3 Efek Positif Real Madrid Usai Menjual Cristiano Ronaldo ke Juventus Cristiano Ronaldo. (Instagram: Real Madrid)

MerahPutih.com - Saga transfer Cristiano Ronaldo ke Juventus berakhir sudah. Real Madrid memutuskan untuk menjual kapten Portugal itu ke jawara Serie A musim lalu tersebut.

Menurut laporan, Si Nyonya Tua harus merogoh kocek sekitar 100 juta euro untuk meyakinkan Real Madrid melepas pemain andalannya itu. Adapun kontrak empat tahun dengan gaji 30 juta euro per musimnya akan segera diteken oleh Ronaldo.

Pemain yang pernah menginjakkan kakinya di Indonesia itu memperkuat Real Madrid sejak 2009. Total, 450 gol plus 131 assist menjadi bukti hegemoni sang pemain di Madrid. Rata-Rata, Ronaldo berkontribusi setiap 65 menit.

Selain itu, Ronaldo juga membawa musuh abadi Barcelona itu merengkuh empat trofi Liga Champions dan dua titel LaLiga. Adapun empat penghargaan Ballon d'Or menjadi milik sang pemain selama membela El Real.

Cristiano Ronaldo. Foto: Daily Star

Dengan data diri seperti di atas, kepergian Ronaldo tentu memberikan dampak negatif bagi Real Madrid. Sebut saja klub yang identik dengan warna putih itu tidak akan lagi menerima pemasukan dari penjualan jersey Ronaldo. Sementara itu, dari dalam lapangan, tentu akan sulit mencari pengganti sang bomber.

Kendati demikian, hengkangnya Ronaldo ke Turin juga memberikan efek positif untuk Madrid. Seperti kata pepatah, selalu ada hikmah yang bisa dipetik dari sebuah kejadian.

Lantas, apa saja dampak positif yang akan dirasakan Madrid setelah Ronaldo angkat kaki? Berikut tiga di antaranya:

Win Win Solution

Ronaldo telah menjadi ikon untuk Real Madrid, namun sekarang saat yang tepat bagi kedua pihak untuk mengakhiri jalinan cerita. Los Blancos mendapat keuntungan sekitar 25 juta pounds untuk pemain yang telah berusia 33 tahun. Uang tersebut bisa diguanakan untuk mendatangkan galactico anyar seperti Kylian Mbappe, Nemar atau Eden Hazard.

"Sudah waktunya untuk memulai tahap baru dalam hidup saya," kata Ronaldo setelah transfer diumumkan.

Jersey Juventus Bertuliskan Ronaldo

Mencermati kalimat di atas, bisa ditarik kesimpulan Ronaldo pun merasa ini merupakan saat yang tepat untuk angkat kaki dari Santiago Bernabeu. Apalagi, bersama Juventus, pemain yang dikenal ambisius itu sudah ditunggu tantangan untuk membawa La Vecchia Signora berjaya di Liga Champions.

Bila tidak hengkang, karier Ronaldo pun akan menjadi taruhannya. Musim lalu, sang pemain diistirahatkan dalam 11 pertandingan di La Liga.

Musim depan, jumlah tersebut bisa bertambah dua kali lipat dan Ronaldo akan menjadi pemain paruh waktu untuk Madrid. Pertanyaanya, apakah elok melihat pemain dengan gaji tertinggi hanya menjadi penghangat bangku cadangan?

Memberi Ruang untuk Pemain Lain Berkembang

Cristiano Ronaldo menjadi pemain terbaik untuk Madrid selama sembilan tahun terakhir. Namun, terkadang justru meredupkan cahaya pemain lain.

Selama beberapa musim terakhir, karena Ronaldo, Zinedine Zidane telah membuat beberapa perubahan dalam hal formasi demi membuat sang megabintang nyaman. Karim Benzema sering bergeser ke sayap kiri untuk menutupi kelemahan Ronaldo dalam hal bertahan.

Sementara itu, peran Isco di lini tengah tidak lebih dari pemberi pasokan umpan matang untuk Ronaldo. Selain itu, pemain asal Spanyol itu juga tak leluasa untuk membantu penyerangan.

Cristiano Ronaldo

Saat ini, di bawah asuhan pelatih anyar, Julen Lopetegui, permainan Real Madrid akan berubah. Pemain yang jarang mendapatkan kesempatan pada musim lalu seperti Marco Asensio, Marcos Llorente, Borja Mayoral dan Dani Ceballos akan memiliki peluang lebih untuk bermain.

Sementara itu, duo terlupakan, Gareth Bale dan Benzema dapat kembali ke posisi terbaiknya dengan peran yang lebih penting. Adapun kembalinya Jame Rodriguez dari Bayern Munchen kian membuat El Real semakin berwarna.

Tidak Ada Lagi Drama

Pemain besar datang dengan ego yang besar pula. Namun, pemilik klub cenderung lebih menyukai pilihan yang pragmatis.

Setiap musim panas sejak 2009, Ronaldo terus dikaitkan akan kembali ke Juventus. Dengan adanya berita tersebut, Ronaldo mengambil keuntungan dengan meminta manajemen Los Merengues menyodorkan kontrak anyar dengan gaji yang tentunya bertambah. Selama di Madrid, sang pemain telah tiga kali naik gaji.

Ronaldo
Cristiano Ronaldo. (Instagram: Real Madrid)

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Ronaldo yang terkenal ambisius tentu tidak ingin hanya menjadi pemain cadangan. Hal itu akan menimbulkan gesekan di ruang ganti. Terlepas dari aspek manajerial yang dimiliki Lopetegui.

Singkat cerita, kepindahan Ronaldo ke Juventus akan menjadi keuntungan untuk Madrid. El Real tidak lagi kekurangan dana untuk memboyong pemain anyar.

Sekarang, bagi para suporter Juventus, mari mulai dibiasakan membaca kabar, "Merasa Tak Kerasan di Juventus, Cristiano Ronaldo Ingin Kembali ke Manchester United". (*/Bolaskor)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH