13 Tentaranya Tewas Gegara Ledakan di Bandara Kabul, Joe Biden: Kami Akan Memburu Anda Presiden AS Joe Biden. (Foto: Potus)

Merahputih.com - Presiden Amerika Serikat, Joe Biden berjanji akan memburu mereka yang bertanggung jawab atas ledakan di bandara Kabul di Afghanistan. Dalam ledakan itu, sedikitnya 13 tentara Amerika dan sejumlah warga sipil tewas.

Untuk itu, Biden telah meminta Pentagon untuk mengembangkan rencana untuk menyerang balik mereka.

"Kami tidak akan memaafkan, kami tidak akan melupakan. Kami akan memburu anda dan membuat anda membayarnya," kata Biden di Gedung Putih sebagaimana dikutip Antara, Jumat (27/8).

Baca Juga:

Anak dan Perempuan Tidak Dididik, G7 Siap Tahan Dana Milik Afghanistan

ISIS Khorasan (ISIS-K), afiliasi militan yang sebelumnya memerangi pasukan AS di Suriah dan Irak, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Meski begitu, evakuasi oleh AS tak akan dihentikan.

"Kami tidak akan dihalangi oleh teroris, kami tidak akan membiarkan mereka menghentikan misi kami. Kami akan melanjutkan evakuasi," katanya.

Afghanistan. (Foto: Antara)
Afghanistan. (Foto: Antara)

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan kepada wartawan bahwa Biden tetap pada target evakuasi dan penarikan pasukan AS, Selasa (23/8). Keputusan itu dilakukan Biden atas saran dari penasihat militer yang khawatir tentang lebih banyak serangan.

Dia mengatakan Biden sedang bekerja untuk mengeluarkan setiap orang Amerika yang ingin keluar pada tenggat waktu. "Komitmen kami kepada mereka tidak berakhir," katanya.

Baca Juga:

Hamas Minta Biden Batalkan Kebijakan Trump di Palestina

Biden mengatakan dia telah memerintahkan komandan militer AS untuk mengembangkan rencana operasional untuk menyerang aset, kepemimpinan, dan fasilitas ISIS-K.

"Kami akan menemukan cara yang kami pilih, tanpa operasi militer besar, untuk mendapatkannya," katanya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PSI kritik Anies soal SIKM, Begini Respon Wagub DKI
Indonesia
PSI kritik Anies soal SIKM, Begini Respon Wagub DKI

"Sudah ada kan sudah lama diperjelaskan disosialisasikan, sudah dijelaskan lama," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jumat (7/5).

Komjen Listyo Sigit Diingatkan Hukum Jangan Hanya Tajam ke Oposisi
Indonesia
Komjen Listyo Sigit Diingatkan Hukum Jangan Hanya Tajam ke Oposisi

Utamanya dalam agenda politik, pemilu, pilpres, pilkada

WP KPK Yakin Jokowi Beri Respon Positif Soal Temuan Komnas HAM
Indonesia
WP KPK Yakin Jokowi Beri Respon Positif Soal Temuan Komnas HAM

Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberi respon positif terkait temuan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

BMKG Perkirakan 18 Wilayah di Tanah Air Berpotensi Terjadi Cuaca Ekstrem
Indonesia
BMKG Perkirakan 18 Wilayah di Tanah Air Berpotensi Terjadi Cuaca Ekstrem

Waspada juga tingginya suhu udara yang berpotensi kebakaran hutan dan lahan

Pelantun 'Gelas-Gelas Kaca' Siap Jadi Penjamin Olivia Nathania
Indonesia
Pelantun 'Gelas-Gelas Kaca' Siap Jadi Penjamin Olivia Nathania

Susanti berharap kliennya itu menjadi tahanan kota

Mabes Polri Siapkan Pasukan Jaga Pemungutan Suara Ulang Pilkada Serentak
Indonesia
Mabes Polri Siapkan Pasukan Jaga Pemungutan Suara Ulang Pilkada Serentak

Kepolisian siap menerjunkan personelnya untuk mengamankan pemungutan suara ulang (PSU) hasil putusan sengketa Pilkada 2020.

Ketua DPR Wanti-wanti Lonjakan Kasus COVID-19 pada Libur Natal-Tahun Baru
Indonesia
Ketua DPR Wanti-wanti Lonjakan Kasus COVID-19 pada Libur Natal-Tahun Baru

Ketua DPR Puan Maharani mengingatkan pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan program vaksinasi COVID-19.

Bukan Cuma Irjen Napoleon, Ada Empat Tersangka Lain Penganiayaan M Kece
Indonesia
Bukan Cuma Irjen Napoleon, Ada Empat Tersangka Lain Penganiayaan M Kece

Divisi Propam Polri juga memproses para penjaga rumah tahanan

Asrama Haji Pondok Gede Jadi Tempat Karantina Jamaah Umrah
Indonesia
Asrama Haji Pondok Gede Jadi Tempat Karantina Jamaah Umrah

Asrama Haji Pondok Gede memenuhi syarat menjadi tempat karantina jemaah umrah.

Dalami Kasus Korupsi Wali Kota Cimahi, KPK Garap Bos Anak Usaha Hutama Karya
Indonesia
Dalami Kasus Korupsi Wali Kota Cimahi, KPK Garap Bos Anak Usaha Hutama Karya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Hakaaston, anak perusahaan PT Hutama Karya, Dindin Solakhudin pada Rabu (24/2).