Baru 13 SPPG yang Beroperasi, Pemkot Solo Ingatkan Jangan Kurangi Kualitas MBG

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 09 September 2025
Baru 13 SPPG yang Beroperasi, Pemkot Solo Ingatkan Jangan Kurangi Kualitas MBG

Wali Kota Solo, Respati Ardi, saat meninjau SPPG di Kelurahan Sondakan Solo, Selasa (9/9). (Foto: MerahPutih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi untuk melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Solo.

Namun, jumlah tersebut masih belum memenuhi target yang seharusnya, yakni 20 SPPG. Meskipun masih kurang SPPG, Pemkot meminta agar kualitas MBG tidak dikurangi.

Wali Kota Solo, Respati Ardi menyebutkan, pihaknya meminta seluruh pengelola dapur SPPG untuk MBG agar tidak mengurangi menu demi mendapatkan keuntungan lebih.

“Jadi untuk program makan bergizi gratis atau MBG untuk tidak mengurangi menu agar mendapatkan keuntungan lebih,” ujar Respati, Selasa (9/9).

ia mengatakan, pengawasan tetap dilakukan agar program ini tepat sasaran dan tidak dilakukan pengurangan menu MBG.

“Keuntungannya untuk mitra sudah ditakar. Jangan sampai mengurangi menu untuk mendapatkan keuntungan lebih. Ini hati-hati. Ini saya sampaikan ke seluruh dapur,” kata dia.

Respati juga mengingatkan agar SPPG berhati-hati dalam membelanjakan uang negara. Sebab, menggunakan anggaran negara harus sesuai harga.

“Dapur itu wajib meng-upload menu ya. Nah, itu pasti akan dinilai ini kira-kira anggaran Rp10.000 per porsi. Jadi fungsi pengawasan secara bersama. Gotong-royonglah kita awasi bersama,” ucap dia.

Pemkot Solo juga meminta bantuan anggota DPRD Solo untuk memberikan pengawasan mengenai program MBG. Anggota DPRD Solo bisa memastikan para penerima tepat sasaran atau tidak.

“Kolaborasi terus dilakukan untuk pengawasan. Verifikasi data dari BGN kami hanya memberikan calon warga, urusan verifikasi dapur, penerbitan virtual account dilakukan oleh BGN,” papar dia.

Menurut Respati, Pemkot Solo menargetkan 20 dapur SPPG beroperasi pada tahun ini. Kini, sudah ada 13 dapur SPPG yang beroperasi. Pemkot Solo optimis bisa mencapai target tahun ini.

“Kami mendorong penambahan dapur SPPG supaya semua wilayah mendapatkan program MBG secara merata, termasuk daerah Kecamatan Pasar Kliwon yang sejauh ini belum memiliki dapur SPPG," ujarnya. (Ismail/Jawa Tengah).

#SPPG #Makan Bergizi Gratis #Pemkot Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
MBG Jangkau 58 Juta Orang, Ribuan Dapur Malah sudah Tutup
Dapur-dapur tersebut menjadi bagian dari sistem penyediaan makanan bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
MBG Jangkau 58 Juta Orang, Ribuan Dapur Malah sudah Tutup
Indonesia
Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Ungkap Penyebabnya
BGN kini sudah menutup lebih dari 2.000 dapur MBG. Alasannya karena SPPG tersebut tidak memenuhi syarat higiene.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Dana operasional sebesar Rp 3.000 menggunakan mekanisme at cost, yakni berdasarkan biaya yang dikeluarkan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Indonesia
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
BGN membuka ruang pengawasan bagi seluruh pihak, termasuk orangtua siswa, petugas posyandu, dan guru.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
Indonesia
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Indonesia
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Salah satu bentuk pelibatan pemerintah daerah yakni inspeksi terhadap operasional SPPG.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
BGN menghentikan operasional 6.100 dapur MBG karena laporan penggunaan dana harian belum dipenuhi. Sudaryono menegaskan persoalannya bukan kekurangan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
Indonesia
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
BGN mulai menerapkan MBG prasmanan. Sebanyak 10 ribu SPPG ditargetkan rampung hingga akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
Indonesia
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Sudaryono mengungkapkan kasus keracunan di Bogor disebabkan pembelian bahan makanan jadi.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Indonesia
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
BGN mengungkap tiga penyebab dana operasional SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis tidak cair, mulai dari pelaporan hingga penggunaan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
Bagikan