3 Aplikasi Ini Hanya Tinggal Kenangan, Pernah Menggunakannya? Tiga aplikasi ini tidak mampu menggaet pengguna(Foto: Pexels/PhotoMIX Ltd.

KECANGGIHAN teknologi melahirkan banyak aplikasi yang bermanfaat untuk kehidupan manusia. Mulai dari aplikasi kesehatan, marketplace, hingga media daring seperti merahputih.com yang berani menginspirasi!

Namun, tak selalu aplikasi yang diciptakan dapat bersaing dengan kemajuan teknologi. Persaingan antara para pengembang aplikasi amat ketat. Mereka harus berkompetisi untuk menghadirkan berbagai fitur menarik pada aplikasi.

Baca juga:

Rekomendasi 4 Aplikasi yang Menyediakan Layanan Pijat

Tiga aplikasi ini tidak mampu menggaet pengguna. Nama-nama aplikasi ini hanya tinggal kenangan. Kemungkinan penyebabnya karena ide yang buruk, eksekusi yang salah, atau tidak mampu menghasilkan uang secara efektif.

Tiga aplikasi yang gagal dan hanya tinggal kenangan itu, antara lain:

1. Google Wave

Google Wave terlalu banyak menggabungkan layanan (Foto: Pexels/Oleg Magni)

Aplikasi ini memiliki fitur seperti email, pesan instan, blogging, wiki, manajemen multimedia, dan berbagi dokumen. Aplikasi ini dibuat sebagai alat untuk mempermudah komunikasi antar rekan kerja. Google Wave gagal menjadi daya tarik lantaran terlalu banyak menggabungkan layanan.

2. Rdio

Rdio hanya memiliki sedikit daftar lagu (Foto: pexels/bruce mars)

Rdio merupakan layanan musik modern pertama di Amerika Serikat yang diciptakan pada Agustus 2010. Aplikasi ini dibuat oleh pencipta Skype, Janus Friis dan Niklas Zennstrom.

Baca juga:

Enggak Sulit, Siapa pun Bisa Membuat Aplikasi

Aplikasi ini juga memasukkan fitur sosial ke dalam aplikasi. Sesama pengguna bisa saling mengetahui lagu yang sedang didengar secara real time.

Rdio memiliki daftar lagu yang terhitung sedikit dibandingkan Spotify. Hanya ada 7 juta lagu tersedia di Rdio, sementara Spotify menawarkan sekitar 30 juta lagu.

3. Quickey

Tak sesuai harapan (Foto: Pexels/Pedro Sandrini)

Fungsinya membantu pengguna untuk menemukan konten di aplikasi yang diinstal pada gawai. Mei 2017 menjadi bulan terakhir aplikasi Quickey mendapat dana investasi secara besar-besaran. Menurut Alibaba, Quickey tak memenuhi harapan, sehingga lebih baik ditutup.

Nah, apakah sahabat Merah Putih pernah menggunakan salah satu aplikasi ini? (bfm)

Baca juga:

Tak Perlu Repot Meghitung Tanggal, 3 Aplikasi Ini Bisa Bantu Pantau Siklus Haid


Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH