3 Kabupaten Terkena Dampak Paling Parah Siklon Seroja Banjir bandang di Flores, NTT. (Foto: BNPB)

MerahPutih.com- Dampak paling parah dari Siklon Tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT) dirasakan warga di daerah Kabupaten Lembata dan Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Alor. Tercatat, di daerah tersebut, jumlah korban paling banyak dan kerusakan rumah serta fasilitas umum paling parah.

Di ketiga kabupaten tersebut sekurangnya ada 500 rumah rusak berat, sebanyak 224 rumah di antaranya ada di Lembata. Jumlah korban meninggal di Lembata berjumlah 28 orang sedangkan di Alor 21 orang. Jumlah ini kemungkinan bertambah mengingat banyak korban yang belum ditemukan.

Baca Juga:

Pemerintah Beri Bantuan Rp50 Juta untuk Korban Banjir Bandang di NTT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo merancang agar warga di lokasi tersebut dapat direlokasi. Pada Februari lalu Pemkab Lembata, meminta masyarakat mewaspadai erupsi Gunung Ili Lewotolok karena masih terus mengeluarkan material vulkanik.

Ia mengatakan, warga sejatinya sudah sempat mengungsi ke Lewoleba, ibu kota Kabupaten Lembata. Namun kembali ke rumahnya masing-masing sehingga pihak Pemkab memberikan peringatan hingga bencana yang datang bukan dari Gunung Ili Lewotolok melainkan badai dan banjir bandang.

Data yang terkumpul hingga Selasa (6/4) pukul 20.00 WIB menyebutkan bahwa jumlah korban mencapai 117 meninggal, 76 hilang, dan 146 luka. Wilayah terdampak sebanyak 11 kabupaten yakni Ngada, Ende, Flores Timur, Lembata, Alor, Malaka, Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur dan Sumba Barat, serta Kota Kupang dengan jumlah pengungsi sebanyak 8.424 orang atau 2.019 keluarga.

Pemerintah berencana memberikan bantuan tunai paa pengungsi, dengan diberikan dana tunggu hunian sebesar Rp 500 ribu per KK setiap bulannya. Namun, kapan dan bagaimana prosesnya belum didetailkan pihak Kementerian Sosial.

Citra Satelit Siklon Seroja. (Foto: BMKG)
Citra Satelit Siklon Seroja. (Foto: BMKG)

"Dana ini diberikan dengan tujuan untuk meminimalkan tingkat hunian di pengungsian, sehingga masyarakat terdampak bencana di NTT tidak terpapar COVID-19. Pasalnya, saat ini pandemi masih belum selesai,” kata Doni.

BNPB akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi risiko yang sangat tinggi pada daerah yang terkena bencana dengan memisahkan antara kelompok rentan seperti orang tua yang punya penyakit penyerta (komorbid), anak-anak, balita atau ibu hamil dengan mereka yang secara fisik masih muda usia.

Dalam proses penanggulangan bencan ini, BNPB meluncurkan 6 helikopter untuk menjangkau daerah terisolir sekaligus untuk mengangkut bantuan bagi warga korban bencana. Bantuan kendaraan udara tersebut diberikan karena belum bisa diakses lewat transportasi darat maupun laut sehingga membutuhkan transportasi udara. (Knu)

Baca Juga:

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
8 Bulan Ditutup, Objek Wisata Keraton Surakarta Dibuka dengan Protokol Kesehatan Ketat
Indonesia
8 Bulan Ditutup, Objek Wisata Keraton Surakarta Dibuka dengan Protokol Kesehatan Ketat

"Sekarang masyarakat luas bisa kembali mengunjungi salah satu keraton peninggalan dinasti Mataram ini," ujar Dany

Viral Diduga Pesta Narkoba di Rutan Salemba, Ini Penjelasan Karutan
Indonesia
Viral Diduga Pesta Narkoba di Rutan Salemba, Ini Penjelasan Karutan

Pihaknya juga tengah membenahi apa yang ada di dalam rutan Salemba

Sempat Terpapar COVID-19, Anies Tetap Ingin Ikut Vaksinasi
Indonesia
Sempat Terpapar COVID-19, Anies Tetap Ingin Ikut Vaksinasi

Gubernur Anies Baswedan memantau langsung kegiatan vaksinasi COVID-19 bagi awak media

KBRI Brunei Kembali Fasilitasi WNI Yang Balik ke Indonesia
Indonesia
KBRI Brunei Kembali Fasilitasi WNI Yang Balik ke Indonesia

Hasil survei yang dilakukan oleh KBRI Bandar Seri Begawan menunjukkan terdapat sekitar 300 lebih WNI yang berkeinginan kembali ke Indonesia.

Terima Kunjungan INTI, Wagub Pati Buka-bukaan Potensi Investasi Daerah
Indonesia
Terima Kunjungan INTI, Wagub Pati Buka-bukaan Potensi Investasi Daerah

Pembangunan daerah pasti terhambat tanpa ada investasi

Komnas HAM: TNI Dilatih untuk Perang Bukan Penegakan Hukum
Indonesia
Komnas HAM: TNI Dilatih untuk Perang Bukan Penegakan Hukum

Menurut Choirul, aturan ini selain berbahaya bagi hukum dan HAM, juga bertentangan dengan UU TNI sendiri yang fokus menjaga pertahanan negara.

Visi-Misi Gibran-Teguh, Prioritaskan Pemulihan Ekonomi Akibat COVID-19
Indonesia
Visi-Misi Gibran-Teguh, Prioritaskan Pemulihan Ekonomi Akibat COVID-19

"Finalisasi visi misi melibatkan tim pemenangan senior PDIP, dan beberapa ahli dibidangnya masing-masing," kata dia.

Kang Emil Sangat Mendukung KRL Dihentikan
Indonesia
Kang Emil Sangat Mendukung KRL Dihentikan

Pemprov Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten sepakat mengusulkan pengendalian penyebaran COVID-19 di KRL

Penanganan COVID-19 Masuk Dalam Agenda Forum Kebencanaan Dunia 2022
Indonesia
Penanganan COVID-19 Masuk Dalam Agenda Forum Kebencanaan Dunia 2022

Dalam forum ini akan dibahas mengenai bencana alam dan nonalam

6 Fraksi Desak Ketua DPRD Gelar Pelepasan Saham Miras DKI
Indonesia
6 Fraksi Desak Ketua DPRD Gelar Pelepasan Saham Miras DKI

Sebanyak 6 fraksi DPRD DKI sudah mengirimkan surat resmi ke pimpinan Prasetyo Edi Marsudi untuk mendesak pembahasan pelepasan saham bir milik pemprov di PT Delta Jakarta.