2.288 Kasus Perceraian Masuk ke Pengadilan Agama Jakbar Ilustrasi perceraian. (ANTARA News/Ridwan Triatmodjo)

MerahPutih.com - Sebanyak 2.288 kasus perceraian masuk ke Pengadilan Agama Jakarta Barat sejak awal tahun sampai Agustus 2020. Alasan para suami-istri bercerai karena permasalahan ekonomi.

Namun dari kasus sebanyak itu, kata Ketua PA Jakarta Barat Muhammad Yamin, baru 315 kasus yang diputuskan dalam persidangan.

Baca Juga:

Pilkada Sebabkan Ratusan Pasutri Cerai hingga Orang Tua Bertikai dengan Anak

Alasan Pengadilan Jakbar baru proses 315 kasus, ucap Yamin, karena pada bulan Februari dan Maret kantornya sudah mulai di-lockdown. Jadi, proses persidangan kasus perceraian itu sempat tertunda.

Ilustrasi perceraian. (Foto: MP/Pixabay.com/stevepb)
Ilustrasi perceraian. (Foto: MP/Pixabay.com/stevepb)

"Kami terapkan PSBB, kita lock perkara ditunda sampai ada pernyataan baru dari pemerintah ketika new normal kita menerima kembali sehingga tren terima cenderung lebih banyak karena sidang kami lock," kata Yamin Jumat (28/8).

Baca Juga:

Sebelum Bercerai, Pertimbangkan Hal Ini Terlebih Dahulu

Yamin menerangkan, persoalan para suami istri bercerai ini lantaran permasalahan ekonomi. Pasalnya, suami tidak memiliki rasa tanggungjawab kepada keluarga kecilnya.

"Dominan ekonomi. Dia dari faktor tanggung jawab suami sehingga insiasiasi perceraian itu dari istri. Ada dua jenis perkara cerai, meski tidak dominan, karena ada yang diajukan istri cerai/talak, ada (perkara) harta bersama, waris dan hibah, tapi dominan yang naik perceraian," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Baru Tiga Bulan Nikah, Istri Ceraikan Suami Gegara Dukung Jokowi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Waspada Politik "Gentong Babi" dalam Pilkada 2020
Indonesia
Waspada Politik "Gentong Babi" dalam Pilkada 2020

Politik gentong babi sebuah istilah di mana para calon pemimpin atau politikus memakai anggaran publik untuk mendapatkan keuntungan politik diri sendiri.

Penyidik Acak-acak Apartemen Jaksa Pinangki Cari Bukti Terkait Kasus Suap Djoko Tjandra
Indonesia
Penyidik Acak-acak Apartemen Jaksa Pinangki Cari Bukti Terkait Kasus Suap Djoko Tjandra

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku telah menggeledah dua apartemen Jaksa Pinangki Sirna Malasari di Jakarta Selatan

Ekonom Indef Kritik Pemberian Bansos Bagi Pekerja Gaji Rp5 Juta
Indonesia
Ekonom Indef Kritik Pemberian Bansos Bagi Pekerja Gaji Rp5 Juta

Tidak adil jika pemerintah menetapkan target penerima insentif berdasarkan basis data kepemilikan BPJS Ketenagakerjaan

Pangdam Diponegoro Pimpin Pemakaman Dandim Kuala Kapuas, Almarhum Terima Kenaikan Pangkat
Indonesia
Pangdam Diponegoro Pimpin Pemakaman Dandim Kuala Kapuas, Almarhum Terima Kenaikan Pangkat

Pelayat dari satuan Dandim Soloraya serta Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana AD juga memadati TMP Klaten.

Pengguna KRL Makin Membludak, Rata-rata 300 Ribu Per Hari
Indonesia
Pengguna KRL Makin Membludak, Rata-rata 300 Ribu Per Hari

Anne mengingatkan pengguna bahwa akan terjadi antrean di sejumlah stasiun keberangkatan jam sibuk pada sore hari.

Moeldoko Ingatkan Purnawirawan soal Sapta Marga, Sindir Gatot?
Indonesia
Moeldoko Ingatkan Purnawirawan soal Sapta Marga, Sindir Gatot?

Moeldoko menuturkan, sebagai seorang purnawirawan, dirinya selalu saling mengingatkan agar mantan prajurit selalu berpegang teguh pada prinsip.

 DPR Sarankan Orang Indonesia yang Terkena Virus Corona Harus Dikarantina
Indonesia
DPR Sarankan Orang Indonesia yang Terkena Virus Corona Harus Dikarantina

"Kami berharap Kementerian Kesehatan bekerja keras untuk mencegah dan mengantisipasi masuknya virus corona ke Indonesia," kata Anas melalui keterangan tertulis, Senin (27/1).

Anak Buah Kena Granat di Monas, Pangdam Jaya: Masih Bisa Duduk
Indonesia
Sidang Suap Fatwa MA, Djoko Tjandra Jadi Saksi Jaksa Pinangki
Indonesia
Sidang Suap Fatwa MA, Djoko Tjandra Jadi Saksi Jaksa Pinangki

"Djoko Tjandra, Rahmat dan Claudia (saksi untuk terdakwa Pinangki Sirna Malasari," kata tim kuasa hukum Pinangki, Aldres Napitupulu