22 Kader Gema INTI Menjalani Kaderisasi Tingkat I Sejumlah kader Generasi Muda Indonesia Tionghoa (Gema INTI) menjalani Kaderisasi Tingkat I Gema INTI Tahun 2019 (Humas INTI)

MerahPutih.com - Sejumlah kader Generasi Muda Indonesia Tionghoa (Gema INTI) menjalani Kaderisasi Tingkat I Gema INTI Tahun 2019. Kegiatan itu berlangsung dari tanggal 25-27 Oktober 2019.

Tema yang dipilih dalam Kaderisasi Tingkat I bertajuk 'Keberagaman bukan Keseragaman'. Alasan itu dipilih karena adanya keresahan di kalangan generasi muda bahwa saat ini masyarakat Indonesia kembali hidup terkotak-kotak.

Baca Juga:

Gelar Nobar, INTI Ajak Masyarakat Nonton Film Susi Susanti Love All

Pelatihan kaderisasi berjumlah 22 peserta dari 9 daerah ini, Jakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, dan Lampung ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari di daerah Bogor

"Perlahan-lahan kita lupa untuk menghidupi semboyan negara kita, Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman adalah sebuah kekayaan yang dimiliki oleh bangsa kita, bukan sesuatu yang harus kita takuti, jauhi, ataupun hindari,” ucap Ketua Panitia Kaderisasi Tingkat I, Theresia Selasa (29/10).

Ketua Gema Inti Pusat, Krista Wijaya mengatakan sebagai sebuah bangsa selayaknya turut berperan aktif dalam menjaga keberagaman yang Indonesia miliki.

Tema yang dipilih dalam Kaderisasi Tingkat I bertajuk 'Keberagaman bukan Keseragaman' (Humas INTI)

Menurut dia, perbedaan ras, suku, agama, atau budaya yang dimiliki Indonesia adalah keunikan bangsa.

"Kita berharap, para kader dapat menjadi representasi dari Gema INTI di daerah masing-masingnya, menjadi anak-anak muda yang dapat memberikan manfaat dan dirasakan kehadirannya dalam setiap gerakan yang dilakukannya," paparnya.

"Kami ingin memperlihatkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, menghargai pluralisme, dan memiliki kepedulian sosial," sambungnya.

Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan INTI, Teddy Sugianto mengucapkan selamat kepada para peserta kaderisasi. Ia juga menceritakan bahwa sebagai orang Tionghoa di Indonesia, tetap memiliki rasa nasionalis di dalam dirinya.

Baca Juga:

INTI Ucapkan Selamat Bekerja ke Menteri Kabinet Indonesia Maju

Teddy juga menceritakan tentang bagaimana anak-anaknya memiliki kecintaan terhadap Indonesia dan tetap berkarya di Indonesia walaupun pernah mendapatkan tawaran yang lebih baik di negara lain.

"Kami adalah orang Indonesia, biarlah kami hidup dan mati di tanah ini," jelas Teddy. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH