121.026 Tahanan Beragama Islam Dapat Remisi Lebaran Warga binaan di lembaga pemasyarakatan sedang tadarus Al Quran. ANTARA/HO/Humas Kemenkumham Sulsel

MerahPutih.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mencatat sebanyak 121.026 narapidana beragama Islam menerima pengurangan masa pidana atau hak remisi khusus (RK) Idulfitri 1442 Hijriah atau Lebaran.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 120.476 narapidana mendapatkan remisi khusus I atau pengurangan sebagian. Sedangkan 550 narapidana lainnya mendapatkan remisi khusus II atau dinyatakan langsung bebas.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Reynhard Silitonga menekankan, remisi yang diterima para narapidana adalah salah satu hak yang diberikan negara atas pencapaian yang sudah mereka lakukan selama menjalani pembinaan di lapas atau rutan atau LPKA.

Baca Juga:

Hari Raya Nyepi 2021, 1.115 Narapidana Dapat Remisi

"Pemberian RK Idulfitri diharapkan memotivasi WBP untuk mencapai penyadaran diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari serta selalu meningkatkan optimisme dalam menjalani pidana hilang kemerdekaan yang sedang dijalani," ujar Reynhard Silitonga melalui keterangan resminya kepada wartawan, Rabu (12/5).

Di tengah kondisi over kapasitas atau kelebihan muatan dan pandemi COVID-19, kata Reynhard, pemerintah terus mengoptimalkan pelayanan dan pembinaan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Reynhard memastikan bahwa hak WBP mendapat remisi akan terpenuhi selama memenuhi persyaratan.

"Jangan pernah khawatir, hak-hak WBP pasti akan terpenuhi sepanjang memenuhi syarat yang telah ditentukan," ucap Reynhard.

Rutan Klas I Tanjungpinang (Nikolas Panama)
Rutan Klas I Tanjungpinang (Antara/Nikolas Panama)

Reynhard mengajak seluruh WBP untuk terus berperan aktif dalam mengikuti program pembinaan serta tidak melakukan perbuatan melanggar hukum dan melanggar tata tertib di lapas atau rutan, sehingga dapat menjadi bekal mental positif untuk kembali ke masyarakat.

Adapun kepada jajaran pemasyarakatan, Reynhard berpesan untuk selalu melakukan interaksi dan komunikasi yang baik kepada WBP atau para narapidana.

Seperti mengayomi serta berikan bimbingan dan didikan kepada mereka berdasarkan Pancasila, kedepankan semangat kebhinnekaan, toleransi, hindari ujaran kebencian.

"Termasuk laksanakan tugas dengan penuh integritas dan ketulusan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif (PASTI)," bebernya.

Baca Juga:

Puluhan Orang Narapidana Dapat Remisi Imlek

Sekadar informasi, remisi adalah pengurangan menjalani masa pidana yang diberikan kepada narapidana dan anak yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam ketentuan perundang-undangan.

Adapun besaran pengurangan menjalani masa pidana yang diberikan meliputi 15 hari, 1 bulan, 1 bulan 15 hari, hingga 2 bulan.

Berdasarkan SDP, jumlah WBP di seluruh Indonesia per tanggal 5 Mei 2021 sebesar 263.186 orang yang terdiri dari 210.647 narapidana dan 52.539 tahanan. Dari jumlah tersebut, terdapat 197.801 orang yang beragama Islam. (Knu)

Baca Juga:

28 Warga Binaan Rutan Klas 1A Surakarta Dapat Remisi Natal

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Klaster Cilangkap Terus Bertambah, Wagub DKI: Ditangani Satgas COVID-19
Indonesia
Klaster Cilangkap Terus Bertambah, Wagub DKI: Ditangani Satgas COVID-19

Pemprov DKI Jakarta langsung bergerak cepat menangani kasus COVID-19 di RT 003/RW 003, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Hari Ke-11 Pencarian Sriwijaya Air, Tim SAR Temukan 324 Bagian Tubuh
Indonesia
Hari Ke-11 Pencarian Sriwijaya Air, Tim SAR Temukan 324 Bagian Tubuh

Penemuan objek pencarian yang ditemukan tim SAR gabungan ada sebanyak 324 bagian tubuh penumpang.

Kemenlu Sebut Kedubes Jerman Konsisten Tolak Intoleransi
Indonesia
Kemenlu Sebut Kedubes Jerman Konsisten Tolak Intoleransi

Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Jerman membenarkan keberadaan staf Kedutaan di sekretariat organisasi tersebut

Kasus Naik, DKI Tegaskan Tes COVID-19 Telah Melebihi Standar WHO
Indonesia
Kasus Naik, DKI Tegaskan Tes COVID-19 Telah Melebihi Standar WHO

"Masyarakat tetap diminta di rumah, laksanakan prokes dengan tanggung jawab dan kerjakan PPKM Darurat sebaik mungkin. Jika kita lakukan tiga hal ini, Inshallah akan terjadi penurunan signifikan," ungkap Wagub.

Live Instagram, Anies Minta Harap Dimaklumi Kalau Ada yang Salah
Indonesia
Live Instagram, Anies Minta Harap Dimaklumi Kalau Ada yang Salah

"Jadi kalau nanti ada salah-salah, dimaklumi ya," kata Anies

Anak Buah Anies Jelaskan Polemik Pembelian Makam COVID-19 Rp185 Miliar
Indonesia
Anak Buah Anies Jelaskan Polemik Pembelian Makam COVID-19 Rp185 Miliar

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Suzi Marsitawati angkat suara perihal polemik pembelian lahan pemakaman khusus COVID-19 yang mencapai Rp185 miliar.

Mall Dibuka Tapi Restoran Dilarang Makan di Tempat, Anies Dinilai Pilih Kasih
Indonesia
Mall Dibuka Tapi Restoran Dilarang Makan di Tempat, Anies Dinilai Pilih Kasih

Jika memang DKI ingin menerapkan pembatasan, lebih baik semua unit usaha termasuk mall juga ikuti ditutup

Tiga Tempat Isolasi OTG Tampung 397 Pasien Termasuk Warga Luar Jakarta
Indonesia
Tiga Tempat Isolasi OTG Tampung 397 Pasien Termasuk Warga Luar Jakarta

Dirinya menegaskan, tempat isolasi kendali yang ditambahkan Pemprov DKI di untuk semua masyarakat. Tidak mengikat hanya warga ber-KTP DKI saja. Tapi, warga di luar Jakarta diperbolehkan karantina di sana

MPR Ingatkan Pemerintah Jika Vaksin COVID-19 Rawan Dikomersilkan
Indonesia
MPR Ingatkan Pemerintah Jika Vaksin COVID-19 Rawan Dikomersilkan

Kedatangan vaksin COVID-19 di Indonesia awal Desember ini dipandang sebagai salah satu kemampuan Indonesia untuk meyakinkan produsen vaksin dunia.

Juliari Batubara Didakwa Terima Suap Rp32 Miliar dari Proyek Bansos
Indonesia
Juliari Batubara Didakwa Terima Suap Rp32 Miliar dari Proyek Bansos

Juliari Peter Batubara didakwa menerima suap sebesar Rp32 miliar dari para pengusaha yang menggarap proyek pengadaan bansos untuk penanganan COVID-19.