16 SPPG di Solo Ajukan Sertifikasi Laik, Pemkot Segera Lakukan Uji Kelayakan

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 07 Oktober 2025
16 SPPG di Solo Ajukan Sertifikasi Laik, Pemkot Segera Lakukan Uji Kelayakan

Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengecek SPPG di Solo. Foto: MerahPutih.com/Ismail

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 16 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau pengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengajukan permohonan Sertifikasi Laik Higienis Sanitasi (SLHS).

Syarat SLHS muncul saat rakor bersama Satuan Tugas (Satgas) MBG yang dibentuk Pemkot Surakarta baru-baru ini.

Koordinator Sarjana Penggerak Indonesia (SPPI) operasional dapur-dapur MBG di Solo, Priyo Widyastoko mengatakan, permohonan SLHS itu ditujukan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sebagai lembaga yang direkomendasikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

“Dari Dinas Kesehatan sudah mendatangi 16 SPPG terkait untuk verifikasi lapangan dan akan meneruskan informasi terkait ke DPMPTSP Kota Surakarta,” kata Priyo, Minggu (5/10).

Ia mengatakan, dari Dinas Kesehatan sudah jemput bola langsung dan dilakukan pengujian. Setelah itu, baru dimasukkan rekomendasi ke DPMPTSP.

“SLHS itu merupakan sebuah persyaratan wajib yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat yang kemudian diteruskan ke daerah sebagai syarat wajib yang mesti dipenuhi,” katanya.

Sebelumnya, dalam rakor bersama Satgas MBG yang dikoordinasikan oleh Pemkot Surakarta, kata dia, pihaknya diberi waktu sebulan untuk memproses permohonan SLHS itu.

“Kami optimis pengurusan SLHS itu bisa rampung tepat waktu. Ini syarat wajib, jadi untuk SPPG yang baru akan didirikan wajib punya SLHS. Untuk 16 SPPG yang belum diwajibkan melengkapi sebulan ini,” kata dia

Ia menambahkan, dari 17 SPPG di Solo, baru satu yang punya sertifikat SLHS. Sementara itu, sisanya baru mengurus SLHS. (Ismail/Jawa Tengah)

#SPPG #Makan Bergizi Gratis #Pemkot Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Dana operasional sebesar Rp 3.000 menggunakan mekanisme at cost, yakni berdasarkan biaya yang dikeluarkan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Indonesia
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
BGN membuka ruang pengawasan bagi seluruh pihak, termasuk orangtua siswa, petugas posyandu, dan guru.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
Indonesia
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Indonesia
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Salah satu bentuk pelibatan pemerintah daerah yakni inspeksi terhadap operasional SPPG.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
BGN menghentikan operasional 6.100 dapur MBG karena laporan penggunaan dana harian belum dipenuhi. Sudaryono menegaskan persoalannya bukan kekurangan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
Indonesia
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
BGN mulai menerapkan MBG prasmanan. Sebanyak 10 ribu SPPG ditargetkan rampung hingga akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
Indonesia
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Sudaryono mengungkapkan kasus keracunan di Bogor disebabkan pembelian bahan makanan jadi.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Indonesia
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
BGN mengungkap tiga penyebab dana operasional SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis tidak cair, mulai dari pelaporan hingga penggunaan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
Indonesia
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Kepala BGN Sudaryono resmi memberi akses kader Posyandu untuk mengawasi dapur SPPG dan mendata penerima Program Makan Bergizi Gratis agar tepat sasaran.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Indonesia
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
BGN mengembalikan Rp 160,37 miliar ke kas negara atas temuan BPK RI. Hal itu terkait penemuan rekening ganda di 75 SPPG.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
Bagikan