3 Hal yang Terjadi Saat Anda Berhenti Konsumsi Alkohol Meski dapat meningkatkan metabolisme tubuh, (Foto: pixabay.com)

Meski konsumsi alkohol dalam jumlah ringan dapat meningkatkan metabolisme tubuh, Anda tetap tidak disarankan minum alkohol. Sekira 30 persen kematian karena kanker di seluruh dunia dipicu oleh konsumsi alkohol. Namun berhenti konsumsi alkohol memerlukan perjuangan.

Anda mungkin tahan jika hanya melakukannya selama seminggu. Ketika lebih dari seminggu, Anda akan kembali tergoda untuk mengonsumsi alkohol. Namun, Sahabat MerahPutih pasti tak akan kepincut minum alkohol lagi kalau tahu kebaikan yang Anda dapatkan setelah berhenti minum alkohol.

1. Porsi makan berkurang

Hasil riset yang dipublikasikan American Journal of Clinical Nutrition, alkohol adalah pemicu utama nafsu makan berlebih. Hal ini terjadi karena alkohol meningkatkan indra penciuman. Maka, tak heran kalau Anda mudah tergoda untuk mencicipi makanan setelah mencium aromanya. Sebaliknya, ketika tak lagi minum alkohol, Sahabat MerahPutih tak akan mudah kepincut oleh aroma makanan karena indra penciumannya tidak terlalu sensitif seperti sebelumnya.

2. Berat badan turun

Alkohol punya cara diam-diam untuk meningkatkan asupan kalori harian tanpa Anda sadari. Gula pada margarita, misalnya, mengandung 300 kalori. Kaum pria menambah 433 kalori saat mereka minum alkohol. Saat berhenti konsumsi alkohol, mereka tak lagi mendapatkan tambahan kalori sehingga berat badannya otomatis turun.

3. Kulit lebih bersih

Beberapa hari setelah stop konsumsi alkohol, kulit wajah Anda akan terlihat lebih bersih, segar dan lembap. Pasalnya alkohol menurunkan kemampuan tubuh mengonsumsi hormon antidiuretik. Padahal, hormon ini membantu tubuh menyerap air.

Masih berpikir dua kali untuk stop konsumsi alkohol? Baca berulang-ulang artikel ini agar Anda termotivasi untuk segera berhenti menyentuh alkohol!

Baca juga artikel Tips Berhenti Merokok Dan Alkohol.



Rina Garmina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH