172 Kios Monas yang Diresmikan Ahok Habis Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar Sebanyak 172 kios Lenggang Jakarta yang berada di kawasan Monas, Jakarta Pusar, terbakar pada pukul 05.20 WIB, Kamis (31/03/2022) (ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat)

MerahPutih.com - Sebanyak 172 kios Lenggang Jakarta yang berada di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, habis terbakar. Kebakaran melanda kios yang berada di Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat itu sejak pagi tadi, sekitar pukul 05.20 WIB.

"Api diduga muncul dari lapak atau kios sepatu dan tas milik Pak Lubis, kemudian merambat dengan cepat karena banyak bahan mudah terbakar," kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Kasudin Gulkarmat) Jakarta Pusat, Asril Rizal, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (31/3).

Baca Juga:

PDIP Singgung Nasib 191 Pohon di Monas yang Dibabat Demi Revitalisasi

Asril menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Menurut dia, sebanyak 166 kios suvenir atau cenderamata dan enam kios kuliner di lokasi habis terbakar.

"Akibat kebakaran 172 kios tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp 1,2 miliar," imbuh pejabat Pemprov DKI Jakarta itu.

Baca Juga:

Kata Pengamat Terkait Setneg dan Pemprov DKI Rebutan Sertifikat Tanah Monas

Tim perwira piket menerima informasi kebakaran tersebut pada pukul 05.20 WIB. Kemudian, sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di lokasi kebakaran.

Petugas pemadam berhasil mendinginkan lokasi pada pukul 05.50 WIB. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran yang melanda kawasan Monas itu.

Basuki Tjahaja Purnama (tengah) ketika masih menjabat Gubenur DKI Jakarta, didampingi Regional CEO IV Bank Mandiri Jasmin (kiri) saat peresmian lokasi pedagang kaki lima Lenggang Jakarta di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (22/5/2015). Foto: Antara Foto/M Agung Rajasa

Kios Lenggang Jakarta yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 600 meter persegi tersebut merupakan area "food court" di kawasan Monas yang lokasinya berada di Parkir IRTI.

Kios Lenggang Jakarta diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, atau Ahok pada 2015 untuk menampung pedagang kecil dan pedagang kaki lima yang dahulu berjualan di sekitar Monas. (Asp)

Baca Juga:

Revitalisasi Monas tak Berkaitan dengan Ajang Formula E

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gibran Tanggapi Wacana Pencabutan Tarif Gratis BST di Tengah Kenaikan Harga BBM
Indonesia
Gibran Tanggapi Wacana Pencabutan Tarif Gratis BST di Tengah Kenaikan Harga BBM

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai ancang-ancang mencabut subsidi tarif gratis yang saat ini berlaku bagi angkutan Batik Solo Trans (BST).

Menperin Ubah Skema Pencairan Subsidi Minyak Goreng Curah
Indonesia
Menperin Ubah Skema Pencairan Subsidi Minyak Goreng Curah

Pengajuan klaim ini dilakukan melalui SIINas untuk diverifikasi oleh Kemenperin. Setelahnya BPDPKS mentransfer dana subsidi pada rekening produsen sesuai dengan bukti klaim yang telah diverifikasi tersebut.

Gegara Kasus COVID-19 Naik, Gibran Matikan 1.000 Lampion Imlek di Pasar Gede
Indonesia
Gegara Kasus COVID-19 Naik, Gibran Matikan 1.000 Lampion Imlek di Pasar Gede

Kebijakan itu diambil menyusul naiknya kasus COVID-19 Solo yang angkanya mencapai tiga digit.

Tidak Punya TPA di 2024, Kota Bandung Bakal Buang Sampah di Lahan Milik TNI
Indonesia
Tidak Punya TPA di 2024, Kota Bandung Bakal Buang Sampah di Lahan Milik TNI

Masa operasional Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sarimukti akan berakhir pada 2024 mendatang.

Presiden Jokowi Diagendakan Nonton Langsung Formula E
Indonesia
Presiden Jokowi Diagendakan Nonton Langsung Formula E

Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya mengisyaratkan Presiden Jokowi akan datang ke Formula E.

BMKG Bakal Mudahkan Warga Lihat Hilal Lewat Situs Daring
Indonesia
BMKG Bakal Mudahkan Warga Lihat Hilal Lewat Situs Daring

Kecerlangan cahaya hilal akan direkam oleh detektor yang dipasang pada teleskop yang secara otomatis mengikuti berubahnya posisi bulan di ufuk Barat.

Pertemuan Ke-3 Menkeu dan Gubernur Bank Sentral G20 Berakhir Tanpa Komunike
Indonesia
Pertemuan Ke-3 Menkeu dan Gubernur Bank Sentral G20 Berakhir Tanpa Komunike

Sri Mulyani menegaskan, hal tersebut bukan berarti pertemuan di Bali itu gagal, namun Indonesia menghormati semua pandangan yang berkembang dalam pertemuan.

Senator Filep Wamafma: Papua Sedang Tidak Baik-baik Saja!
Indonesia
Senator Filep Wamafma: Papua Sedang Tidak Baik-baik Saja!

Anggota DPD RI asal Papua Barat Filep Wamafma menyatakan persoalan Papua bukan sekadar menolak atau menyetujui pemekaran; melainkan pada kenyataan bahwa sejak dulu sampai sekarang, Papua memang sedang tidak baik-baik saja.

Reshuffle Kabinet, Gerindra Ikut Kata Jokowi
Indonesia
Reshuffle Kabinet, Gerindra Ikut Kata Jokowi

Perombakan kabinet itu disinyalir untuk mengakomodir Partai Amanat Nasional (PAN) dalam Kabinet Indonesia Maju.

16 Kantong Korban Letusan Semeru Belum Terindentifikasi, DVI Polri Perpanjang Masa Kerja
Indonesia
16 Kantong Korban Letusan Semeru Belum Terindentifikasi, DVI Polri Perpanjang Masa Kerja

Masa tanggap darurat bencana awan panas dan guguran Gunung Semeru telah diperpanjang selama tujuh hari lagi, mulai Tanggal 18 hingga 24 Desember.