153 Warga Tiongkok Tiba Saat PPKM, Ini Penjelasan Pemerintah Kedatangan WNA di Bandara. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Sebanyak 153 warga negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang tiba di Bandara Seokarno-Hatta, Banten, pada Sabtu (24/1) lalu. Kedatangan mereka di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM) dan pelarangan masuknya warga negara Asing ke Indonesia.

Direktorat Jenderal Imigrasi menyatakan, warga negara Tiongkok tersebut di bawa Pesawat China Southern Airlines dari Guangzhou. Pesawat yang sama juga membawa 18 WNI.

Baca Juga:

Bupati Sleman Positif COVID-19 Setelah Disuntik, Dipastikan Bukan Efek Vaksin

Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Ahmad Nursaleh menegaskan, para WNA tersebut, oleh Tim Satgas Penanganan COVID-19 dibawa menuju tempat karantina.

Ia menegaskan, 153 WNA tersebut terdiri dari 150 orang dengan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) dan Izin Tinggal Tetap (ITAP) serta tiga orang dengan visa diplomatik. Seluruh penumpang asing yang mendarat tersebut masuk dalam kategori orang asing yang diizinkan masuk ke wilayah Indonesia.

Hal tersebut, tegas ia, berdasarkan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Imigrasi tentang Pembatasan Sementara Masuknya Orang Asing ke Wilayah Indonesia dalam Masa Pandemi COVID-19.

"Setelah diperiksa kesehatannya, para penumpang diperiksa dokumen keimigrasiannya," kata Saleh dan menegaskan, dokumen dinyatakan lengkap.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Antara)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Antara)

Sebelumnya, pemerintah memperpanjang larangan warga negara asing (WNA) masuk ke Indonesia bersamaan dengan perpanjangan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto mengatakan, WNA dilarang masuk ke Indonesia selama dua pekan hingga 8 Februari 2021.

"Diputuskan untuk diperpanjang selama 2 minggu sehingga terus akan dilanjutkan selama 26 Januari sampai 8 Februari. Ini termasuk juga untuk pembatasan WNA ke Indonesia," kata Airlangga dalam jumpa pers daring, Kamis (21/1). (Pon)

Baca Juga:

Hoaks Vaksinasi COVID-19 Dikemas Dengan Bahasa Emosional

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Selidiki DNA dan Sidik Jari di Tombol Lift Gedung Kejagung
Indonesia
Polisi Selidiki DNA dan Sidik Jari di Tombol Lift Gedung Kejagung

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, memeriksa memeriksa DNA dan sidik jari yang terdapat di tombol lift di Gedung Kejaksaan Agung RI.

Polisi Musnahkan Narkoba Seberat 1,2 Ton dari Jaringan Timur Tengah
Indonesia
Polisi Musnahkan Narkoba Seberat 1,2 Ton dari Jaringan Timur Tengah

Kejahatan narkoba tergolong kejahatan luar biasa dan menjadi ancaman generasi muda.

Eks Danjen Kopassus Hadiri Panggilan Bareskrim Polri
Indonesia
Eks Danjen Kopassus Hadiri Panggilan Bareskrim Polri

Soenarko diperiksa untuk memberikan keterangan tambahan dalam kapasitasnya sebagai tersangka

PN Jaksel Pupuskan Upaya PK Djoko Tjandra
Indonesia
PN Jaksel Pupuskan Upaya PK Djoko Tjandra

PN Jaksel pun tidak meneruskan berkas permohonan PK tersebut ke Mahkamah Agung (MA).

Muntahkan Lava Pijar, Pendakian ke Gunung Semeru Ditutup
Indonesia
Muntahkan Lava Pijar, Pendakian ke Gunung Semeru Ditutup

Pada Sabtu (28/11) terdapat aktivitas letusan teramati sebanyak tiga kali dengan tinggi asap sekitar 100 meter dan warna asap putih tebal yang condong ke arah barat daya.

Pemprov DKI Tutup 188 Perusahaan di Jakarta akibat Langgar PSBB
Indonesia
Pemprov DKI Tutup 188 Perusahaan di Jakarta akibat Langgar PSBB

Ada 188 dari 1.100 perusahaan yang tak dikecualikan dilakukan penutupan sementara lantaran tak mematuhi PSBB.

Dua Industri Strategis Nasional Terancam UU Cipta Kerja
Indonesia
Dua Industri Strategis Nasional Terancam UU Cipta Kerja

Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) mengancam kedaulatan negara, khususnya dalam pengelolaan industri strategis nasional.

Kasus Corona Meningkat Tajam di Kepulauan Riau
Indonesia
Kasus Corona Meningkat Tajam di Kepulauan Riau

Jumlah pasien positif COVID-19 di wilayah itu bertambah 68 orang sehingga menjadi 1024 orang.

Jokowi Marahi Pembantunya, DPR: Kenapa Baru Dongkol Sekarang?
Indonesia
Jokowi Marahi Pembantunya, DPR: Kenapa Baru Dongkol Sekarang?

Ada banyak persoalan di lapangan yang harus diselesaikan dengan menggunakan leadership power presiden

Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Sita 17 Bus Milik Dua PO di Soloraya
Indonesia
Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Sita 17 Bus Milik Dua PO di Soloraya

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita belasan bus milik dua perusahaan otobus (PO) di Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin (22/2) dini hari.