15 Oknum PP Mendekam di Penjara, Pemukul Pamen Polisi Tengah Diperiksa Konferensi pers Polda Metro Jaya (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Polda Metro Jaya menangkap 21 orang anggota ormas Pemuda Pancasila yang mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Kamis (25/11). Sebanyak 15 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan setelah kedapatan membawa senjata tajam.

Bahkan, penyidik turut menyita barang bukti berupa peluru dari anggota PP. Terlihat peluru tersebut berjumlah dua butir. Salah satu penyidik menyebut peluru tersebut berkaliber 38 mm.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah pemeriksaan awal," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (25/11).

Baca Juga

Dengar Arahan Komandan, Polisi di Depan DPR Langsung Pukul Mundur Massa PP

Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Darurat Nomor 1 Tahun 1959. Sementara enam orang sisanya masih menjalani pemeriksaan. Satu dari enam orang tersebut diduga merupakan pelaku pemukulan terhadap AKBP Dermawan Karosekali.

"Untuk pelaku pengeroyokan nanti akan dikenakan Pasal 170 KUHP," lanjutnya.

Saat ditampilkan, para pelaku terlihat masih mengenakan baju loreng oranye khas Pemuda Pancasila. Dilihati dari wajahnya, usia mereka bervariatif. Di depan awak media, para pelaku hanya bisa terdiam.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat menerangkan, salah satu korban pengeroyokan adalah Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali.

Baca Juga:

Kasus Baku Hantam Anggota Pemuda Pancasila dan Debt Collector Berakhir Damai

Tubagus yang mengenakan kemeja hitam ini menerangkan, AKBP Dermawan saat ini sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Berdasarkan hasil visum, AKBP Dermawan mengalami luka pada bagian kepala akibat benda tumpul.

"Bukan (dibacok), dipukul bagian kepala belakang sampai mengeluarkan darah. Hasil visumnya seperti itu," terang Tubagus.

Tubagus justru malah heran dengan oknum Pemuda Pancasila sampai tega menyerang Polisi. Padahal, Polda Metro jika ada unjuk rasa bertugas untuk melayani dan mengamankan.

"Sekarang rekan-rekan bayangkan orang yang mengamankan kok malah diserang," ujar Tubagus terheran-heran.

Saat disinggung apakah ada pelaku yang menggunakan narkoba, Tubagus memastikan polisi akan menelusurinya.

Baca Juga

Junimart Merasa Tidak Ada Pernyataannya Meminta Kemendagri Bubarkan PP

Peristiwa dugaan pemukulan ini terjadi saat massa dari PP menggelar aksi demonstrasi menuntut Anggota DPR fraksi PDIP Junimart Girsang minta maaf.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah massa dari PP mengejar Dermawan Karosekali. Belum diketahui motif massa melakukan pemukulan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bangun Embung, Wali Kota Jakpus Sebut Bakal Buat Wisata Warga
Indonesia
Bangun Embung, Wali Kota Jakpus Sebut Bakal Buat Wisata Warga

Nantinya juga, kata Irwandi, embung itu dapat dimanfaatkan warga sekitar sebagai lokasi wisata lokal. Ditargetkan embung selesai dalam kurun waktu 3 bulan.

Dilihat dari BOR, Kasus COVID-19 di Jakarta Masih Terkendali
Indonesia
Dilihat dari BOR, Kasus COVID-19 di Jakarta Masih Terkendali

Kasus positif di DKI Jakarta per Selasa (30/11) sebanyak 41 orang

Aturan Berpergian Diperketat Cegah Warga Curi Start Mudik
Indonesia
Aturan Berpergian Diperketat Cegah Warga Curi Start Mudik

Pemerintah memperketat aturan perjalanan sebelum dan sesudah larangan mudik 6-17 Mei 2021.

Eijkman Kembangkan Vaksin COVID-19 Tercepat di Tanah Air
Indonesia
Eijkman Kembangkan Vaksin COVID-19 Tercepat di Tanah Air

Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman merupakan pengembang vaksin Merah Putih dengan perkembangan paling cepat.

Aturan Misa Natal, Jumlah Umat Dibatasi 20 Persen dan Waktu Hanya 60 Menit
Indonesia
Aturan Misa Natal, Jumlah Umat Dibatasi 20 Persen dan Waktu Hanya 60 Menit

Keuskupan Agung Jakarta membatasi jumlah umat yang akan melakukan Misa Natal sebanyak 20 persen dari kapasitas gereja. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Berikut Laporan Arus Lalu Lintas Jalur Puncak di Akhir Pekan
Indonesia
Berikut Laporan Arus Lalu Lintas Jalur Puncak di Akhir Pekan

Kondisi arus lalu lintas akhir pekan ini di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, terpantau ramai lancar, Sabtu (5/6).

Besok Jokowi Lantik Komjen Listyo Sebagai Kapolri Setelah Divaksin
Indonesia
Besok Jokowi Lantik Komjen Listyo Sebagai Kapolri Setelah Divaksin

Pada Jumat (22/1), pihak Istana Kepresidenan menerima surat persetujuan DPR

Indikator Ekonomi Dalam Negeri Terus Membaik
Indonesia
Indikator Ekonomi Dalam Negeri Terus Membaik

Sejumlah kebijakan pemerintah seperti insentif relaksasi PPnBM untuk Kendaraan Bermotor (KB), serta PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk Rumah Tapak dan Rumah Susun di sektor properti mendorong gerak perekonomian.

Kader Pecatan Gelar KLB, DPC Demokrat Solo Tetap Setia kepada SBY dan AHY
Indonesia
Kader Pecatan Gelar KLB, DPC Demokrat Solo Tetap Setia kepada SBY dan AHY

Ketua DPC Demokrat Solo, Supriyanto mengatakan, KLB yang digelar kader yang telah resmi dipecat partai menyalahi peraturan organisasi AD/ART.

Ma'ruf Amin: Industri Asuransi Syariah Akan Hadapi Tantangan
Indonesia
Ma'ruf Amin: Industri Asuransi Syariah Akan Hadapi Tantangan

Persaingan usaha asuransi syariah di dalam negeri akan semakin kompetitif