2 Musuh Bersama yang Harus Dihindari Versi Ma'ruf Amin Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan orasi ilmiah secara virtual usai menerima gelar Doktor Honoris Causa dari UMI Makassar, Selasa (23/6). (Fransiska Ninditya)

Merahputih.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengingatkan soal ancaman narkotika yang kini makin massif di tengah perayaan Hari Anti Narkoba Internasional yang jatuh pada Jumat (26/6) ini.

Data Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebutkan bahwa penyalahgunaan narkoba di Indonesia 2017 sebanyak 3,37 juta jiwa.

Baca Juga:

Polisi Tetapkan Artis Jerry Lawalata sebagai Tersangka Kasus Narkoba

"Tahun 2019 naik menjadi 3,6 juta,” ujar kata Ma'ruf Amin saat Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020 di Jakarta, Jumat (26/6).

Penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar tahun 2018 mencapai 2,26 juta jiwa. Kelompok masyarakat yang rawan terpapar penyalahgunaan narkoba adalah mereka yang berada pada rentang usia 15-35 tahun atau generasi milenial.

"Saat ini kita dihadapkan pada musuh bersama, yang harus dihindari adalah COVID-19 dan narkotika. Keduanya merupakan ancaman serius, dampaknya multidimensi,” katanya.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (ANTARA FOTO/HO-Asdep Komunikasi dan Informasi Publik Setwapres)

Ma’ruf menuturkan, penanganan COVID-19 membutuhkan standar yang sama yakni untuk memberi jaminan dan melindungi hak-hak masyarakat agar dapat hidup, tumbuh dan berkembang secara optimal.

Baca Juga:

Anak Buah John Kei Pakai Narkoba saat Lakukan Penyerangan

Peringatan HANI penting untuk dilakukan sebagai momentum untuk tetap menunjukkan kewaspadaan terhadap bahaya narkotika. “Hal ini memerlukan perhatian khusus,” jelas Ma’ruf. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH