2 Penyiram Novel Dituntut Setahun, Polisi: yang Menentukan Hakim Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. (Foto: merahputih.com/Ponco Sulaksono)

Merahputih.com - Polri menghormati tuntutan jaksa penuntut umum pada persidangan Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette, dua terdakwa kasus penganiayaan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

"Polri menghargai apa yang jadi putusan jaksa. Nanti 'kan di akhir yang menentukan hakim dengan vonisnya," kata Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono dikutip Antara, Jumat (12/6).

Baca Juga

Penerornya Dituntut 1 Tahun Penjara, Novel: Fakta Rusaknya Hukum di Indonesia

Karena kasus ini sudah masuk ranah pengadilan, Polri ‎menghargai seluruh prosesnya hingga vonis hakim.

JPU Kejari Jakarta Utara menuntut 1 tahun penjara terhadap Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette selaku terdakwa penyerang penyidik KPK Novel Baswedan atas dakwaan penganiayaan terencana yang mengakibatkan luka-luka berat.

Keduanya dinilai terbukti atas dakwaan subsider dari Pasal 353 Ayat (2) KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

novel baswedan
Penyidik KPK Novel Baswedan berbincang dengan Jaksa Penuntut Umum dalam sidang lanjutan kasus penyiraman air keras terhadap dirinya. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz

Hal-hal yang memberatkan terdakwa adalah karena dinilai telah mencederai institusi Polri.‎ Adapun hal yang meringankan adalah terdakwa belum pernah dihukum, mengakui perbuatannya, bersikap kooperatif, dan pengabdian sebagai anggota Polri selama 10 tahun.

Kasus penyiraman air keras terhadap Novel terjadi pada hari Selasa (11-4-2017) pukul 03.00 WIB di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara usai penyidik senior KPK itu pulang dari masjid.

Baca Juga

Otak Sekaligus Eksekutor Penyiram Novel Dituntut 1 Tahun Penjara

Akibat peristiwa itu, sebagaimana dikutip Antara, Novel Baswedan mengalami luka berat. Novel harus menjalani perawatan berbulan-bulan di Singapura dan menjalani beberapa kali operasi mata. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jenazah Didi Kempot Dimakamkan Disamping Anak Pertama di Ngawi
Indonesia
Jenazah Didi Kempot Dimakamkan Disamping Anak Pertama di Ngawi

jenazah musisi dengan julukan Godfather of Broken itu meningalkan RS Kasih Ibu pukul pukul 11.49 WIB

Polisi Harap Kendaraan yang Melintas Jalan Tambang Freeport Dipasang 'Armor'
Indonesia
DPR Ultimatum Semua Pihak Patuhi Putusan MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS
Indonesia
DPR Ultimatum Semua Pihak Patuhi Putusan MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS

DPR akan mengajak pengelola BPJS Kesehatan dan Kemenkeu duduk bersama

Kelengahan Pemprov DKI Awasi Tempat Hiburan Picu Lonjakan Kasus COVID-19
Indonesia
Kelengahan Pemprov DKI Awasi Tempat Hiburan Picu Lonjakan Kasus COVID-19

Sejumlah tempat hiburan malam dibiarkan beroperasi dengan mengundang kerumunan tanpa adanya protokol kesehatan.

Novel Bamukmin: Masa Jabatan Bos BUMN Dikasih Residivis
Indonesia
Novel Bamukmin: Masa Jabatan Bos BUMN Dikasih Residivis

Menurut Habib Novel, sebaiknya pejabat BUMN diisi oleh orang-orang yang rekam jejaknya jelas

ICW Minta KPK Telusuri Sosok BG Terkait Pelarian Nurhadi
Indonesia
ICW Minta KPK Telusuri Sosok BG Terkait Pelarian Nurhadi

Pasalnya, Nurhadi disebut pernah meminta perlindungan kepada sosok berinisial BG tersebut.

[HOAKS atau FAKTA] Hacker Retas Whatsapp dan Sebar Konten Porno hingga Minta Uang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Hacker Retas Whatsapp dan Sebar Konten Porno hingga Minta Uang

Dalam narasi disebutkan juga bahwa hacker melakukan permintaan dana dengan mencatut nama orang terdekat.

Pemda Tak Diberi Ruang Atasi Corona, Pemerintah Pusat Dianggap Arogan dan Otoriter
Indonesia
Pemda Tak Diberi Ruang Atasi Corona, Pemerintah Pusat Dianggap Arogan dan Otoriter

Menurutnya, tak ada yang dilanggar oleh kepala daerah ketika aktif

Pemprov DKI Klaim Telah Beri Layanan Mental Bagi Pasien COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Klaim Telah Beri Layanan Mental Bagi Pasien COVID-19

Psikolog dan tenaga kesehatan jiwa di Puskesmas memberikan layanan dukungan kesehatan jiwa dan psiko sosial melalui telepon dan WhatsApp.

KPK Enggak Tahu Kasus yang Dilaporkan Jokowi Kepadanya
Indonesia
KPK Enggak Tahu Kasus yang Dilaporkan Jokowi Kepadanya

Laode mempersilakan Mahfud untuk datang ke KPK