Daur Ulang Barang Pribadi Kamu Penuh Tanggung Jawab, ini Caranya Tempatkan sampah atau barang bekas kamu pada tempat yang tepat (foto: pixabay/shirley801)

BELUM lama ini, beredar potret seorang pria yang membuang sampah di Kali Krukut Bawah Kebon Dalam, Tanah Abang. Enggak hanya buang sampah, lelaki itu bahkan buang sampah saat pasukan oranye sedang membersihkan kali tersebut.

Tak bisa dimungkiri, sampah menjadi masalah utama yang dihadapi. Enggak hanya di indonesia, tapi juga dunia. Nah, bagaimana seharusnya kita mengelola secara tanggung jawab sampah yang ada di sekitar kita?

Dengan mengadopsi gaya Marie Kondo, berikut cara mengelola barang bekas dengan tanggung jawab untuk barang elektronik, pakaian, hingga buku.

1. Elektronik

daur ulang barang elektronik
Coba untuk jual kembali sebelum dibuang. (foto: casagrandeaz.gov )


Sebelum memulai untuk membersihkan dan membuang semua barang yang tidak diinginkan, yakinkan sekali lagi diri kamu apakah barang tersebut benar-benar sudah tidak kamu butuhkan.

Apakah kamu berencana untuk membeli laptop atau ponsel pintar baru? Bagaimana barang elektronik kamu sebelumnya? Sebelum membeli yang baru, cobalah untuk mengecek berbagai situs yang menerima barang elektronik bekas.

Jangan membuang begitu saja barang elektronikmu. Itu hanya akan menambah kotor lingkungan. Pilihan lain, kamu juga bisa mengunjungi berbagai toko elektronik yang menerima barang bekas.

Dengan begitu, kamu juga bisa mendapatkan uang dari hasil menjual elektronik bekas milik kamu daripada dibuang begitu saja.

2. Pakaian

Pakaian Daur Ulang
Bagi pakaian jadi beberapa kategori. (foto: Pixabay/PublicDomainPictures)


Kamu bisa membagi pakaianmu ke tiga kategori. Yang pertama terdiri dari pakaian dan perhiasan mahal dan terbaru. Kelompok kedua terdiri dari pakaian dengan merek yang tidak terlalu terkenal dan tidak terlalu mahal. Yang terakhir ialah barang-barang diskon yang kamu beli.

Sama halnya dengan elektronik, jangan membuang pakaianmu begitu saja. Coba deh, ada berbagai situs yang menerima pakaian bekas dalam kategori tertentu.

Tak jarang, kamu juga akan menemukan berbagai situs untuk amal yang membutuhkan pakaian untuk para korban bencana atau orang yang membutuhkan di luar sana.


3. Buku

mendaur ulang buku
Berikan kepada yang lebih membutuhkan. (foto: Pixabay/MorningBirdPhoto)


Buku terbuat dari kertas yang bertumpuk. Hal itu membuat kamu harus menyingkirkan beberapa buku. Tentunya agar rumahmu terlihat lebih rapi.

Salah satu solusi yang dapat kamu lakukan ialah mencari berbagai situs daring yang menerima buku bekas. Biasanya mereka akan melihat kondisi buku dan hal lainnya.

Salah satu situs penjualan buku bekas ialah Amazon.com. Cara lain, kamu bisa mencoba mengunjungi perpustakaan daerahmu untuk memberikan buku tersebut secara gratis atau menjualnya. Ingat ya, jangan sia-siakan bukumu begitu saja, ya. (ver)



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH