3 Cara Cerdas Jaga Kesehatan saat Liburan Penting menjaga kesehatan selama berlibur. (foto: pixabay/rawpixel)

SAKIT bisa datang kapan saja, bahkan saat kamu berlibur. Faktanya nih, peluang infeksi kuman atau virus jadi makin besar saat berlibur. Seperti dilansir Hellosehat, peluang mengalami sakit saat traveling meningkat hingga 50% loh.

Meskipun demikian, jangan biarkan hal itu menghentikan rencanamu untuk berlibur. Lembaga pengndalian penyakit Amerika Serikat (CDC) menyarankan tiga hal untuk diperhatikan sebelum traveling atau berwisata ke tempat lain, yaitu proaktif, persiapan, dan perlindungan.

BACA JUGA: Kenali Beberapa Gangguan Kondisi Kesehatan Akibat Kedinginan di Tempat Liburan

Proaktif maksudnya kamu meningkatkan kewaspadaan bahwa segala hal mungkin saja terjadi, termasuk penularan penyakit. Oleh karena itu, kamu perlu mengantisipasi segala kemungkinan.

Tahap selanjutnya ialah persiapan. Seperti kata pepatah, kamu perlu sedia payung sebelum hujan. Maksudnya, kamu perlu mempersiapkan beberapa hal agar tetap sehat dan liburanmu bisa berjalan menyenangkan. Contohnya nih, mempersiapkan obat-obatan atau mencari lokasi rumah sakit terdekat.

Tahap persiapan sebelum traveling cukup krusial, bahkan bagi mereka yang sehat. Kamu wajib menyiapkan kotak medis untuk perjalanan hingga asuransi yang mesti dilengkapi.

1. Persiapkan peralatan medis

P3K
Wajib bawa P3K saat liburan. (foto: pixabay/hans)

Jangan abaikan kotak medis. Pastikan kamu membawa obat-obatan dan berbagai alat medis yang mungkin kamu butuhkan. Isilah kotak medis darurat tersebut dengan obat berbagai cedera kecil dan penyakit yang cukup ringan, seperti penghilang nyeri (acetaminophen dan obat antiperadangan nonsteroid), dekongestan, obat antasida, dan obat diare atau oralit.


2. Daftar asuransi perjalanan

traveling
Wajib punya asuransi perjalanan. (foto: pixabay/tumisu)


Sebagai tindakan berjaga-jaga, kamu amat dianjurkan untuk mendaftar asuransi perjalanan sebelum traveling. Baik perjalanan dalam negeri maupun luar negeri, kamu wajib memahami syarat dan ketentuan pada setiap jenis asuransi perjalanan.

Yang tak kalah penting sebelum memiliki asuransi perjalanan ialah kamu harus memastikan kondisi kesehatanmu normal dan baik. Berkonsultasi dengan dokter apakah kamu perlu melakukan vaksinasi dan imunisasi. Pastikan kamu memperoleh asuransi perjalanan yang sudah termasuk perawatan gigi, kondisi darurat, hingga transportasi medis.


3. Vaksinasi sebelum berlibur

traveling
Pastikan kamu mendapat vaksin yang dibutuhkan. (foto: dfuhlert)

Beberapa negara mewajibkan kamu melakukan vaksin tertentu sebelum kamu bisa masuk ke sana. Misalnya, ketika akan umrah atau haji, biasanya kamu akan dianjurkan untuk melakukan vaksin meningitis karena dikhawatirkan dapat terpapar penyakit tersebut ketika berada bersama dengan orang-orang dari seluruh penjuru dunia.

Carilah informasi seputar jenis vaksin yang diperlukan untuk negara tujuanmu. Usahakan membuat janji dengan dokter 6-8 minggu sebelum waktu keberangkatanmu. Dokter akan menyesuaikan jenis vaksin yang diperlukan sesuai dengan beberapa faktor, semisal kondisi kesehatan, tujuan liburan, dan lamanya kamu berada di sana.

Selain vaksin wajib dari negara luar, beberapa destinasi di Indonesia juga punya penyakit endemik, semisal malaria. Jadi pastikan juga kamu sudah tahu akan hal itu dan menyiapkan vaksin atau obat sebelum berangkat.(*)


Tags Artikel Ini

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH