2 Stafsus Jokowi Mundur, PKS: Apa Ada Tekanan? Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera. Foto: pks.id

Merahutih.com - Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengapresiasi langkah pengunduran diri Andi Taufan Garuda Putra sebagai staf khusus milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mardani meminta perlunya kejelasan apakah pengunduran diri Andi dilakukan atas kesadaran sendiri atau karena adanya tekanan.

Baca Juga

Tak ada Sanksi, Istana Cuma Tegur Stafsus Andi Taufan

"Perlu dicek, apakah ada tekanan?," ujar Mardani kepada wartawan, Jumat (24/4).

Mardani memandang ada kesalahan dalam pengangkatan stafsus milenial. Sebab dalam satu pekan terakhir ada dua stafsus milenial yang mengundurkan diri, yakni pertama dilakukan oleh Adamas Belva Devara, CEO Ruangguru.

"Ini menunjukkan bahwa pengangkatan stafsus punya banyak catatan. Sudah dua yang mundur. Bisa jadi ada lagi," ujarnya.

Stafsus Presiden RI, Andi Taufan Garuda Putra, saat berdialog dengan pelaku UMKM di Banyuwangi. Rabu (29-1-2020). ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi

Meski demikian, masalah ini adalah kesalahan Presiden Jokowi karena tidak bisa membina anak buahnya. "Komen saya, yang salah bukan prajurit tetapi jenderalnya. Pak Presiden perlu bertanggung jawab pada pembinaan stafsusnya," kata Ketua DPP PKS itu.

Mardani memprediksi, bakal ada staf khusus milenial lain yang mengundurkan diri. Saat ini, ada tujuh staf khusus dari kaum milenial yang ditunjuk Jokowi.

Menurut dia, presiden perlu bertanggung jawab atas pembinaan para stafsus yang telah ditunjuk. "Sudah dua yang mundur. Bisa jadi ada lagi," kata Mardani. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hadapi Musim Hujan, Begini Mitigasi Pemprov DKI Atasi Banjir
Indonesia
Hadapi Musim Hujan, Begini Mitigasi Pemprov DKI Atasi Banjir

Pemprov DKI Jakarta telah melakukan sejumlah mitigasi bencana dalam menghadapi musim hujan yang intensitasnya semakin tinggi.

Pasien Sembuh COVID-19 di Secapa AD Nyaris 100 Persen
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 di Secapa AD Nyaris 100 Persen

Pagi (14/8) ini, ada 20 perwira mantan Secapa lagi yang donor plasma

Kisah Mahasiswa S2 UGM Deg-Degan Seminar Tesis via Daring
Indonesia
Kisah Mahasiswa S2 UGM Deg-Degan Seminar Tesis via Daring

Kuliah daring tak menyurutkan semangat dan keyakinan mahasiswa untuk menimba ilmu dan menyelesaikan ujian akhir.

[HOAKS atau FAKTA]: Kim Jong Un Hukum Koruptor dengan Dimasukkan ke Kandang Buaya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kim Jong Un Hukum Koruptor dengan Dimasukkan ke Kandang Buaya

Pada September 2019, klaim ini sudah pernah dibuatkan artikel periksa fakta di turnbackhoax.id pada artikel berjudul “[SALAH] Narasi “Presiden Korea Utara menghukum pejabatnya yang korupsi”

Pertamina Kasih Cashback 50 Persen BBM Buat Ojol, Tapi Ada Syaratnya!
Indonesia
Pertamina Kasih Cashback 50 Persen BBM Buat Ojol, Tapi Ada Syaratnya!

Program Berbagi #berkahdirumah ini memberikan cashback dengan maksimal nilai Rp15.000 per hari yang bisa didapatkan oleh 10.000 pengemudi ojol setiap harinya.

Diguncang Gempa Magnitude 6,2 Kantor Gubernur Sulbar Rusak Berat
Indonesia
Diguncang Gempa Magnitude 6,2 Kantor Gubernur Sulbar Rusak Berat

Gempa dengan magnitudo 6,2 yang terjadi di wilayah Kabupaten Majene menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan.

Ratusan Ribu Orang Positif COVID-19, Pemerintah Terlalu Fokus Genjot Ekonomi
Indonesia
Ratusan Ribu Orang Positif COVID-19, Pemerintah Terlalu Fokus Genjot Ekonomi

Jika pemerintah terus menginjak gas saja dengan menggenjot perekonomian, tanpa menarik rem dengan segera, maka wabah COVID-19 di Indonesia akan semakin parah.

Datangi Jaksa Agung, Kapolri Jenderal Listyo Pastikan Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Indonesia
Datangi Jaksa Agung, Kapolri Jenderal Listyo Pastikan Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Ada sejumlah perwira tinggi (Pati) Polri yang mendampingi Kapolri

Kembali Bertambah, Oknum TNI Tersangka Perusak Polsek Ciracas Jadi 58 Orang
Indonesia
Kembali Bertambah, Oknum TNI Tersangka Perusak Polsek Ciracas Jadi 58 Orang

Penyidik pun sudah mulai memasuki tahap pemberkasan terhada para tersangka perusakan

PSBB Jawa-Bali, Pemerintah Diminta Perhatikan Potensi Terjadinya Krisis Pangan
Indonesia
PSBB Jawa-Bali, Pemerintah Diminta Perhatikan Potensi Terjadinya Krisis Pangan

Johan memberikan saran agar pemerintah mesti melakukan efisiensi biaya logistik