20 Halte Transjakarta Rusak Pasca Demo Rusuh, Anies Rugi Rp55 Miliar Salah satu halte Transjakarta rusak saat demonstrasi menolah UU Cipta Kerja (MP/Asropih)

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, 20 Halte TransJakarta rusak parah akibat aksi unjuk rasa memprotes undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja Kamis (8/10).

Total kerugian yang dialami Pemprov DKI dari hancurnya 20 Halte TransJakarta itu ditaksir mencapai Rp55 miliar.

"Total kerusakan ada 20 halte. Diperkirakan kerugian sekitar kerusakan lebih 55 milyar," ujar Anies di Jakarta, Jumat (9/10).

Baca Juga:

Massa Demo di Surabaya Makin Liar, Mobil Polisi Digulingkan

Meski begitu, Anies meminta masyarakat tak khawatir. Pemprov DKI segera memperbaiki Hatle TranJakarta dan bisa beroperasi kembali melayani masyarakat.

"Nanti sesegera mungkin kita susun langkahnya tapi kita ingin ini berfungsi cepat seperti juga kebersihan. Dalam 6 jam semua sudah bersih," ungkapnya.

Caption

Untuk koridor 1 rute Blok M- Kota TranJakarta tetap melayani penumpang melalui Halte sementara yang memanfaatkan sisi sebrang halte.

"Jadi nanti bus yang digunakan adalah bus yang ada pintu masuknya rendah sehingga warga tetap bisa menggunakan koridor 1," tuturnya.

Pagi ini target seluruh fasilitas publik yang hancur diamuk massa pendemo bisa digunakan oleh warga. Lalu lintas pun sudah berjalan dengan baik.

Baca Juga:

Polisi Pakai Gas Air Mata, Sejumlah Pendemo Dilarikan ke Rumah Sakit

"Kemudian semua sampah bisa segera habis. Kalau sampah insya Allah sudah habis," tuturnya.

"Puing-puing yang masih terus diselesaikan karena sebagian ini masih perlu waktu untuk dibersihkan," sambungnya. (Asp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Kemenkop UKM Sebut UMKM Jadi Penyangga Ekonomi Saat Dilanda 2 Krisis
Indonesia
Kemenkop UKM Sebut UMKM Jadi Penyangga Ekonomi Saat Dilanda 2 Krisis

Pandemi COVID-19 memberikan dampak langsung ke berbagai aspek ekonomi masyarakat, terutama UMKM. Banyak UMKM yang merosot omzetnya, namun, beberapa UMKM masih cukup kuat bertahan.

PT KAI Minta Warga Taati Aturan Perlintasan Sebidang
Indonesia
PT KAI Minta Warga Taati Aturan Perlintasan Sebidang

Pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi

Tim Khusus Penindakan Protokol Kesehatan Diturunkan Tertibkan Warga tak Pakai Masker
Indonesia
Tim Khusus Penindakan Protokol Kesehatan Diturunkan Tertibkan Warga tak Pakai Masker

Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto, tim khusus ini untuk mengendalikan masyarakat agar tertib protokol kesehatan.

Seluruh Polda Serentak Lakukan Vaksinasi Dengan Target 1 Juta Warga
Indonesia
Seluruh Polda Serentak Lakukan Vaksinasi Dengan Target 1 Juta Warga

Jumlah vaksinatornya 54.482 dan pelaksanaannya di 34 Polda yakni 4.504 titik

Anak Gus Dur Nilai Pelemahan KPK Sudah, Sedang dan Akan Terus Dilakukan Hingga KPK Lumpuh
Indonesia
Bikin Ekonomi Sirkular, Kemenperi Ingin Perkuat Industri Daur Ulang
Indonesia
Bikin Ekonomi Sirkular, Kemenperi Ingin Perkuat Industri Daur Ulang

Saat ini, terdapat sekitar 1.600 industri plastik hilir di dalam negeri. Namun, selama ini kebutuhan sektor tersebut masih didominasi bahan baku virgin impor dengan jumlah 3,8 juta ton pada 2019.

Peredaran Narkoba 50 Kilogram Digagalkan Polisi, 4 Orang Jadi Tersangka
Indonesia
Peredaran Narkoba 50 Kilogram Digagalkan Polisi, 4 Orang Jadi Tersangka

Argo menuturkan, pengungkapan tersebut setelah petugas menerima informasi adanya pengiriman narkoba yang dikendalikan oleh tersangka David yang akan dikirim dari Aceh ke Medan yang selanjutnya diedarkan ke Jakarta.

IMF Bikin Aturan Anyar Ketentuan Pengajuan Utang
Dunia
IMF Bikin Aturan Anyar Ketentuan Pengajuan Utang

Metode penilaian saat ini, memberikan banyak indikator area bahaya potensial bagi negara tetapi meninggalkan banyak keleluasaan bagi staf IMF untuk menilai.

Demo UU Cipta Kerja Rawan Dijadikan Sarana Mengeksploitasi Anak
Indonesia
Demo UU Cipta Kerja Rawan Dijadikan Sarana Mengeksploitasi Anak

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait meminta, semua pihak tidak melibatkan anak dalam kegiatan-kegiatan politik, demonstrasi untuk kepentingan kelompok tertentu.

Dua Kubu Demokrat Berpotensi Bentrok, Kantor Kemenkumham Dijaga Ketat Polisi
Indonesia
Dua Kubu Demokrat Berpotensi Bentrok, Kantor Kemenkumham Dijaga Ketat Polisi

Polres Metro Jakarta Selatan menerjunkan tiga kompi polisi di kantor Kementerian Hukum dan HAM.