2 Dosen Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Unsri Bentuk Satgas Beranggota Mahasiswa Oknum dosen Universitas Sriwijaya R (tengah) usai menjalani pemeriksaan di Polda Sumatera Selatan, Palembang, Jumat (10/12/2021). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

MerahPutih.com - Mencuatnya kasus kekerasan dan pelecehan seksual di Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Sumatera Selatan, yang dilakukan dua dosen, akhirnya membuat Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Sumatera Selatan Anis Saggaf bertindak.

Rektor membentuk satuan tugas pencegahan dan penanganan kekerasan seksual (Satgas PPKS) dengan melibatkan mahasiswi sebagai anggota satgas dengan mengacu pada Permendikbudristek No.30 Tahun 2021.

Baca Juga:

Dosen Unsri Terancam Penjara 12 Tahun atas Kasus Pelecehan Seksual

"Sekarang ini pihaknya menghadapi masalah kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan dua dosen terhadap empat mahasiswi yang kini dalam proses hukum di Polda Sumsel," katanya di Palembang, Senin (13/12).

Satgas PPKS yang diketuai Alfitri dengan anggota 10 orang terdiri atas lima dosen dan lima mahasiswi. Mahasiswi yang dijadikan anggota satgas tersebut diharapkan dapat mendeteksi dini tindakan dosen dan mahasiswa yang berpotensi mengarah pelecehan seksual sehingga bisa diambil langkah-langkah penanganan secara cepat dan tepat.

Dengan tindakan pencegahan dan penanganan indikasi pelecehan seksual secara cepat dan tepat di lingkungan kampus diharapkan dapat melindungi mahasiswi dari oknum dosen 'nakal', bisa dilakukan pembinaan dan penindakan tegas secara cepat, dan menjaga nama baik Unsri, kata Anis Saggaf.

"Untuk permasalah hukum, diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian agar bisa diusut tuntas sesuai ketentuan hukum agar tidak ada satu pihak pun yang merasa dirugikan," katanya.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol.Hisar Siallagan menjelaskan pihaknya telah menetapkan dua tersangka dosen Unsri yakni berinisial A dan Rz atas pengaduan empat mahasiswinya terkait kasus dugaan pelecehan seksual.

Dosen A diduga melecehkan seorang mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsri berinisial DR (22) telah ditahan di Mapolda Sumsel, Palembang mulai Selasa (7/12) dini hari untuk masa penahanan 20 hari.

Sedangkan oknum dosen berinisial Rz yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap tiga orang mahasiswi Fakultas Ekonomi (FE) Unsri ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (10/12).

Oknum dosen FE berinisial Rz dilaporkan ke SPKT Polda Sumsel pada 1 Desember 2021 oleh tiga orang mahasiswi yakni C, F,, dan D, karena diduga melakukan pelecehan seksual secara verbal melalui pesan singkat di media sosial terhadap mereka. (*)

Baca Juga:

Ketika Influencer Produk Kecantikan Dapat Pelecehan Seksual di Media Sosial

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua DPR Minta Pemerintah Segera Atasi Persoalan Minyak Goreng Jelang Puasa
Indonesia
Ketua DPR Minta Pemerintah Segera Atasi Persoalan Minyak Goreng Jelang Puasa

Pemerintah harus segera menyelesaikan berbagai persoalan mengenai minyak goreng yang masih terjadi di tengah masyarakat, terlebih sebentar lagi memasuki bulan puasa.

Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Anak Ahok, 11 Saksi Diperiksa Polisi
Indonesia
Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Anak Ahok, 11 Saksi Diperiksa Polisi

Di Polsek Penjaringan pelapor AT, yang dilaporkan atau terlapor NP

Firli Klaim Pemecatan Novel Baswedan Cs Sesuai Undang-Undang
Indonesia
Firli Klaim Pemecatan Novel Baswedan Cs Sesuai Undang-Undang

"Kami tunduk pada undang-undang, jadi tidak ada istilah percepatan atau perlambatan sesuai keputusan saja," kata Ketua KPK Firli Bahuri

RUU KUP, Fraksi Demokrat Tolak Pengenaan PPN Pendidikan hingga Sembako
Indonesia
RUU KUP, Fraksi Demokrat Tolak Pengenaan PPN Pendidikan hingga Sembako

"Fraksi Partai Demokrat meminta penjelasan definisi terkait dengan yang dimaksud dengan barang pokok yang akan dikenakan PPN, padahal itu kan sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas dan hajat hidup banyak orang," kata Vera

Varian NeoCoV Baru Sebatas Artikel
Indonesia
Varian NeoCoV Baru Sebatas Artikel

Tjandra mengimbau untuk mengambil berita dari sumber yang dipercaya, atau mengonfirmasi pada sumber yang tepat.

Pemprov Apresiasi Vaksinasi Walubi DKI Bersama Bhakti Utama
Indonesia
Pemprov Apresiasi Vaksinasi Walubi DKI Bersama Bhakti Utama

Acara yang berlangsung pada pagi hari tersebut berjalan secara lancar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

KSP Dorong BPN Verifikasi Status Tanah IKN Agar Bebas Konflik Agraria
Indonesia
KSP Dorong BPN Verifikasi Status Tanah IKN Agar Bebas Konflik Agraria

"IKN harus dibangun di atas tanah yang sudah tidak mengandung masalah sehingga di masa depan tidak lagi memicu konflik agraria," kata Usep dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (14/3).

Menag Yaqut Ingin Undang Paus Fransiskus ke Indonesia
Indonesia
Menag Yaqut Ingin Undang Paus Fransiskus ke Indonesia

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan kabar gembira bagi umat Katolik di Indonesia. Ia berkeinginan mengundang pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus ke tanah air.

Kenang Sang Legenda, Erick Thohir Teringat Pertemuan Pemungkas dengan Verawaty Fajrin
Indonesia