139 Kantong Jenazah Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Diserahkan ke Tim DVI Polri Petugas membawa kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air PK-CLC, di Dermaga JICT, Jakarta, Senin (11/1/2021. (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)

MerahPutih.com - Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur hingga Kamis (14/1) sore, telah menerima sebanyak 139 kantong jenazah dan 46 kantong properti terkait jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, sejauh ini pihaknya telah menerima 134 sampel DNA dari 59 korban yang diserahkan oleh pihak keluarga ke posko ante mortem.

Nantinya, sampel DNA ini akan membantu tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dalam mengidentifikasi korban.

Baca Juga:

DVI Polri Serahkan Jenazah Penumpang Sriwijaya Air Asy Habul Yamin ke Keluarga

Nantinya, sampel DNA ini akan membantu tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dalam mengidentifikasi korban.

Tim masih menunggu tiga korban lagi yang diperlukan sampel DNA dari keluarga.

"Mudah-mudahan tidak lama lagi 62 korban kami punya sampel DNA-nya,” katanya dalam konferensi pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (14/1).

Ayah Okky Bisma, penumpang Sriwijaya Air SJ 182, Supeno Hendri Kiswanto (tengah) di Posko Ante Mortem, RS Polri Kramatjati. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Ayah Okky Bisma, penumpang Sriwijaya Air SJ 182, Supeno Hendri Kiswanto (tengah) di Posko Ante Mortem, RS Polri Kramatjati. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Teranyar, sebanyak enam korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1), kembali teridentifikasi, Kamis (14/1).

Mereka merupakan penumpang dan seorang pramugari.

Tim SAR gabungan telah menemukan sejumlah puing pesawat, pakaian, hingga bagian tubuh diduga penumpang pesawat.

Baca Juga:

Enam Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air Kembali Berhasil Diidentifikasi

Tim juga telah berhasil menemukan black box bagian FDR, sementara bagian CVR masih dalam pencarian.

Adapun 12 korban yang berhasil teridentifikasi antara lain Okky Bisma, Fadly Satrianto, Khasanah, Asy Habul Yamin, Indah Halimah Putri, Agus Winarni, Ricko, Ihsan Adhlan Hakim, Supianto, Pipit Piyono, Miya Tresetyani, dan Yohanes Suherdi. (Knu)

Baca Juga:

Ini Dia Alat yang Dibawa Pasukan Elite TNI-AL Cari CVR Sriwijaya Air

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Belasan Orang Ditangkap Buntut Tawuran di Setiabudi saat PPKM Darurat
Indonesia
Belasan Orang Ditangkap Buntut Tawuran di Setiabudi saat PPKM Darurat

15 orang yang diamankan itu masih berstatus sebagai saksi

Perjuangan Penyintas COVID-19, Bantu Selamatkan Nyawa Sesama dengan Donor Plasma
Indonesia
Perjuangan Penyintas COVID-19, Bantu Selamatkan Nyawa Sesama dengan Donor Plasma

“Saya sangat bersyukur bisa sembuh dari COVID-19. Setelah sembuh, saya ingin berbuat sesuatu untuk melakukan donor plasma konvalesen," kata Amin, Sabtu (10/7).

Mahasiswa ITS Bikin Asik Belajar Sejarah Lewat Permainan ARCADIA
Indonesia
Mahasiswa ITS Bikin Asik Belajar Sejarah Lewat Permainan ARCADIA

Permainan bertema Augmented Reality History Education Card Game (ARCADIA) merupakan permainan kartu yakni para siswa diminta menentukan tokoh sejarah terkait peristiwa sejarah yang ditampilkan.

Terjaring OTT KPK, Bupati Banggai Laut Jagoan PDIP Punya Harta Rp5,43 Miliar
Indonesia
Terjaring OTT KPK, Bupati Banggai Laut Jagoan PDIP Punya Harta Rp5,43 Miliar

Harta Wenny terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak

Korupsi CSRT Eks Pejabat BIG-LAPAN Rugikan Negara Rp179 Miliar
Indonesia
Korupsi CSRT Eks Pejabat BIG-LAPAN Rugikan Negara Rp179 Miliar

"Diduga dalam proyek ini telah terjadi kerugian keuangan negara setidak-tidaknya sekitar sejumlah Rp179,1 miliar," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar

Sektor Pertanian Jawa Barat Diharapkan Tidak Kena Refocusing Anggaran
Indonesia
Sektor Pertanian Jawa Barat Diharapkan Tidak Kena Refocusing Anggaran

Pemerintah Provinsi Jawa Barat diminta tidak melakukan refocusing anggaran pada sektor pertanian.

Geram Anies Sering Mangkir Paripurna, Fraksi PDIP Ungkit Gaji Gubernur
Indonesia
Geram Anies Sering Mangkir Paripurna, Fraksi PDIP Ungkit Gaji Gubernur

Sikap Anies dinilai tidak mencerminkan jabatannya sebagai Gubernur DKI.

Satpol PP Diminta Rapatkan Barisan, Moeldoko: Anda Aktor Utama Penegakan Prokes
Indonesia
Satpol PP Diminta Rapatkan Barisan, Moeldoko: Anda Aktor Utama Penegakan Prokes

Pemimpin harus bisa mengendalikan dan mengenali prajurit-nya satu per satu

Delapan Tahanan Rutan Muaralabuh Melarikan Diri
Indonesia
Delapan Tahanan Rutan Muaralabuh Melarikan Diri

Delapan tahanan Rutan Klas IIB Muaralabuh, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), melarikan diri.

DPR Desak Pemerintah Usut Tuntas Data 97 Ribu ASN Fiktif
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Usut Tuntas Data 97 Ribu ASN Fiktif

"Mestinya banyak pihak yang mesti mengklarifikasi, perlu dibentuk menurut saya satu tim khusus," kata Dasco