15 Pelanggaran Lalu Lintas Ini Jadi Target Penindakan Polisi Saat Operasi Patuh Jaya Polisi membagikan masker kepada warga dalam Operasi Patuh Jaya 2021 di Terminal Pinang Ranti, Jakarta, Selasa (21/9/2021). ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Timur

Merahputih.com - Operasi Patuh Jaya 2021 difokuskan pada belasan jenis pelanggaran lalu lintas. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mendisiplinkan masyarakat saat berlalu lintas.

Jika dibiarkan, pengendara dengan belasan jenis pelanggaran itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Polisi tidak segan-segan menindak masyarakat yang melakukan 15 jenis pelanggaran lalu lintas tersebut.

Baca Juga:

Operasi Patuh Jaya 2021 Mulai Digelar Hari Ini, Catat Lokasi-lokasinya

"Pekan ini kami juga lakukan Operasi Patuh Jaya 2021 dan terus disosialisasikan kepada masyarakat secara masif agar tertib berlalu lintas, dan tidak melakukan pelanggaran lalu lintas," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Kamis (23/9).

Sosialisasi Operasi Patuh Jaya 2021 telah dilaksanakan selama sepekan ini. Dan saat ini kepolisian akan melakukan penilangan dengan tetap mengedepankan tindakan preentif dan preventif.

"Kami segera melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi laka lantas secara konvensional terlebih dahulu," ucapnya.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo (tengah) berikan keterangan kepada wartawan terkait Operasi Patuh Jaya 2021 di Jakarta, Senin (20/9/2021). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo (tengah) berikan keterangan kepada wartawan terkait Operasi Patuh Jaya 2021 di Jakarta, Senin (20/9/2021). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Terkait penilangan secara elektronik (ETLE), masih terus disosialisasikan dan diperluas.

Inilah 15 jenis pelanggaran lalu lintas sasaran penilangan Operasi Patuh Jaya 2021:

1. Menggunakan ponsel saat mengemudi kendaraan bermotor.

2. Mengendarai kendaraan bermotor di atas trotoar.

3. Mengemudikan kendaraan bermotor melawan arus.

4. Mengemudikan kendaraan bermotor melintas jalur bus (busway).

5. Mengemudi kendaraan bermotor melintas di bahu jalan.

6. Sepeda motor melintas atau masuk jalan tol.

7. Sepeda motor melintas jalan layang non tol.

8. Mengemudi kendaraan bermotor melanggar aturan pemerintah atau larangan yang dinyatakan dengan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL).

9. Pengemudi yang tidak memberikan prioritas kepada pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan.

Baca Juga:

Operasi Patuh Jaya, Polisi Janji Tidak Ada Penindakan Operasional

10. Mengemudi kendaraan bermotor melebihi batas kecepatan.

11. Mengemudi kendaraan bermotor tidak menggunakan helm standar nasional Indonesia (SNI).

12. Mengemudi kendaraan bermotor yang membiarkan penumpang tidak menggunakan helm SNI.

13. Mengemudi kendaraan bermotor di jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari.

14. Mengemudi kendaraan bermotor pada perlintasan kereta api yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi/palang pintu kereta api sudah mulai ditutup.

15. Mengemudi kendaraan bermotor berbalapan di jalan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Jatim Bikin Tim Khusus Telusuri Dugaan Jual Beli Vaksin Booster di Surabaya
Indonesia
Polda Jatim Bikin Tim Khusus Telusuri Dugaan Jual Beli Vaksin Booster di Surabaya

Nico menyebut, selama ini pihaknya juga memastikan vaksin yang didistribusikan telah sesuai SOP

[HOAKS atau FAKTA]: AS Memperingatkan Penyakit Mirip Polio Akhir 2021
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: AS Memperingatkan Penyakit Mirip Polio Akhir 2021

Beberapa waktu lalu akun Facebook bernama Henna Maria membagikan sebuah tangkapan layar.

Pelaku Teror Penembakan Subway New York Ditangkap Setelah 30 Jam Buron
Dunia
Pelaku Teror Penembakan Subway New York Ditangkap Setelah 30 Jam Buron

James ditangkap 30 jam setelah serangan terjadi pada pagi hari yang sibuk ketika kereta jalur N rute Manhattan memasuki stasiun bawah tanah di kawasan Sunset Park di Brooklyn, New York City.

Grace Ingin PSI Buat Gaduh 'Senayan'
Indonesia
Grace Ingin PSI Buat Gaduh 'Senayan'

PSI akan terus mengawal kebijakan Pak Jokowi

Polda Kalteng Minta Maaf setelah Admin Medsosnya Ancam Warga
Indonesia
Polda Kalteng Minta Maaf setelah Admin Medsosnya Ancam Warga

Dia meminta maaf jika respon pengelola media sosial Humas Polda Sulteng kurang tepat dalam menyikapi kritik.

Minyak Goreng Jadi Pemicu Inflasi di April 2022
Indonesia
Minyak Goreng Jadi Pemicu Inflasi di April 2022

Selain minyak goreng, komoditas daging ayam dan ikan segar juga mendorong terjadinya inflasi pada April dengan andil masing-masing 0,09 persen dan 0,04 persen.

Tiga Napi Masih Dirawat di RSUD Tangerang, Satu Kritis
Indonesia
Tiga Napi Masih Dirawat di RSUD Tangerang, Satu Kritis

Tuan N luka bakar 13 persen di kepala dan wajah

UU Cipta Kerja yang Terus Memicu Kontroversi Sepanjang 2021
Indonesia
UU Cipta Kerja yang Terus Memicu Kontroversi Sepanjang 2021

Sepanjang tahun 2021, salah satu kebijakan pemerintah yang memicu kontroversi adalah UU Cipta Kerja atau yang biasa dikenal dengan omnibus law.

G7 Rumuskan Sanksi Larangan Pembelian Emas Rusia
Dunia
G7 Rumuskan Sanksi Larangan Pembelian Emas Rusia

Presiden Jokowi telah tiba di Jerman dan diagendakan mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 Senin (27/6).

Pemerintah Telah Gelontorkan Rp 10,8 Triliun Biayai Pembebasan Lahan Tol Sumatera
Indonesia
Pemerintah Telah Gelontorkan Rp 10,8 Triliun Biayai Pembebasan Lahan Tol Sumatera

Ruas jalan sepanjang 132 km yang menghubungkan kota Pekanbaru dengan Kota Dumai dan telah beroperasi sejak 2020 tersebut, telah memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera khususnya Provinsi Riau dan sekitarnya.