22 Orang Dijadikan Tersangka Kasus Kericuhan di Yahukimo Karopenmas DivHumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono memberikan konferensi pres di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Rabu (6/10). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

MerahPutih.com - Penyelidikan kasus kericuhan kelompok masyarakat suku Kimyal dengan masyarakat suku Yali di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, perlahan menemui titik terang.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono menyebut, penyidik telah menetapkan puluhan orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Baca Juga

Diduga Terlibat KKB, Kepala Distrik di Yahukimo Papua Diciduk Polisi

"Kasus telah ditindaklanjuti dan telah ditetapkan sebanyak 22 orang sebagai tersangka dalam kasus di Yahukimo. Mereka ikut serta dalam aksi penyerangan di gereja GIDI pada 3 Oktober lalu," ungkap Rusdi kepada wartawan, Rabu (5/10).

Hingga saat ini, kata Rusdi, kasus kericuhan Yahukimo masih terus didalami. Polri bahkan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka baru dalam kasus tersebut.

"Kemungkinan akan bertambah tersangkanya itu cukup besar, karena kasus ini masih didalami," terangnya.

Rumah dan fasilitas umum dibakar oleh sekelompok massa di Distrik Dekai, Yahukimo, Papua, Minggu, 3 Oktober 2021 sekitar pukul 12.30 WIT. (Foto: Istimewa)
Rumah dan fasilitas umum dibakar oleh sekelompok massa di Distrik Dekai, Yahukimo, Papua, Minggu, 3 Oktober 2021 sekitar pukul 12.30 WIT. (Foto: Istimewa)

Rusdi kemudian menjelaskan sebanyak 3.609 warga di Yahukimo masih mengungsi di tiga tempat. Yakni Mapolres Yahukimo, Gereja Gidi Evanhastia, serta Koramil Dekai untuk mengantisipasi adanya kericuhan ulang.

"Kemudian aparat keamanan TNI-Polri berkekuatan 3 SSK (satuan setingkat kompi) juga berjaga di Yahukimo untuk memulihkan kembali situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Yahukimo," tutup dia.

Sebelumnya diketahui, terjadi aksi kericuhan di Kabupaten Yahukimo, Papua pada Minggu (3/10) lalu. Kericuhan bermula dari adanya isu mantan Bupati Yahukimo, Abock Busup M.A yang meninggal diduga dibunuh.

Dalam hal ini, Rusdi menegaskan isu tersebut tidak benar. Lantaran tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada mantan bupati yang ditemukan meninggal di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat tersebut.

"Tidak ditemukan kekerasan pada tubuh korban, tidak ditemukan benda lain dan obat-obatan di sekitar jenazah," terangnya. (Knu)

Baca Juga

1.000 Orang Mengungsi Akibat Kericuhan di Yahukimo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Momentum HUT DKI Ke-494, Ketua DPRD Dorong Ali Sadikin Jadi Pahlawan Nasional
Indonesia
Momentum HUT DKI Ke-494, Ketua DPRD Dorong Ali Sadikin Jadi Pahlawan Nasional

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengusulkan kembali gelar pahlawan kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin.

Ratusan Polisi Dikerahkan Urai Kemacetan di Sekolah Pinggir Jalan
Indonesia
Ratusan Polisi Dikerahkan Urai Kemacetan di Sekolah Pinggir Jalan

Sekolah-sekolah yang berada di pinggir jalan, yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas

Oknum Polisi yang Diduga Jual Senjata ke KKB Terancam Hukuman Mati
Indonesia
Oknum Polisi yang Diduga Jual Senjata ke KKB Terancam Hukuman Mati

Menurut Poengky, tindakan kedua oknum polisi tersebut dapat dijerat dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Berdasarkan Undang-Undang tersebut tindakan kedua orang tersebut dapat dijatuhi hukuman mati atau seumur hidup.

Berikut Lima Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini
Indonesia
Berikut Lima Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

Polda Metro Jaya menyiapkan lima gerai layanan SIM Keliling bagi masyarakat yang hendak mengurus perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM).

Pemerintah Prediksi 85 Juta Orang Mudik Lebaran 2022
Indonesia
Pemerintah Prediksi 85 Juta Orang Mudik Lebaran 2022

Presiden Joko Widodo menyebut, perkiraan sekitar 85 juta orang yang akan melakukan mudik pada libur Lebaran 2022.

Jokowi Sambut Kedatangan PM Papua Nugini
Indonesia
Jokowi Sambut Kedatangan PM Papua Nugini

Sejumlah rangkaian penyambutan kenegaraan dilakukan, mulai dari saat memasuki Istana Kepresidenan Bogor.

Wisatawan Bisa Lapor Jogoboro Jika Temukan Harga Makanan Tak Wajar di Malioboro
Indonesia
Wisatawan Bisa Lapor Jogoboro Jika Temukan Harga Makanan Tak Wajar di Malioboro

Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Ekwanto menegaskan, masyarakat yang merasa dirugikan oleh para pedagang dapat melaporkannya kepada petugas keamanan Malioboro (Jogoboro).

Sambut Kemerdekaan, Warga Solo Hias Jalan Kampung dengan Warna Pelangi
Indonesia
Sambut Kemerdekaan, Warga Solo Hias Jalan Kampung dengan Warna Pelangi

warga bahu membahu menghias lingkungan agar lebih nyaman dalam beberapa hari terakhir. Tidak hanya itu, lampu kerlap-kerlip pun dipasang agar suasana malam hari jauh lebih menarik dari biasanya.

Cak Imin Usul Pemilu Ditunda untuk Tolong Ma'ruf Amin, Nasdem: Ngawur!
Indonesia
Cak Imin Usul Pemilu Ditunda untuk Tolong Ma'ruf Amin, Nasdem: Ngawur!

"Saya juga baca berita, itu sudah ngawur. Ya, masak nolong orang untuk di akhirat, tanggung jawab dia dengan Tuhan," kata Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali kepada wartawan, Selasa (19/4).

Tidak Penuhi Syarat, 3.439 Calon Penumpang Ditolak Naik Kereta
Indonesia
Tidak Penuhi Syarat, 3.439 Calon Penumpang Ditolak Naik Kereta

VP Public Relations KAI, Joni Martinus mengatakan, pada periode 17-23 Agustus 2021, KAI telah menolak keberangkatan 3.439 calon pelanggan.