12 Pengunjung Positif Narkoba, Pemprov DKI Ancam Tutup Diskotek Black Owl Operasi pengawasan dan pemeriksaan oleh BNN RI dan BNN Provinsi DKI Jakarta di Golden Crown, Jakarta Barat, Kamis (6-2-2020) malam. ANTARA/HO-BNN

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) bakal melakukan pemeriksaan terhadap pihak manajemen Diskotek Black Owl, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

Pasalnya, sebanyak 12 orang pengunjung tempat hiburan malam itu diamankan pihak kepolisian karena positif mengkonsumsi narkoba setelah dilakukan tes urin.

Baca Juga

Forum Umat Islam Ingatkan Janji Anies Tutup Diskotek Sarang Narkoba

Adapun, belasan pengunjung itu diamankan saat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya saat menggelar razia di klub malam Black Owl pada Sabtu (15/2) dini hari tadi.

ILUSTRASI: Bareskrim Polri bersama Badan Narkotika Nasional dan Polda Metro Jaya menggelar razia gabungan di sejumlah diskotek di Jakarta. (istimewa)
ILUSTRASI: Bareskrim Polri bersama Badan Narkotika Nasional dan Polda Metro Jaya menggelar razia gabungan di sejumlah diskotek di Jakarta. (istimewa)

Kepala Disparekraf DKI Jakarta Cucu Ahmad Hidayat mengatakan pemanggilan itu guna memastikan keterlibatan atau tidak manajemen Black Owl dalam kasus peredaran narkotika di tempat usahanya.

"Malam ini kami ke sana, sambil juga kami cari-cari info dari sumber lain, seperti BNN dan polisi," kata Cucu, Sabtu (15/2).

Baca Juga

PKS Minta Komisi B Panggil Dinas Pariwisata Terkait 107 Pengunjung Diskotek Crown Positif Narkoba

Bila terbukti pihak manajemen terlibat dalam penyalagunaan di tempat usahanya, Cucu menuturkan, pihaknya tak segan-segan mencabut Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) milik klub malam tersebut.

Sanksi tegas ini sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 18 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.

Pada Pasal 54 ayat (1) disebutkan bahwa setiap manajemen perusahaan pariwisata yang terbukti melakukan pembiaran terjadinya peredaran, penjualan dan pemakaian narkotika dan/atau zat psikotropika lainnya di lokasi tempat usaha pariwisata dalam 1 (satu) manajemen dilakukan pencabutan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) secara langsung.

Baca Juga

Pemprov DKI Tutup Diskotek Golden Crown

"Kalau ada keterlibatan manajemen pasti kita tutup. Baik itu pembiaran atau penjualan oleh orang dalam," paparnya. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH