13 Ribu Pegawai PT KAI Siap Ikut Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua Kereta Api. (Foto: MP/Teresa Ika)

MerahPutih.com - Sebanyak 13.526 pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang terdiri dari masinis, kondektur, petugas stasiun, frontliner, teknisi KA, dan sebagainya siap ikut vaksinasi COVID-19 tahap kedua.

VP Public Relations KAI, Joni Martinus mengatakan, dengan adanya vaksinasi bagi pegawai KAI yang berada di lapangan maupun yang langsung berinteraksi melayani pelanggan tentunya akan melindungi pegawai tersebut dari ancaman COVID-19.

Baca Juga

Dapat Subsidi Tarif Rp3,4 Triliun, PT KAI Diperintahkan Lebih Profesional

"Sehingga bisa mencegah penyebaran COVID-19 di transportasi kereta api," kata Joni kepada wartawan, Jumat (19/2).

KAI telah mendaftarkan para pegawai tersebut ke Dinas Kesehatan setempat untuk dijadwalkan mendapatkan vaksin COVID-19.

Selain itu, semua Klinik Mediska milik KAI yang berjumlah 54 klinik juga didaftarkan sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi. KAI juga mengikutsertakan dokter dan perawat KAI di berbagai wilayah kerja untuk mengikuti pelatihan vaksinator.

"Saat ini Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk mengetahui jadwal vaksinasi COVID-19 bagi pegawai KAI," ujar Joni.

Kereta Api. (Foto: MP/Mauritz
Kereta Api. (Foto: MP/Mauritz)

Sebelumnya, terdapat 382 pegawai KAI yang telah divaksin COVID-19 pada tahap pertama.

Pegawai tersebut masuk dalam kategori tenaga kesehatan seperti dokter, bidan, perawat, apoteker, beserta profesi pendukung lainnya yang bertugas di Pos Kesehatan Stasiun maupun di Klinik Mediska milik KAI.

Diharapkan langkah-langkah yang dilakukan akan semakin memperkuat, mempercepat, dan memperlancar proses vaksinasi di KAI, terutama bagi petugas pelayanan publik. (Knu)

Baca Juga

Digunakan Ribuan Orang, PT KAI Bakal Tambah Alat GeNose

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gedung Kejagung Tidak Termasuk Bangunan Cagar Budaya
Indonesia
Gedung Kejagung Tidak Termasuk Bangunan Cagar Budaya

Hal tersebut sesuai dengan Surat Keputusan (SK) 475 tahun 1993 Tentang Penetapan Bangunan Cagar Budaya.

Pemerintah Diminta Segera Lakukan Penataan ke ASN Terdampak Pembubaran Lembaga
Indonesia
Pemerintah Diminta Segera Lakukan Penataan ke ASN Terdampak Pembubaran Lembaga

Hal itu, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017

Cara Satgas Jamin Pengungsi Gempa Sulbar Tak Terpapar COVID-19
Indonesia
Cara Satgas Jamin Pengungsi Gempa Sulbar Tak Terpapar COVID-19

Doni juga meminta penanganan pengungsi yang tergolong kelompok rentan dipisahkan dengan kelompok usia muda

DPR Nilai Penusukan Syekh Ali Jaber Berpotensi Jadi Ajang Provokasi
Indonesia
DPR Nilai Penusukan Syekh Ali Jaber Berpotensi Jadi Ajang Provokasi

"Tahan dulu, jangan berpikir macam-macam. Sebaiknya kita tunggu hasil pemeriksaan kepolisian," sebut politikus PPP ini.

Pengamat Soroti Pandemi Corona Jadi Panggung Politik
Indonesia
Pengamat Soroti Pandemi Corona Jadi Panggung Politik

Pemerintah tidak menjadikan wabah corona sebagai panggung mencari popularitas untuk tujuan politik.

Kapolri Listyo Perbanyak Kuota Penerimaan Calon Polisi Bagi Pemuda Asli Papua
Indonesia
Kapolri Listyo Perbanyak Kuota Penerimaan Calon Polisi Bagi Pemuda Asli Papua

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui As SDM Polri memberikan penambahan kuota kepada personel Bintara yang merupakan putra asli Papua untuk mengikuti sekolah perwira.

TNI-Polri Masuk Hutan Persempit Ruang Gerak KKB Joni Botak
Indonesia
TNI-Polri Masuk Hutan Persempit Ruang Gerak KKB Joni Botak

Sampai saat ini aparat masih berusaha menuju lokasi tempat di mana KKB melakukan tembakan

Demokrat Sebut Peserta KLB di Sumut Anggota Bodong
Indonesia
Demokrat Sebut Peserta KLB di Sumut Anggota Bodong

DPP Partai Demokrat menyebut peserta Kongres Luar Biasa (KLB) yang mengaku kader tak tercatat sebagai anggota resmi.

Anies Tinjau Persiapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata Ancol
Indonesia
Anies Tinjau Persiapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata Ancol

Gubernur Anies berkeliling di kawasan wisata yang telah tutup sementara sejak pertengahan Maret lalu.

Djoko Tjandra 'Palsu' Datangi Pusdokkes Polri untuk Rapid Tes COVID-19
Indonesia
Djoko Tjandra 'Palsu' Datangi Pusdokkes Polri untuk Rapid Tes COVID-19

Djoko Tjandra mendaftar PK atas kasusnya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 8 Juni 2020