193 Napi Rutan Surakarta Dapat Remisi, Dua Orang Langsung Bebas Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo menyerahkan Surat Keputusan (SK) remisi HUT ke-74 RI pada perwakilan napi Rutan Kelas 1A Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (17/8). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Sebanyak 191 narapidana (napi) Rumah Tahanan Kelas IA Surakarta memperoleh remisi HUT ke-74 RI, Minggu (17/8). Dua di antaranya napi yang mendapatkan remisi langsung bebas tanpa syarat.

Kasi Pelayanan Rutan Kelas IA Surakarta, Solichin, mengungkapkan sebanyak 193 napi yang mendapatkan remisi terdiri dari 89 orang mendapat potongan masa tahanan satu bulan, 35 mendapat remisi dua bulan, 35 mendapat remisi tiga bulan, 27 orang mendapat remisi empat bulan, dan lima orang mendapat remisi lima bulan.

"Napi yang mendapatkan remisi ini sebagian besar napi pidana umum. Napi Tipikor dan narkoba tidak kita masukkan karena tidak memenuhi syarat," kata dia.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo menyerahkan Surat Keputusan (SK) remisi HUT ke-74 RI pada perwakilan napi Rutan Kelas 1A Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (17/8). (MP/Ismail)
Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo menyerahkan Surat Keputusan (SK) remisi HUT ke-74 RI pada perwakilan napi Rutan Kelas 1A Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (17/8). (MP/Ismail)

Ia menjelaskan dua napi yang dapat remisi langsung bebas keduanya sama-sama mendapatkan remisi satu bulan. Napi ini sudah menjalani masa tahanan selama tujuh bulan.

Baca Juga: Lapas Membludak, Kemenkumham Dorong Revisi PP 99 Tahun 2012 soal Remisi

"Ada lima napi gagal dapat remisi karena berusaha melarikan diri dengan melubangi tembok kamar tahanan dengan tongkat kayu," papar dia.

Kedua napi yang langsung bebas setelah dapat remisi, kata dia, bernama Ristianto (24), warga Kartasura, Kabupaten Sukoharjo dan Marwanto (36), warga Kabupaten Wonogiri. Pemberian remisi dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo usai upacara bendera di Stadion Sriwedari.

Seorang napi, Ristianto berjanji setelah bebas nanti akan memperbaiki kesalahan. Ia mengaku dipenjara karena terlibat kasus penipuan dan penggelapan.

Rutan Kelas IA Surakarta
Rutan Kelas IA Surakarta. Foto: MP/Ismail

"Rencananya setelah ini mau buka usaha sambil jadi ojek online," kata dia.

Berita ini merupaka laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya. Baca juga artikel menarik lainnya: Minta Remisi, Napi Korupsi Uji UU Pemasyarakatan


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH