkan. Namun, Eka Kurniawan mencoba memberi makna baru bahwa hakikatnya cantik bukanlah segalanya. Bahkan kadang jadi sumber kesedihan.

Novel ini berlatar zaman penjajahan Belanda dan Jepang dan mengikuti tokoh utama bernama Dewi Ayu. Ia lahir dari pernikahan inses. Untugnya, Dewi tetap normal dan tidak cacat, malahan tumbuh jadi anak yang cantik. Sayang, nasibnya tidak secantik namanya. Orang tuanya pergi, kakek neneknya meninggal karena tentara Jepang. Setelahnya, ia ditahan dan dan dijadikan pelacur.

Hal tersebut membuatnya melahirkan empat orang anak. Tiga di antaranya lahir dengan wajah yang cantik, sementara yang keempat mempunyai wajah buruk rupa. Akan tetapi, pembaca akan belajar bahwa pada akhirnya menjadi rupawan bukan segala-galanya.

Baca juga:

Wanita vs Perempuan, Pilih (Mau Jadi yang) Mana?

3. Gadis Pantai (Pramoedya Ananta Toer)

Tiga Novel Bertema Perempuan untuk Merayakan Hari Kartini
Buku Gadis Pantai memperlihatkan kemirisan feodalisme masyarakat Jawa di masa lalu. (Foto: disyelvila blogspot)

Selama ini banyak orang yang lebih familiar dengan sosok Nyai Ontosoroh dari tetralogi Pulau Buru. Namun, sebenarnya Gadis Pantai dalam novel buatan Pram juga enggak kalah memorable.

Novel tersebut bercerita tentang feodalisme masyarakat Jawa yang biasa dilakukan golongan priyayi saat itu. Masih berusia 14 tahun, Gadis Pantai tiba-tiba diboyong dari kampung nelayannya untuk menikahi Bondoro. Statusnya saat itu hanya sebagai Mas Nganten. Istilah tersebut merujuk pada perempuan yang melayani kebutuhan seks priyayi sebelumnya akhirnya sang priyayi menikah dengan perempuan dari golongan sederajat.

Sayangnya, mereka tidak bisa menolak karena kalah dalam struktur masyarakat. Sungguh mengenaskan dan semena-mena. Bayangkan, pada zaman itu perempuan biasa yang bukan bangsawan dianggap seperti tidak ada harganya.

Melalui buku ini, Pram mengajak pembaca untuk merefleksi kehidupan sosial kita saat ini. Apakah masih ada Gadis Pantai Gadis Pantai lainnya di zaman ini? Semoga tidak. (sam)

Baca juga:

Alasan Mengapa Perempuan Harus Bekerja

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Selain Kasus Elisa Lam, Ini Kejadian Menyeramkan Lainnya di Hotel Cecil
Hiburan & Gaya Hidup
Selain Kasus Elisa Lam, Ini Kejadian Menyeramkan Lainnya di Hotel Cecil

Elisa Lam hanya satu dari beberapa korban yang tewas di Hotel Cecil.

Tips Mengelola THR Saat Pandemi COVID-19 dari Kacamata Financial Planner
Fun
Tips Mengelola THR Saat Pandemi COVID-19 dari Kacamata Financial Planner

THR harus digunakan dengan bijak di masa pandemi.

Park Joo-ho Siap Kembali ke The Return of Superman
Fun
Park Joo-ho Siap Kembali ke The Return of Superman

Penggemar The Return of Superman merapat!

Oscar ke 93 Serba Dibatasi
Fun
Oscar ke 93 Serba Dibatasi

Berbagai pembatasan untuk menerapkan protokol kesehatan tetap dijalankan oleh penyelenggara Oscar ke 93 ini.

Mengungkap Transformasi Sasaeng, Penggemar Fanatik Idola Korea
Fun
Nayeon Diancam Dibunuh, Penggemar TWICE Ramaikan Tagar #ProtectNayeon di Twitter
ShowBiz
Nayeon Diancam Dibunuh, Penggemar TWICE Ramaikan Tagar #ProtectNayeon di Twitter

Diancam stalker, fans Twice bantu selamatkan Nayeon dengan ramaikan tagar #ProtectNayeon di Twitter.

Celana Jojon, dari Culun jadi Hits
Fashion
Celana Jojon, dari Culun jadi Hits

Punya ciri khas dan identitas yang begitu melekat.

Masih Jomlo? Berbahagialah! Ini Alasan Perempuan Jomlo Lebih Bahagia
Fun
Masih Jomlo? Berbahagialah! Ini Alasan Perempuan Jomlo Lebih Bahagia

perempuan jomlo lebih bahagia daripada yang sudah menikah

Informasi Seputar Serial Netflix You Season 3
Fun
3 Fakta Mendiang Chadwick Boseman yang Menginspirasi
ShowBiz
3 Fakta Mendiang Chadwick Boseman yang Menginspirasi

Boseman telah menyembunyikan penyakitnya sejak 2016