3.193 Pinjaman Online Ilegal Diblokir Ilustrasi pinjaman online. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Sebanyak 3.193 pinjaman online ilegal yang yang sebagian memanfaatkan data pribadi nasabah untuk keperluan penagihan dengan mengintimidasi telah diblokir Satgas Waspada Investasi (SWI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kita sudah memblokir 3.193 pinjaman online ilegal. Jumlah ini sangat besar," ucap Kasatgas SWI OJK Tongam L. Tobing dalam keterangannya di Yogyakarta, Jumat (11/6).

Baca Juga

MPR Kritik Kemendagri Berikan Data Pribadi Warga ke Pinjol

Menurutnya, tidak sedikit masyarakat yang terjebak pinjaman online ilegal karena rata-rata tidak meminta persyaratan yang ketat untuk menggaet nasabah. Meski demikian, konsekuensi dari pinjaman online ilegal sangat berbahaya.

"Bunga yang dijanjikan hanya setengah persen, tetapi realisasinya bisa 2 sampai 4 persen per hari. Yang paling berbahaya adalah dia selalu minta izin kita untuk bisa mengakses semua data dan kontak di handpone," ucap Tongam

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam L. Tobing berbicara saat konferensi pers di Yogyakarta, Kamis. (ANTARA FOTO/Luqman Hakim)

Seusai mendapatkan data pribadi, pemberi pinjaman sewaktu-waktu akan menggunakannya untuk mengintimidasi atau meneror nasabah yang tidak segera melunasi pinjaman dengan menyebarkan foto atau data pribadi yang bersangkutan kepada publik.

"Kita harus mendorong para pelaku ke kepolisian," ujar Tongam.

Meski demikian, tidak semua pinjaman online merugikan. Sebab, tujuan dari pinjaman online adalah untuk menjembatani kebutuhan dana masyrakat yang tidak bisa terlayani sektor jasa keungan formal di bank.

Sampai saat ini, ada 55 juta nasabah yang bergabung dengan pinjaman online yang legal atau resmi dengan total outstanding mencapai Rp18 triliun.

"Kalau ada masyarakat mengatakan pinjol menyengsarakan faktanya tidak. Sebenarnya menyengsarakan kalau dia itu masuk pinjol ilegal," pungkasnya. (Asp)

Baca uga

Wali Kota Malang Lunasi Utang Guru TK yang Terjerat 24 Pinjol

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kericuhan Demo UU Ciptaker Diduga Ditunggangi Kelompok Pencari Elektoral
Indonesia
Kericuhan Demo UU Ciptaker Diduga Ditunggangi Kelompok Pencari Elektoral

secara garis besar, ada dua kelompok yang terlibat dalam aksi tersebut dan yang juga akan bergabung dalam aksi lanjutan 13 Oktober 2020 dan aksi-aksi yang akan datang.

Kemenhub Resmikan Reaktivasi Jalur KA Ciranjang-Cipatat
Indonesia
Kemenhub Resmikan Reaktivasi Jalur KA Ciranjang-Cipatat

Kemenhub menargetkan jumlah penumpang yang diangkut yang semula maksimal 2.169 orang per hari dapat meningkat menjadi 6.507 orang per hari.

Anies: Tingginya Klaster Perkantoran akibat Karyawan Abai Pakai Masker
Indonesia
Anies: Tingginya Klaster Perkantoran akibat Karyawan Abai Pakai Masker

Biasanya, karyawan melepas maskernya ketika berada di kantor.

Replika Grand Mosque UEA Segera Dibangun di Solo
Indonesia
Replika Grand Mosque UEA Segera Dibangun di Solo

"Masjid ini hadiah dari Pangeran UEA untuk Prsiden Jokowi.Beliau sahabat dekat dengan pangeran," kata Menteri Agama Fachrul.

3 Langkah 'Panglima' Jokowi
Indonesia
3 Langkah 'Panglima' Jokowi

Adapun, pidato Presiden Joko Widodo dalam sidang kabinet 18 Juni 2020 menjadi sorotan

Pemerintah Larang Mudik, Bus AKAP Tetap Boleh Masuk Terminal Tirtonadi Solo
Indonesia
Pemerintah Larang Mudik, Bus AKAP Tetap Boleh Masuk Terminal Tirtonadi Solo

"Bus AKAP masih boleh masuk terminal. Yang dilarang itu pemudik," ujar Joko, Selasa (20/4).

Rizieq Shihab Tak Larang Pendukung Geruduk Sidang di PN Jaktim
Indonesia
Rizieq Shihab Tak Larang Pendukung Geruduk Sidang di PN Jaktim

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur (Jaktim) akan kembali menggelar sidang terdakwa Rizieq Shihab atas perkara kasus karantina kesehatan.

Kasus Samin Tan, KPK Panggil Direktur Borneo Lumbung Energy
Indonesia
Kasus Samin Tan, KPK Panggil Direktur Borneo Lumbung Energy

Nenie bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas perkara tersangka Bos PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk Samin Tan.

Abdi "Slank" Diangkat Jadi Komisaris Telkom
Indonesia
Abdi "Slank" Diangkat Jadi Komisaris Telkom

RUPST juga menunjuk Bono Daru Adji dan Abdi Negara Nurdin sebagai Komisaris Independen serta Arya Mahendra Sinulingga selaku komisaris.

Pernyataan Airlangga Soal Demo Ditunggangi Dinilai untuk Jaga Kemurnian Gerakan Moral
Indonesia
Pernyataan Airlangga Soal Demo Ditunggangi Dinilai untuk Jaga Kemurnian Gerakan Moral

Pak Airlangga, Pak Prabowo, Pangdam mempunyai data intelejen yang lengkap