2.832 Meter Kubik Sampah Gelondongan Berhasil Diangkat dari Pintu Air Manggarai Sampah diangkut ke truk dari pintu air manggarai (ist)

Merahputih.com - Petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengangkat 2.832 meter kubik sampah berupa kayu bercampur limbah rumah tangga di Pintu Air Manggarai pada Selasa (23/9).

UPK Badan Air mengerahkan kekuatan penuh untuk membersihkan Pintu Air Manggarai dari tumpukan sampah Ciliwung yang mencapai ribuan meter kubik itu.

"Total ada 200 personel yang kita kerahkan, gabungan dari Sudin LH Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan serta berbantuan dari Dinas Sumber Daya Air," kata Kepala Satuan Pelaksana Wilayah Kerja Jakarta Pusat UPK Badan Air DLH DKI Jakarta Farry Andiko di Jakarta, Selasa (22/9).

Baca Juga:

Jelang Musim Penghujan, Dinas SDA Lakukan Pengecekan Pompa Air yang Rusak

Tumpukan sampah di Pintu Air Manggarai itu didominasi batang pohon, bambu hingga akar pohon yang terbawa arus saat debit air di Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat, meningkat status siaga satu banjir pada Senin malam.

Sampah ribuan meter kubik tiba di Pintu Air Manggarai dalam bentuk gelondongan, kemudian petugas UPK Badan Air Dinas LH DKI Jakarta mengangkut sampah tersebut sekitar pukul 03.30 WIB.

Petugas menurunkan 57 unit truk yang disiapkan untuk membawa sampah ke TPU Bantar Gebang, Bekasi.

Sampah di pintu air Manggarai (Ist)

Peningkatan status siaga satu kondisi debit air di Bendung Katulama itu seperti yang terjadi saat banjir melanda Jakarta pada 10 Oktober 2019 lalu, dengan membawa volume sampah yang cukup banyak ke Pintu Air Manggarai.

Volume sampah pada tahun ini lebih banyak dibandingkan data tahun sebelumnya. UPK Badan Air Dinas LH DKI Jakarta mencatat total volume sampah terangkut pada 10 Oktober 2019 sebanyak 2.296 meter kubik pada pukul 16.00 WIB.

Baca Juga:

Walikota Jaksel Belum Pikirkan Solusi Tangani Banjir Saat Musih Hujan Tiba

Sedangkan catat volume sampah terangkut hari ini hingga pukul 17.20 WIB sebanyak 2.832 meter kubik. Kali ini, sebagaimana dikutip Antara, volume sampah hampir menyaingi volume sampah yang terangkut pada saat banjir awal tahun yang terjadi pada 1-3 Januari 2020, yakni sebanyak 2.834 meter kubik.

Menghadapi musim hujan tahun ini, Farry menyatakan petugas UPK Badan Air Dinas LH DKI Jakarta lebih siap baik dari sisi personel, armada hingga kekuatan sarana prasarana.

"Kita siap dan siaga 24 jam, mengantisipasi, jangan sampai sampah-sampah ini terlambat diangkut," ujar Farry. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH