264 Kantong Jenazah Penumpang Sriwijaya Air SJ-182 Diterima Tim DVI Petugas melakukan identifikasi pada kantong jenazah berisi objek temuan dari lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182, di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (16/1).

MerahPutih.com - Tim DVI Polri telah menerima 264 kantong berisi barang-barang yang diduga milik penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Tim DVI akan memeriksa kepemilikan barang-barang tersebut.

"Termasuk hari ini tetap melakukan pemeriksaan properti sejumlah 264 kantong, dan kita akan melakukan pemeriksaan identifikasi," ujar Komandan DVI Pusdokkes Polri, Kombes Hery Wijatmoko kepada wartawan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (21/1).

Baca Juga

43 Jenazah Korban Pesawat Sriwijaya Air Terindentifikasi

Hery menjelaskan pemeriksaan dilakukan agar diketahui milik siapa barang-barang yang ditemukan tersebut. Jika sudah diketahui, barang-barang tersebut akan diserahkan kepada keluarga.

"Selanjutnya akan kami serahkan kepada maskapai untuk kemudian diserahkan ke keluarga," terang Hery.

DVI Polri masih melakukan proses identifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Sudah ada 43 korban yang teridentifikasi dan 32 korban di antaranya sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Kabid Topol Pusinafis Bareskrim Polri Kombes Sriyanto menunjukkan data sidik jari dari dua korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ182 atas nama Indah Halimah Putri dan Agus Winarni saat konferensi pers di RS Polri Kramatjati, Jakarta, Rabu (13/1/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Kabid Topol Pusinafis Bareskrim Polri Kombes Sriyanto menunjukkan data sidik jari dari dua korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ182 atas nama Indah Halimah Putri dan Agus Winarni saat konferensi pers di RS Polri Kramatjati, Jakarta, Rabu (13/1/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

"Data yang telah teridentifikasi sampai hari ini sebanyak 43 korban yang telah kami identifikasi, 22 laki-laki dan 21 perempuan. Sebanyak 32 korban sudah diserahkan kepada keluarganya," ujar Kombes Hery.

Untuk kantong, DVI Polri telah menerima sebanyak 324 kantong berisi bagian tubuh atau body part. Bagian-bagian tubuh tersebut kemudian dilakukan pemeriksaan DNA.

"Kemudian seluruh kantong body part sudah dilakukan pemeriksaan hari kemarin, dilanjutkan dengan DNA sampling," terang Hery. (Knu)

Baca Juga

Apresiasi Tim Gabungan Evakuasi Korban Sriwijaya Air, Jokowi: Tinggal Menunggu 'VCR'-nya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Di Tengah Upaya Tekan COVID-19, Wagub Sentil Massa Tuntut Pembebasan Rizieq
Indonesia
Di Tengah Upaya Tekan COVID-19, Wagub Sentil Massa Tuntut Pembebasan Rizieq

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau Ariza meminta kepada simpatisan FPI untuk menempuh jalur hukum.

Satgas Ungkap Penyebab Kasus COVID-19 di Indonesia Tinggi
Indonesia
Satgas Ungkap Penyebab Kasus COVID-19 di Indonesia Tinggi

Wiku membandingkan kasus di Indonesia yang masih tinggi dengan Singapura dan Tiongkok

Dinkes DKI Tangani 200 Mahasiswa Ilmu Al-Qur'an Jakarta yang Positif COVID-19
Indonesia
Dinkes DKI Tangani 200 Mahasiswa Ilmu Al-Qur'an Jakarta yang Positif COVID-19

Lanjut Widyastuti, hingga saat ini data pastinya belum diketahui, Dinkes DKI tengah mendata. Meski begitu pihaknya akan melakukan pendamping terhadap mahasiswa PTIQ dengan menggelar tracing.

PGI Minta Masyarakat Kesampingkan Perbedaan Politik Tangani Pandemi COVID-19
Indonesia
PGI Minta Masyarakat Kesampingkan Perbedaan Politik Tangani Pandemi COVID-19

Pengurus PGI berharap masyarakat tidak jenuh dan longgar menerapkan protokol kesehatan

BMKG Minta Waspadai Hujan Lebat di Sebagian Sumatera hingga Papua
Indonesia
BMKG Minta Waspadai Hujan Lebat di Sebagian Sumatera hingga Papua

BMKG mengingatkan untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Luhut Tegaskan Kekurangan UU Cipta Kerja Disempurnakan PP
Indonesia
Luhut Tegaskan Kekurangan UU Cipta Kerja Disempurnakan PP

pembahasan dan pembentukan UU Cipta Kerja, tidak ada yang tersembunyi. pemerintah mengajak bicara. Namun, tidak semua bisa diajak bicaara karena ada keterbatasan.

Lalui Prokes Ketat, 25 Ribu Santri Ponpes Lirboyo Kembali Masuk
Indonesia
Lalui Prokes Ketat, 25 Ribu Santri Ponpes Lirboyo Kembali Masuk

Sekitar 25.000 santri kembali ke Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kediri, Jawa Timur dengan syarat protokol kesesehatan ketat, mulai hari ini, Minggu (23/5).

Kejati DKI Minta Polda Metro Tangkap Buronan Mafia Tanah Benny Tabalujan
Indonesia
Kejati DKI Minta Polda Metro Tangkap Buronan Mafia Tanah Benny Tabalujan

Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta meminta penyidik Satgas Mafia Tanah Polda Metro Jaya menangkap buronan kasus mafia tanah, Benny Tabalujan.

'Dhawuh Dalem' Sri Sultan Hamengku Buwono X, Keraton Hingga Taman Sari Yogyakarta Ditutup Sementara
Indonesia
'Dhawuh Dalem' Sri Sultan Hamengku Buwono X, Keraton Hingga Taman Sari Yogyakarta Ditutup Sementara

Intinya penutupan ini dilakukan untuk menjaga kesehatan keluarga besar Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat

Setara Institute Kritik Kinerja Komnas HAM
Indonesia
Setara Institute Kritik Kinerja Komnas HAM

Komnas HAM berwenang melakukan kerja pemantauan dan pengkajian