2 Pekan Disetop, Nasib Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diketok Selasa Sore PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Foto: Dokumentasi PT KCIC

MerahPutih.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Komite Keselamatan Konstruksi akan memutuskan kelanjutan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang dikerjakan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang masih disetop sementara dalam rapat sore ini.

"Hari ini, kita akan rapat, kita akan evaluasi, karena kan kita kasih waktu dua minggu yang jatuhnya Jumat (13/3) ini. Jadi, hari ini kita akan rapat dengan Komite. Mudah-mudahan hari ini ada keputusan akan lanjut atau ada rekomendasi lain," ujar Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR sekaligus Ketua Komite Keselamatan Konstruksi Trisasongko Widianto di Politeknik Negeri Jakarta, Depok, Jabar, Selasa (9/3).

Baca Juga

Ini Harga Termurah Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Menurut Trisasongko, Komite Keselamatan Konstruksi juga akan mengundang KCIC dalam rapat tersebut. Dia menjamin perusahaan patungan Indonesia-China itu kooperatif dalam menjalankan rekomendasi yang disampaikan pemerintah.

Trisasongko pun berharap akan ada keputusan mengenai rekomendasi yang disampaikan. Paling tidak, pekan ini sudah akan ada keputusan. "Karena, Jumat batas akhir dua minggu, maka sebelum Jumat sudah ada keputusannya," dia.

Ilustrasi - seorang kru kereta cepat sedang melayani penumpang. Dokumentasi PT KCIC
lustrasi - seorang kru kereta cepat sedang melayani penumpang. Dokumentasi PT KCIC

Sebelumnya, Kementerian PUPR menginstruksikan KCIC menghentikan sementara proyek mulai Minggu (2/3) selama dua pekan, karena proyek telah menimbulkan genangan air pada ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang menyebabkan kemacetan dan mengganggu kelancaran logistik.

Melalui surat bernomor BK.03.03-Komite k2/25 yang dikeluarkan pada 27 Februari 2020, beberapa alasan tersebut berkaitan dengan aspek keselamatan pengerjaan proyek.

Di antaranya pembangunan pilar kereta ringan (LRT) yang dikerjakan KCIC di Km 3 +800 tanpa izin sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung juga dinilai belum memperhatikan pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), keselamatan lingkungan, dan keselamatan publik yang berlaku di Indonesia melalui peraturan perundangan.

Baca Juga

Progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung Baru 38 Persen

Pengelolaan sistem drainase dari pengerjaan proyek yang menyebabkan genangan air dan kemacetan juga jadi sorotan. Hal lain sebagaimana dikutip Antara, terkait manajemen proyek yang membiarkan penumpukan material pada bahu jalan yang dapat mengganggu keselamatan pengguna jalan dan memengaruhi kebersihan jalan. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dua Kali Tak Hadir, Polisi Bisa Jemput Paksa Rizieq
Indonesia
Dua Kali Tak Hadir, Polisi Bisa Jemput Paksa Rizieq

Polisi akan menjemput paksa Rizieq Shihab jika ia tidak memenuhi pemanggilan kedua terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

TransJakarta Renovasi 11 Halte
Indonesia
TransJakarta Renovasi 11 Halte

Renovasi lantai itu dilakukan secara bertahap sehingga halte-halte yang diperbaiki untuk sementara waktu ditutup bagi pelanggan.

 Kasus COVID-19 Meningkat, Anies Belum Berencana Buka Sekolah
Indonesia
Kasus COVID-19 Meningkat, Anies Belum Berencana Buka Sekolah

Untuk keselamatan semua orang, Anies meminta kewaspadaan dan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan lebih ditingkatkan, termasuk dalam uji coba sekolah tatap muka yang saat ini mulai diberlakukan.

Gara-gara Disuruh Bergantian Jaga Warung, Seorang Pemuda Bunuh Ayah Kandung
Indonesia
Gara-gara Disuruh Bergantian Jaga Warung, Seorang Pemuda Bunuh Ayah Kandung

Dia diduga kesal karena dibangunkan saat tidur siang untuk bergantian menjaga warung, Kamis (1/4) sore.

DPR Pastikan Dana Haji Disimpan di Bank Syariah dan SBSN
Indonesia
DPR Pastikan Dana Haji Disimpan di Bank Syariah dan SBSN

Dana haji itu telah disimpan dengan mekanisme pembiayaan sukuk (obligasi syariah) atau surat berharga syariah negara (SBSN).

Penerimaan ASN dan PPPK 2021 Paling Banyak, Tjahjo: Tidak Pernah Kita Lakukan Sebelumnya
Indonesia
Pesawat Jayawijaya Dirgantara Tergelincir di Bandara Sentani
Indonesia
Pesawat Jayawijaya Dirgantara Tergelincir di Bandara Sentani

Pesawat kargo Jayawijaya Dirgantara, Jumat (22/10), sekitar pukul 09.30 WIT, tergelincir saat mendarat di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.

49 Korban Sriwijaya Air SJ-182 Teridentifkasi
Indonesia
49 Korban Sriwijaya Air SJ-182 Teridentifkasi

2 korban baru yang teridentifikasi itu bernama Yumna Fanisyatuzahra (3) dan Muhammad Nur Kholifatul Amin (46).

Petani Membutuhkan Kehadiran Pemerintah dan Kebesaran Hati Pengusaha
Indonesia
Petani Membutuhkan Kehadiran Pemerintah dan Kebesaran Hati Pengusaha

Kehadiran pemerintah terutama diperlukan ketika musim panen agar ada pembeli gabah dengan harga tidak rendah.

Dukung Kemandirian Vaksin, DPR Minta BPOM Kawal Vaksin Merah Putih
Indonesia
Dukung Kemandirian Vaksin, DPR Minta BPOM Kawal Vaksin Merah Putih

Pastikan juga proses uji klinis yang jujur dan transparan