Operasi Patuh Jaya 2020
12 Ribu Lebih Pengendara Ditilang, Paling Banyak di Jakarta Pusat Polisi menindak pelanggar yang terjaring dalam Operasi Patuh Jaya 2020 di Jalan Kemayoran, Kamis (23/7/2020). (ANTARA/HO/Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat)

MerahPutih.com - Total ada sebanyak 12.736 pengendara ditilang dalam enam hari Operasi Patuh Jaya 2020 bergulir.

Dari enam hari operasi, diketahui jumlah tilang terbanyak ada pada hari keenam yang jatuh pada 28 Juli 2020 kemarin. Tercatat ada sebanyak 4.240 pengendara ditilang kemarin.

Baca Juga

Penyebab Klaster Baru Corona, 8 Perusahaan di DKI Ditutup Sementara

Mereka terdiri dari sepeda motor dan roda empat da sebanyak 4.240 surat tilang dikeluarkan dalam Operasi Patuh Jaya 2020 pada hari keenam.

Di mana seperti diketahui, operasi ini dimulai sejak 23 Juli 2020 hingga 5 Agustus 2020 di sejumlah wilayah DKI Jakarta dan wilayah hukum Polda Metro Jaya lainnya.

"Hasil Anev Ops Patuh Jaya 2020 hari keenam tanggal 28 Juli 2020 jumlah penindakan tilang sejumlah 4.240, dan teguran sejumlah 8.010," kata Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar di Jakarta, Rabu (29/7).

Polisi menindak pelanggar dalam Operasi Patuh Jaya di Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2020). (ANTARA/HO/Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat)
Polisi menindak pelanggar dalam Operasi Patuh Jaya di Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2020). (ANTARA/HO/Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat)

Dari banyaknya penilangan dan teguran, Fahri mengaku kalau pelanggar didominasi oleh pengendara roda dua. Dalam hal ini, pelanggaran tertinggi karena melawan arus lalu lintas.

"Pelanggaran didominasi oleh pengemudi sepeda motor. Pelanggaran tertinggi adalah melawan arus dengan jumlah 1.078 pelanggaran. Wilayah yang paling banyak terjadi pelanggaran lalu lintas di wilayah Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur," pungkasnya.

Lokasi Terbanyak Pelanggar Hari Keenam Operasi Patuh Ada di Jakpus dan Jaktim

Razia lalu lintas dengan sandi Operasi Patuh Jaya di Jakarta pada hari keenam ini terhitung paling banyak jumlah pelanggar dibanding hari-hari sebelumnya.

Polda Metro Jaya menyebut ada dua lokasi di Jakarta yang jumlah pelanggarnya terbanyak di hari keenam ini.

"Wilayah yang paling banyak terjadi pelanggaran lalu lintas di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Timur," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar kepada wartawan, Rabu (29/7)

Baca Juga

Rabu (29/7), Kasus Positif Corona di DKI Bertambah 584 Orang

Dari data Ditlantas Polda Metro, selama enam hari operasi digelar, hari keenam ini merupakan hari dengan jumlah pelanggar terbanyak. Tercatat ada 4.000 lebih pengendara melanggar yang ditilang dalam satu hari operasi.

"Hari keenam jumlah penindakan tilang sejumlah 4.240 dan teguran sejumlah 8.010 teguran," beber Fahri.

Berikut data hasil penindakan per hari dari Operasi Patuh Jaya di Jakarta dan sekitarnya:

1. Hari pertama sebanyak 1.763 pengendara ditilang dan 2.699 pengendara ditegur.

2. Hari kedua sebanyak 1.601 pengendara ditilang dan 2.961 pengendara ditegur.

3. Hari ketiga sebanyak 1.622 pengendara ditilang dan 2.944 pengendara ditegur.

4. Hari keempat sebanyak 1.625 pengendara ditilang dan 2.941 pengendara ditegur.

5. Hari kelima sebanyak 1.885 pengendara ditilang dan 3.609 pengendara ditegur.

6. Hari keenam sebanyak 4.240 pengendara ditilang dan 8.010 pengendara ditilang. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Pastikan Sekolah di Jakarta Belum Dibuka Meski Zona Hijau
Indonesia
Anies Pastikan Sekolah di Jakarta Belum Dibuka Meski Zona Hijau

"Sampai kondisi wabah di DKI benar-benar terkendali dan aman untuk anak-anak. Jadi sampai dengan saat ini, kita belum melihat bahwa sudah aman, belum," terang dia.

Baru Sampai Indonesia Mahasiswi Asal Lumajang Langsung Dikarantina, Kena Corona?
Indonesia
Baru Sampai Indonesia Mahasiswi Asal Lumajang Langsung Dikarantina, Kena Corona?

RSUD dr Haryoto Lumajang sudah menyiapkan ruang isolasi dan rawat inap

Kawasan Jakarta Barat Masih Terendam Hingga Nyaris 2 Meter
Indonesia
Kawasan Jakarta Barat Masih Terendam Hingga Nyaris 2 Meter

Ketinggian air di masing-masing tempat yang masih terdampak disebutnya berbeda-beda

Kadis SDA: Grebek Lumpur Cegah Luapan Air ke Pemukiman Warga
Indonesia
Kadis SDA: Grebek Lumpur Cegah Luapan Air ke Pemukiman Warga

Program ini digencarkan SDA demi menambah daya tampung jelang musim hujan.

Mulai Sore Ini, Pemprov Setop Operasional Bus Luar Kota dari dan ke Jakarta
Indonesia
Mulai Sore Ini, Pemprov Setop Operasional Bus Luar Kota dari dan ke Jakarta

Aturan ini langsung diterapkan tidak dilaksanakan sosialisasi.

AHY Sebut Program Tapera Memberatkan Pengusaha
Indonesia
AHY Sebut Program Tapera Memberatkan Pengusaha

Menurutnya secara sanksi admnistrasi ikut memberatkan perusahaan.

Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Berkedok Penjualan Bungkus Kuaci
Indonesia
Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Berkedok Penjualan Bungkus Kuaci

Pelaku melakukan peracikan dan pembuatan narkoba yang mereka pelajari sendiri

Vanessa Angel Resmi Jadi Tersangka
Indonesia
Vanessa Angel Resmi Jadi Tersangka

Hal itu akan dijelaskan melalui telekonpers yang akan dilakukan siang ini

DPRD DKI Soroti Dinas Bina Marga yang Doyan Pengerjaan Jalan di Akhir Tahun
Indonesia
DPRD DKI Soroti Dinas Bina Marga yang Doyan Pengerjaan Jalan di Akhir Tahun

Yusriah Dzinnun mengaku bingung dengan Dinas Bina Marga yang mengerjakan proyek jalan dan selokan selalu saat akhir tahun.

Gubernur Jabar Kutuk Keras Youtuber Prank Bantuan Batu dan Sampah
Indonesia
Gubernur Jabar Kutuk Keras Youtuber Prank Bantuan Batu dan Sampah

Ridwan Kamil menyayangkan tindakan tidak terpuji salah satu pembuat konten video yang memberikan bantuan berupa batu dan sampah.