19.127 Orang Lolos Seleksi Administrasi CPNS Pemkot Yogyakarta Dokumentasi - Pemeriksaan terhadap pelamar CPNS di Kota Yogyakarta sebelum memasuki ruangan untuk mengikuti seleksi kompetensi dasar (20/8/20). ANTARA/Eka AR

MerahPutih.com - Masa sanggah seleksi CPNS Pemkot Yogyakarta telah berakhir. Sebanyak 19.127 pelamar dinyatakan lolos seleksi tahap pertama (seleksi administrasi) calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Yogyakarta Indah Setiawati menjelaskan, dalam Pengumuman Nomor 800/4148 yang diterbitkan pada 3 Agustus 2021, dinyatakan sebanyak 19.065 pelamar CPNS dan 242 pelamar PPPK lulus seleksi administrasi.

Panitia kemudian membuka kesempatan kepada pelamar yang tidak lulus seleksi administrasi mengajukan sanggahan.

Baca Juga:

Hari Ini Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021

“Dari hasil sanggahan yang disampaikan, maka ada tambahan 88 pelamar CPNS dan 11 pelamar PPPK yang kemudian dinyatakan memenuhi syarat untuk lulus seleksi administrasi,” katanya di Yogyakarta, Kamis (19/08).

Namun, Pemkot Yogyakarta kemudian melakukan penilaian ulang. Hasilnya Pemkot membatalkan kelulusan 26 pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS).

"Seluruhnya dibatalkan karena kualifikasi pendidikan tidak sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar. Misalnya, pelamar seharusnya berijazah S1 xx tetapi pelamar berijazah S1 Pendidikan xx,” jelas Indah.

Ilustrasi rekrutmen CPNS. ANTARA/HO
Ilustrasi rekrutmen CPNS. ANTARA/HO

Indah melanjutkan, seluruh pelamar yang dibatalkan kelulusannya sudah diberikan waktu untuk menyampaikan sanggahan tambahan hingga Selasa (17/8), pukul 23.59 WIB. Ada sembilan pelamar mengajukan sanggahan.

Namun berdasarkan hasil verifikasi ulang terhadap sanggahan tambahan yang diajukan, kesembilan calon CPNS dinyatakan tetap tidak memenuhi syarat untuk lulus seleksi administrasi.

Indah merinci panitia seleksi CPNS Kota Yogyakarta menerima sebanyak 20.994 dokumen lamaran CPNS hingga batas akhir pendaftaran. Tahun 2021, Pemkot Yogyakarta hanya membuka 546 formasi CPNS pada 2021.

Baca Juga:

Tidak Pakai Materai, Ratusan Pendaftar CPNS di Buleleng Tidak Lolos Administrasi

Selain CPNS, pada tahun ini juga dibuka pendaftaran untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) non-guru dengan alokasi 116 formasi. Pelamar untuk formasi tersebut juga cukup banyak, yaitu 1.053 orang.

Tahapan seleksi CPNS dan PPPK selanjutnya adalah seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) yang waktu dan pelaksanaannya menyesuaikan kebijakan pemerintah terkait pandemi COVID-19.

"Informasi mengenai pelaksanaan SKD CPNS dan seleksi kompetensi PPPK non-guru akan diinformasikan lebih lanjut melalui laman bkpp.jogjakota.go.id atau jogjakota.go." pungkas Indah. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Begini Ambang Batas Yang Harus Diraih Jika Ingin Lolos CPNS

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Restrukturisasi dan Sita Aset Jadi Andalan Selamatkan Jiwasraya dan Asabri
Indonesia
Restrukturisasi dan Sita Aset Jadi Andalan Selamatkan Jiwasraya dan Asabri

"Jiwasraya yang dirampok besar-besaran, kami restrukturisasi dan sekarang berhasil merestrukturisasi 94-98 persen," ujar Arya.

Ganjil Genap Dipertimbangkan untuk Diaktifkan Kembali
Indonesia
Ganjil Genap Dipertimbangkan untuk Diaktifkan Kembali

Perlunya pengaturan waktu operasional tempat kerja, pusat perbelanjaan, dan pusat kegiatan lainnya

Indeks Terorisme dan Radikalisme Turun Drastis Selama 2021
Indonesia
Indeks Terorisme dan Radikalisme Turun Drastis Selama 2021

Indeks KUB merupakan salah satu barometer moderasi agama di Indonesia

PPKM Level 3, Sekolah di Tasikmalaya Berlakukan Tatap Muka
Indonesia
PPKM Level 3, Sekolah di Tasikmalaya Berlakukan Tatap Muka

Meskipun pembelajaran tatap muka sudah dibuka, tetap dibatasi jumlah peserta didiknya yaitu 50 persen dari kapasitas ruang yang tersedia, begitu juga waktu belajar.

Buruh Ancam Mogok Kerja Jika Gubernur Khofifah Berkhianat
Indonesia
Buruh Ancam Mogok Kerja Jika Gubernur Khofifah Berkhianat

"Tapi, jika Gubernur Jawa Timur kembali mengkhianati buruh, maka buruh akan melakukan mogok kerja masal pada tanggal 6, 7, 8 Desember 2021," tutup Jazuli.

Luhut Sebut 29 Wilayah di Jawa dan Bali Kembali ke PPKM Level 1 Pekan Depan
Indonesia
Luhut Sebut 29 Wilayah di Jawa dan Bali Kembali ke PPKM Level 1 Pekan Depan

“Berdasarkan asesmen 8 Januari terdapat 29 aglomerasi yang kembali masuk ke level 1 di daerah Jawa-Bali,” ujar Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan saat memberikan konferensi pers secara daring terkait evaluasi PPKM, Senin (10/1).

Program DTS-DLA 2022 Cakup Seluruh Indonesia
Indonesia
Program DTS-DLA 2022 Cakup Seluruh Indonesia

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyatakan program Digital Talent Scholarship (DTS) dan Digital Leadership Academy (DLA) mencakup pendaftar dari seluruh Indonesia.

Varian COVID-19 Delta Sudah Masuk Merauke
Indonesia
Varian COVID-19 Delta Sudah Masuk Merauke

Presiden Joko Widodo meminta kepada para kepala daerah baik gubernur maupun bupati atau wali kota untuk fokus kepada penanganan pandemi COVID-19 yang saat ini mengalami lonjakan akibat varian delta.

Anies Optimistis Cakupan Air Minum Pipa Warga Jakarta Terpenuhi Sebelum 2030
Indonesia
Anies Optimistis Cakupan Air Minum Pipa Warga Jakarta Terpenuhi Sebelum 2030

Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI Jakarta menandatangani nota kesepakatan sinergi dan dukungan penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Pemerintah Larang Warga Berwisata ke Luar Negeri saat Libur Lebaran
Indonesia
Pemerintah Larang Warga Berwisata ke Luar Negeri saat Libur Lebaran

Mengingat situasi masih pandemi COVID-19, pemerintah melarang warga untuk berwisata ke luar negeri. Sebab, potensi penyebaran Coron negara lain masih tinggi dan pemerintah tidak ingin kasus COVID-19 di tanah air kembali memuncak.