14 Kasus Baru Cacar Monyet, 9 Masih Pemeriksaan Laboratorium

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 27 Oktober 2023
14 Kasus Baru Cacar Monyet, 9 Masih Pemeriksaan Laboratorium
Ilustrasi - Cacar monyet. ANTARA/HO-Sutterstock.

MerahPutih.com - Kasus monkeypox atau cacar monyet semakin harus terus bertambah. Sampai 26 Oktober 2023, sudah terdeteksi 14 kasus cacar monyet.

"Sudah ada 14 kasus, kita masih tunggu 9 kasus pemeriksaan laboratorium," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi.

Baca Juga:

Kemenkes Ungkap Cacar Monyet Saat ini Lebih Cepat Menular Bisa Capai Ribuan Kasus

Nadia mengatakan, pemerintah terus menggencarkan deteksi dini agar kasus cacar monyet tak terus naik. Pihaknya akan juga melakukan vaksinasi terhadap pasien cacar monyet yang mempunyai resiko tinggi.

Data dari Kemenkes, seluruh pasien terkonfirmasi Monkeypox adalah laki-laki usia produktif.

"Dikarenakan vaksinasi masih terbatas jumlahnya, artinya kita upayakan vaksinasi tapi untuk prioritas khususnya di DKI karena 14 kasus di DKI dan ditujukan kelompok berisiko yaitu laki-laki yang memiliki riwayat kontak seksual dan orang dengan HIV.

Baca Juga:

DPR Dorong Pemerintah Perluas Vaksinasi Cacar Monyet

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu membeberkan bahwa pasien Monkeypox memiliki faktor prilaku seks beresiko dengan munculnya lesi dan ruam kemerahan, dan diikuti dengan demam, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri tenggorokan, myalgia, ruam, dan sulit menelan.

Penularan terjadi dari manusia ke manusia karena kontak langsung dengan cairan tubuh atau lesi kulit orang yang terinfeksi. (Asp)

Baca Juga:

Penyakit Cacar Monyet Menyebar, DPR: Penanganannya Mesti Seperti COVID-19

#Cacar Monyet #Kementerian Kesehatan #Vaksinasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Bagikan