3 Hal yang Bisa Membuat Manchester United Menekuk Chelsea Chelsea v Manchester United. Foto: Zimbio

MerahPutih.com - Manchester United akan menghadapi laga sulit melawan Chelsea pada pertandingan pekan kesembilan Premier League 2018-2019, di Stamford Bridge, Sabtu (20/10). Saat ini, kedua tim dalam tren yang berbeda.

Maurizio Sarri membawa perubahan positif bagi Chelsea. Klub asal London tersebut kembali tajam, namun juga punya pertahanan yang kokoh khas Italia.

Hingga saat ini, selain liverpool, Chelsea adalah tim yang bisa menandingi Manchester City. Ketiga klub tersebut berada pada papan atas klasemen sementara dengan perolehan yang identik, 20 poin.

Manchester United v Chelsea

Sementara itu, Manchester United masih angin-anginan. Paul Pogba dan kawan-kawan menempati posisi kedelapan dengan 13 poin. Hasil tersebut diraih dengan latar empat kemenangan, satu imbang dan tiga kekalahan.

Keadaan kian sulit bagi Man United karena Chelsea akan tampil di depan publik sendiri. Hal itu akan memompa semangat para penggawa The Blues untuk meraih kemenangan.

Namun, sepak bola bukanlah ilmu pasti. Sebelum peluit panjang dibunyikan, segala sesuatu masih bisa terjadi. Berikut ini tiga hal yang perlu dilakukan Manchester United bila ingin mengalahkan Chelsea:

Jaga fokus di barisan belakang

Chelsea v Manchester United. Foto: Zimbio

Jose Mourinho dikabarkan fokus melatih pertahanan timnya pada pekan ini. Hal itu memang tak berlebihan, sebab Man United akan menghadapi Chelsea yang punya lini depan cukup agresif.

Filosofi permainan Jose Mourinho tak bisa disalahkan karena telah menghasilkan banyak gelar selama bertahun-tahun. Namun, keputusannya menerapkan hal yang sama kepada tim yang kelemahan utamanya pada sektor pertahanan menghasilkan jalan cerita yang berbeda.

Hal itu terlihat saat Man United menghadapi Newcastle United dan West Ham United. Lini belakang The Red Devils terlihat kurang dalam hal posisional. Itulah latar mengapa mereka kebobolan lewat serangan balik.

Selain itu, bek tengah yang bermain pada pertandingan nanti harus selalu waspada karena mereka akan menghadapi tim yang punya gaya main menyerang dari segala sisi.

Mengulangi kesalahan yang sama mungkin tidak hanya menghasilkan kekalahan, namun juga pemecatan. Kini, Manchester United akan berjuang di tempat yang belum pernah dimenangi sejak 2012.

Waspadai Eden Hazard dan Jorginho

Eden Hazard. Foto: Zimbio

Tak bisa dimungkiri Eden Hazard adalah pemain paling berbahaya dalam skuat The Blues. Penggawa tim nasional Belgia itu telah mengemas tujuh gol dalam delapan pertandingan Premier League.

Sarri lebih menekankan pemainnya fokus menyerang dari sisi kiri. Sementara itu, sayap kanan juga ikut memberikan bantuan dengan intensitas yang lebih minim.

Serangan tersebut akan dimotori Hazard. Bek kanan Man United (Ashley Young atau Antonio Valencia) tak boleh lengah sedetik pun. Apalagi, Chelsea kian bergantung pada Hazard usai Olivier Giroud dan Alvaro Morata belum menemukan ketajamannya.

Satu lagi pemain yang menjadi otak serangan Chelsea adalah Jorginho. Eks Napoli itu punya kelebihan yakni umpan akurat dan mobilitas yang tinggi.

Kabar terakhir menyebutkan, Ander Herrera dan Nemaja Matic diragukan tampil. Kini, harapan bergantung pada Marouane Fellaini, Fred dan Paul Pogba untuk membuat Jorginho mati kutu.

Eksploitasi kelemahan Chelsea

Chelsea v Manchester United. Foto: Zimbio

Bila dua taktik di atas lebih menekankan pada sektor pertahanan, kini saatnya beralih ke lini depan.

Maurizio Sarri menerapkan garis pertahanan yang tinggi di Chelsea. Walhasil, ada gap antara lini tegah dan sektor belakang. Kesempatan itu tak boleh disia-siakan penggawa Man United untuk menekan.

Selain itu, Sarri juga telah mengubah David Luiz sebagai orang pertama yang membangun serangan dari belakang. Untuk itu, Romelu Lukaku perlu memberikan tekanan kepada Luiz agar tak leluasa membagi bola.

Serangan balik merupakan satu di antara cara yang bisa dipilih Manchester United untuk mencuri gol. Namun, para penyerang The Red Devils harus pandai mencari ruang kosong dan mengatur transisi dari bertahan ke menyerang secepat mungkin. Syarat berikutnya adalah juru gedor Man United harus memanfaatkan peluang sekecil apa pun. (*/Bolaskor)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH