3 Kesalahan Diet Ini Bisa Berakibat Fatal dan Sering Dilakukan Banyak Orang  Kesalahan dalam diet yang dapat berakibat fatal (foto: pixabay/khamkhor)

KITA semua tahu bahwa makanan sehat seringkali lebih mahal dari pada makanan dengan nilai gizi yang kecil. Tetapi biaya mahal untuk makanan yang baik mungkin bisa menjadi penyelamat di kemudian hari. Sebuah laporan mengejutkan baru yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet, mengklaim bahwa sebanyak seperlima dari kematian di seluruh dunia terkait dengan diet atau pola makan yang buruk.

Studi ini menjelaskan secara global, bahwa 11 juta kematian pada 2017 dikaitkan dengan diet atau pola makan yang buruk. Penyakit kardiovaskular, kanker tertentu, dan diabetes tipe 2 adalah beberapa penyakit teratas yang menyebabkan kematian tersebut.

Tingkat kematian akibat kanker, misalnya, turun untuk pria dan wanita di AS dari tahun 1999 hingga 2015. Tetapi laporan baru ini menyoroti fakta yang mengkhawatirkan bahwa perkiraan kematian terkait diet telah meningkat: Pada tahun 1990, hanya 8 juta.

Sementara banyak faktor mempengaruhi meningkatnya jumlah kematian terkait diet, laporan ini menekankan pentingnya tiga rekomendasi nutrisi yang diabaikan terlalu sering. Ini juga menekankan perlunya memotong tiga kategori makanan yang kita makan terlalu sering. Berikut adalah kesalahan diet terbesar yang menyebabkan kematian di seluruh dunia.

1. Tidak cukup makan kacang dan biji-bijian

3 Kesalahan Diet Ini Bisa Berakibat Fatal dan Sering Dilakukan Banyak Orang
Mengonsumsi banyak kacang-kacangan (foto: pixabay/heecehil)

Kekurangan terbesar dalam asupan optimal dalam diet terlihat pada kacang-kacangan dan biji-bijian. Secara umum, hanya 12% dari kacang dan biji-bijian yang direkomendasikan.

Jadi, berapa banyak asupan yang harus kamu makan? Targetkan untuk mengonsumsi 21 gram sehari, menurut penelitian. Laporan penelitian juga menambahkan bahwa asupan rata-rata saat ini masih kurang, hanya sekitar 3 gram setiap hari.

Kacang adalah sumber protein, serat, lemak jantung sehat, dan vitamin. "Alih-alih mengonsumsi makanan dengan lemak jenuh yang tidak sehat, cobalah menggantinya dengan segenggam kacang dengan satu atau dua sendok makan kacang," saran Mayo Clinic.

2. Makan terlalu sedikit biji-bijian

3 Kesalahan Diet Ini Bisa Berakibat Fatal dan Sering Dilakukan Banyak Orang
Mengkonsumsi lebih banyak biji-bijian (Foto: pixabay/markusspiske)

Asupan biji-bijian harian rata-rata adalah 29 gram, tetapi kita seharusnya mendapatkan 125 gram sehari, kata penelitian itu.

Manfaat potensial dari makan biji-bijian yang cukup termasuk penurunan risiko penyakit jantung, kesehatan pencernaan yang lebih baik, dan bantuan manajemen berat badan.

Bidang perhatian ini sangat penting bagi orang Amerika untuk diperhatikan. "Asupan biji-bijian yang rendah (di bawah 125 gram per hari) adalah faktor risiko utama kematian dan penyakit di AS," menurut siaran pers yang dilansir health.com.

Masukkan makanan-makanan ini ke dalam menu makanan harian ketika kamu bisa meningkatkan jumlah biji-bijian yang kamu konsumsi: beras merah, barley, oatmeal, roti gandum, pasta gandum, dan popcorn.

3. Mengkonsumsi terlalu banyak makanan asin, minuman bergula, dan daging olahan

3 Kesalahan Diet Ini Bisa Berakibat Fatal dan Sering Dilakukan Banyak Orang
Dilarang Mengkonsumsi terlalu banyak makanan asin, minuman bergula, dan daging olahan (Foto: pixabay/stocksnap)

Kami tahu kamu mendengar tentang efek samping yang mengerikan dari minum terlalu banyak soda sepanjang waktu, tetapi kalau-kalau kamu lupa: Soda dapat menyebabkan penambahan berat badan, diabetes, dan kerusakan gigi.

Sayangnya, diet soda juga tidak baik; itu dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke, serangan jantung, demensia, dan, secara berlawanan, kenaikan berat badan.

Terlalu banyak natrium dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, stroke, dan serangan jantung, dan daging olahan dapat meningkatkan peluang kamu terkena diabetes, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker. (gsh)



Ananda Dimas Prasetya