2.000 Wisatawan Terjebak saat Gelombang COVID-19 Menyerang Xinjiang Objek wisata reruntuhan bekas Ibu Kota Kerajaan Jushi di Turban, Xinjiang, China, Jumat (23/4/2021). ANTARA/M. Irfan Ilmie

MerahPutih.com - Daerah Otonomi Xinjiang, wilayah barat daya Tiongkok, yang paling banyak dihuni warga etnis minoritas muslim Uighur diserang gelombang terbaru kasus positif COVID-19 sejak awal bulan ini.

Hingga Sabtu (13/8) malam, sebanyak 2.003 wisatawan masih terjebak, demikian pernyataan Biro Pariwisata dan Kebudayaan Xinjiang kepada pers, Minggu (14/8).

Kebanyakan para wisatawan tersebut berada di objek-objek wisata musim panas di Prefektur Ili, Kota Turban, Kota Kashgar, dan Kota Urumqi.

Baca Juga:

Banjir Korsel: Belasan Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam

Dikutip Antara, Otoritas setempat telah mengevakuasi sekitar 92.000 wisatawan dari 15 objek wisata berbintang lima di Xinjiang sejak 2 Agustus 2022 untuk dipulangkan ke daerahnya masing-masing.

Deputi Direktur Biro Pariwisata dan Kebudayaan Xinjiang, Yan Naimin menginstruksikan para pengelola hotel dan agen perjalanan wisata mengembalikan uang muka pembayaran konsumen tanpa potongan apa pun terkait pembatalan akibat pandemi.

Baca Juga:

Jerman Temukan Kasus Pertama Cacar Monyet pada Anak

Beberapa wisatawan yang masih terjebak di Turban dan Kashgar hanya dikenai separuh biaya sewa hotel.Otoritas setempat juga telah membatalkan kunjungan sejumlah rombongan wisatawan di delapan kota dan 20 kabupaten dan distrik yang termasuk kategori berisiko tinggi COVID-19.

Hingga Sabtu tengah malam di Xinjiang terdapat lima kasus positif, 2.034 kasus tanpa gejala, 150 wilayah berisiko tinggi, dan 106 wilayah berisiko sedang sebagaimana data komisi kesehatan setempat. (*)

Baca Juga:

Indonesia Desak Junta Militer Penuhi Permintaan ASEAN

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pembahasan 3 RUU Pemekaran Papua Dimulai 16 Mei
Indonesia
Pembahasan 3 RUU Pemekaran Papua Dimulai 16 Mei

Saat ini, proses di Mahkamah Konstitusi (MK) sudah masuk dalam sidang pembuktian, seperti bukti-bukti dan saksi ahli yang dihadirkan.

Kisah Trauma Warga Desa Wadas Saat Bercerita ke Gubernur Ganjar Pranowo
Indonesia
Kisah Trauma Warga Desa Wadas Saat Bercerita ke Gubernur Ganjar Pranowo

terkait tuntutan warga untuk mencabut izin lokasi penambangan kuari di Desa Wadas, Gubernur menyatakan hal itu yang akan dibicarakan secara teknis.

PM Italia Mundur Tapi Ditolak Presiden
Dunia
PM Italia Mundur Tapi Ditolak Presiden

Draghi, adalah perdana menteri keenam Italia dalam satu dasawarsa terakhir ini.

Jenderal Andika Ikut Lepas Jokowi ke Roma, Sinyal Gantikan Marsekal Hadi?
Indonesia
Jenderal Andika Ikut Lepas Jokowi ke Roma, Sinyal Gantikan Marsekal Hadi?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang menuju Roma, Italia, Jumat (29/10).

Jaksa Agung Diminta Perkuat Pengawasan Kejaksaan di Daerah
Indonesia
Jaksa Agung Diminta Perkuat Pengawasan Kejaksaan di Daerah

Jaksa Agung ST Burhanuddin diminta untuk memperkuat pengawasan dan pengendalian kejaksaan di daerah. Hal ini untuk mencegah adanya lagi oknum jaksa yang bandel.

Pertemuan Prabowo-Surya Paloh Berakhir dengan Komitmen Kedua Partai
Indonesia
Pertemuan Prabowo-Surya Paloh Berakhir dengan Komitmen Kedua Partai

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto rampung menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Polda Jatim Luncurkan Aplikasi MTC Mudahkan Pengurusan Kendaraan Bermotor
Indonesia
Polda Jatim Luncurkan Aplikasi MTC Mudahkan Pengurusan Kendaraan Bermotor

Masyarakat tinggal mengisi data diri dan masukan nomor kendaraan di prasyarat yang tersedia.

Dua Polisi Penembak Laskar FPI Dituntut 6 Tahun Bui
Indonesia
Dua Polisi Penembak Laskar FPI Dituntut 6 Tahun Bui

Kedua terdakwa terlibat penembakan yang menewaskan laskar FPI

GoTo Resmi Melantai di Bursa, Harga Sempat Naik 18 Persen
Indonesia
GoTo Resmi Melantai di Bursa, Harga Sempat Naik 18 Persen

beberapa saat setelah bel pembukaan pasar berbunyi, harga saham GOTO sempat menyentuh Rp 416/unit atau naik 23,08 persen. Jelang pukul 12.00 saham GoTo tercatat Rp 388.

PAN DKI Sayangkan Banyak Pihak Doakan Formula E Gagal
Indonesia
PAN DKI Sayangkan Banyak Pihak Doakan Formula E Gagal

Jangan menghasut publik untuk menolak perhelatan Formula E Jakarta