17 Juta Ajukan STRP, Anies Ubah Aturan Pengajuan PPKM Darurat di Jakarta. (Foto: MP/Ponco)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta memberlakukan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat terhitung sejak hari ini Senin 5 hingga 20 Juli 2021.

Bagi warga Jabodetabek yang bekerja di Jakarta, wajib memiliki STRP bagi pekerja yang di sektor esensial dan pekerja sektor kritikal. STRP ini juga diberlakukan bagi perorangan dengan kebutuhan mendesak seperti kunjungan sakit, ke rumah duka, antar jenazah, bersih dan pendamping ibu hamil.

Baca Juga:

PPKM Darurat Diprediksi Bikin Jumlah Penumpang Pesawat di Bandara Soetta Merosot

Adapun pekerja sektor esensial yang wajib memiliki STRP adalah bergerak di bidang komunikasi dan IT, keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, perhotelan non-penanganan karantina COVID-19 dan industri orientasi ekspor.

Sementara itu, untuk pekerja sektor kritikal adalah bergerak di bidang energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (listrik dan air), industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, seiring dengan banyak warga yang akses pengajuan SRTP, situs SRTP itu sempat tidak bisa diakses. Sebab situs Jakevo diakses oleh jutaan orang dalam waktu bersamaan.

"Yang masuk tadi sampai 17 juta,” Anies di Jakarta, Senin (5/7) malam.

Anies menyebut, hal ini di luar dugaan lantaran hanya pekerja di sektor esensial dan kritikal mengajukan SRTP. Ia pun menduga, banyak pekerja yang masuk sektor non esensial mengajukan pendaftaran untuk mendapatkan surat sakti tersebut.

Mantan Menteri Pendisikan dan Kebudayaan itu meminta pekerja di sektor non esensial untuk tidak mendaftarkan diri.

"Kami imbau, hanya sektor esensial dan kritikal yang perlu dan bisa ajukan registrasi. Kami juga minta pada ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk tidak mengurus tanda registrasi," kata dia.

PPKM Darurat di Jakarta. (Foto: MP/ Ponco)
PPKM Darurat di Jakarta. (Foto: MP/ Ponco)

Anies melanjutkan, khusus untuk para ASN, mereka hanya perlu menunjukan bukti tanda kepegawaian kepada petugas yang berjaga di titik-titik penyekatan.

"Karena memang sektor pemerintahan bisa kegiatan sebagai bagian yang dikecualikan," tambahnya menjelaskan.

Guna mengantisipasi padatnya pendaftar SRTP, Pemprov DKI membuat aturan baru. Yakni para pekerja pun kini tak bisa begitu saja mengajukan diri untuk membuat SRTP di akses Jakevo.

"Mulai sekarang kami hanya mengizinkan perusahaan yang mendaftar, tidak individu. Lalu, masukan nama-nama pegawainya yang akan masuk bekerja, dari situ nanti akan dikeluarkan STRP," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Satgas COVID-19 Masih Temukan Bermacam Pelanggaran PPKM Darurat di Bekasi, Apa Saja?

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Minta Pemudik Nikmati Perjalanan dan Kurangi Main Ponsel
Indonesia
Anies Minta Pemudik Nikmati Perjalanan dan Kurangi Main Ponsel

"Kita berharap, bagi yang mau mudik nanti nikmati perjalanan kurangi lihat hp di perjalanan. Menikmati kekayaan alam sosiologi yang ada di sepanjang perjalanan," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (19/4).

Jokowi Sebut Sarinah sebagai Ikon Penting Bangsa Indonesia
Indonesia
Jokowi Sebut Sarinah sebagai Ikon Penting Bangsa Indonesia

Jokowi menyebut wajah baru Sarinah sebagai ikon penting bangsa Indonesia yang merekatkan ingatan dari generasi ke generasi.

Cak Imin Sebut PKB dan Gerindra Miliki Kesamaan Ideologi
Indonesia
Cak Imin Sebut PKB dan Gerindra Miliki Kesamaan Ideologi

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyatakan partainya memiliki pemahaman ideologi dengan Gerindra.

Menko Polhukam Ingatkan Independensi Polri Jangan Terganggu Kepentingan Politik
Indonesia
Menko Polhukam Ingatkan Independensi Polri Jangan Terganggu Kepentingan Politik

Mahfud MD meminta independensi Polri tidak diganggu oleh kepentingan politik.

Sampai Akhir November Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ke-2 Digratiskan
Indonesia
Sampai Akhir November Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ke-2 Digratiskan

Program ini, untuk pengkinian data kepemilikan kendaraan karena masih banyak kendaraan bermotor yang dimiliki/dikuasai oleh masyarakat tetapi bukan atas namanya sendiri.

Kecelakaan Maut di Tol Bawen-Ungaran, 5 Orang Tewas
Indonesia
Kecelakaan Maut di Tol Bawen-Ungaran, 5 Orang Tewas

Terjadi kecelakaan maut di Tol Ungaran, tepatnya di kilometer 438,400 Sabtu (24/9/2022) dini hari. Akibat kecelakaan itu, 5 orang meninggal dunia.

DPRD Minta Pekerjaan Jalan Kadipaten-Jatibarang Segera Dituntaskan
Indonesia
DPRD Minta Pekerjaan Jalan Kadipaten-Jatibarang Segera Dituntaskan

Kemacetan lalu lintas kerap melanda perempatan Kadipaten menuju Bandara Kertjati, Majalengka, Jawa Barat.

HNW Harap Hakim MK Maksimalkan Sifat Kenegarawanan Sikapi Gugatan IKN
Indonesia
HNW Harap Hakim MK Maksimalkan Sifat Kenegarawanan Sikapi Gugatan IKN

Salah satu syarat untuk menjadi hakim MK adalah negarawan

Kemenhub Siapkan Skema Penerapan Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan
Indonesia
Kemenhub Siapkan Skema Penerapan Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan sedang menyiapkan aturan dan mekanisme penerapan vaksin ketiga (booster) sebagai syarat perjalanan transportasi.

Medsos Pemprov DKI Dapat Tiga Penghargaan GSMS 2021
Indonesia
Medsos Pemprov DKI Dapat Tiga Penghargaan GSMS 2021

Medsos yang Pemerintah DKI meraih penghargaan dalam acara Government Social Media Summit (GSMS) 2021 yang diadakan oleh Awrago.