28 Orang Mati Sia-Sia Karena Miras Oplosan, Polda Metro Bentuk Satgas Ilustrasi mayat. (Istimewa)

Merahputih.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis telah menginstruksikan jajarannya membentuk Satgas khusus terkait dengan maraknya minuman keras oplosan. Satgas itu akan menindak semua pengedar dan penjual miras oplosan.

"Kita buat satu Satgas khusus untuk melakukan penindakan tegas kepada para pengedar dan penjual miras oplosan," kata Idham saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (5/4).

Sebelum dibentuk satgas, Polisi juga telah melakukan razia pada para pedagang miras di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Hal ini dilakukan menyusul banyaknya korban meninggal akibat meminum minuman oplosan.

ilustrasi (Foto: Antara Foto)
ilustrasi (Foto: Antara Foto)

"Saya perintahakan kepada Kapolres dan Kapolsek untuk mengawasi peredaran miras di wilayahnya masing-masing," katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh, hingga kini total sebanyak 28 orang meninggal akibat meminum miras oplosan. Puluhan korban itu tersebar di kawasan Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok, dan Bekasi.

Dengan rincian delapan orang meninggal di Jakarta Selatan, 10 orang di Jakarta Timur, delapan orang di Depok dan dua di Pondok Gede, Bekasi.

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Olha Mulalinda)

Di Jakarta Selatan, delapan orang itu adalah W(32), AL(39), YH(32), FS(38), S(29), M(50), S(40), dan F(32). Delapan orang itu tewas usai minum miras oplosan di warung milik RS yang berada di Jalan Komjen Pol M Jasin, Srengseng Sawah.

Polres Jakarta Selatan sendiri telah menangkap RS dan menetapkannya sebagai tersangka.

Di Jakarta Timur, 10 orang yang tewas adalah HD (19), R(39), DK(21), RP(28), AR(21), Y , FF, EY(56), dan AH(27).

Di wilayah Depok, enam diantaranya membeli minuman keras di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Mereka adalah M, A, A, I, H (26), dan MS (18). Sedangkan dua lainnya A (50) dan D (31) diketahui membeli miras oplosan di kawasan Pancoran Mas, Depok. (ayp)

Kredit : anggayudha

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH