13 Orang Masih Hilang, Pengungsi Semeru Disebar di 115 Titik Presiden Joko Widodo, Menko PMK Muhadjir Effendy dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau jalan penghubung Lumajang Malang yang tertimbun lahar dingin erupsi Gunung Semeru, Selasa (7/12/2021). ANT

MerahPutih.com - Letusan Gunung Semeru yang terus terjadi membuat jumlah warga yang terkena dampak dan mengungsi terus meningkat. Pemerintah sudah meminta warga menjauhi zona merah seiring ancaman awan panas dan banjir lahar.

Data Pos Komando (posko) Tanggap Darurat Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru pada Rabu (8/12), penyintas berjumlah 6.022 jiwa yang tersebar di 115 titik pos pengungsian.

Baca Juga:

Badan Geologi Perbarui Peta Kawasan Rawan Bencana Gunung Semeru

"Posko terus memutakhirkan data warga terdampak maupun warga yang mengungsi di wilayah Kabupaten Lumajang, Malang dan Blitar, kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Kamis (9/12).

Sebaran jumlah penyintas paling banyak berada di Kecamatan Candipuro dengan 2.331 orang, sedangkan di Kecamatan Pasirian 983 orang, Pronojiwo 525, Tempeh 554, Sumbersuko 302, Lumajang 271, Pasrujamber 212, Sukodono 204, Kunir 127, Tekung 67, Senduro 66, Padang 62, Jatiroto 59, Kedungjajang 50, Klakah 45, Yosowilangun 40, Rowokangkung 37, Ranuyoso 26, Randuagung 24, Tempusari 23 dan Gucialit 14.

Dalam rapat koordinasi posko yang digelar pada hari ini (9/12) sejumlah pelayanan dasar menjadi perhatian petugas di lapangan untuk dioptimalkan, misalnya operasional dapur umum untuk menambah kapasitas masakan, kebutuhan toilet portabel dan ruang yang lebih nyaman untuk warga penyintas.

"Terkait hal alokasi tempat pengungsian, posko masih mengidentifikasi fasilitas pendidikan yang aman dan dapat dimanfaatkan untuk pemindahan para penyintas," ujar Abdul.

Dampak letusan Gunung Semeru. (Foto: Antara)
Dampak letusan Gunung Semeru. (Foto: Antara)

Selain pengungsian, erupsi juga berdampak pada aset warga seperti rumah warga dan hewan ternak. Data sementara mencatat rumah terdampak 2.970 unit dan hewan ternak 3.026 ekor, dengan rincian sapi 764 ekor, kambing 684 dan unggas lainnya 1.578.

Sementara itu, data sementara fasilitas umum (fasum) terdampak antara lain sarana pendidikan 42 unit, sarana ibadah 17, fasilitas kesehatan 1 dan jembatan rusak 1.

Data korban jiwa per hari ini (9/12) tercatat korban meninggal dunia 39 orang dan hilang 13. Petugas di lapangan masih terus melakukan identifikasi dan verifikasi terhadap warga meninggal.

"Sedangkan mereka yang hilang, tim SAR gabungan menargetkan waktu 6 hari ke depan dengan fokus di wilayah Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh dan wilayah Desa Curah Kobokan," kata Abdul. (Pon)

Baca Juga:

Warga Terdampak Bencana Erupsi Semeru Perlu Pendampingan Psikologi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Diklaim Punya Kedekatan Dengan AHY
Indonesia
Anies Diklaim Punya Kedekatan Dengan AHY

Partai Demokrat mengharapkan pasangan yang diusung koalisi sebagai capres dan cawapres menjadi dwi tunggal.

Dolar AS Masih Digdaya
Dunia
Dolar AS Masih Digdaya

Sementara rupiah masih diperdagangkan di atas Rp 15.000, tepatnya pada penutupan Kamis (6/10) ditutup ke posisi Rp 15.188.

Indonesia Raih Penghargaan dari International Rice Research Institute
Indonesia
Indonesia Raih Penghargaan dari International Rice Research Institute

Penghargaan Acknowledgment for Achieving Agri-food System Resiliency and Rice Self Sufficiency during 2019-2021 through the Application of Rice Innovation Technology diserahkan Direktur Jenderal IRRI Jean Balie kepada Presiden Jokowi di Istana Negara, Minggu (14/8)

Buruh Sampaikan 3 Tuntutan Tolak Kenaikan BBM di Depan Kantor Anies
Indonesia
Buruh Sampaikan 3 Tuntutan Tolak Kenaikan BBM di Depan Kantor Anies

Buruh DKI Jakarta melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang ditetapkan pemerintah Jokowi-Ma'ruf Amin di Balai Kota DKI.

Biden Tinggalkan Asia, Korut Lakukan Peluncuran Tiga Rudal Balistik
Dunia
Biden Tinggalkan Asia, Korut Lakukan Peluncuran Tiga Rudal Balistik

Penembakan rudal itu berlangsung hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Joe Biden meninggalkan Asia.

[HOAKS atau FAKTA]: Mahasiswa Berhasil Merangsek ke Gedung DPR
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mahasiswa Berhasil Merangsek ke Gedung DPR

Narasi pada video, turut mengklaim bahwa kejadian tersebut sengaja tidak disiarkan oleh media karena pembungkaman.

Pelanggar Prokes di Yogyakarta bakal Dijebloskan ke Penjara
Indonesia
Pelanggar Prokes di Yogyakarta bakal Dijebloskan ke Penjara

Salah satu isi perda adalah hukuman penjara bagi pelanggar protokol kesehatan.

KPU Peringatkan Sejumlah Parpol yang Belum Daftar Peserta Pemilu 2024
Indonesia
KPU Peringatkan Sejumlah Parpol yang Belum Daftar Peserta Pemilu 2024

Ketua Divisi Bidang Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Idham Holik menyebutkan, hingga Senin (8/8) pagi, baru 14 dari 41 partai politik (parpol) yang mendaftar menjadi peserta Pemilu 2024 ke KPU RI.

Polri Akui Sudah Antisipasi saat Presiden Prancis Tiba-tiba Berjalan Kaki di Bali
Indonesia
Polri Akui Sudah Antisipasi saat Presiden Prancis Tiba-tiba Berjalan Kaki di Bali

Presiden Prancis, Emmanuel Macron tiba-tiba turun dari mobilnya dan memilih untuk berjalan kaki sejauh dua kilometer.

Penambahan Kasus Harian COVID-19 di Bawah 2 Ribu Hari Ini
Indonesia
Penambahan Kasus Harian COVID-19 di Bawah 2 Ribu Hari Ini

Indonesia mencatat tepatnya sebanyak 1.681 kasus baru COVID-19, Senin (11/7).