11 WNI Terancam Hukuman Mati di Sabah Ilustrasi penegakan hukum. (MP/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Sebanyak 11 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Sabah, Malaysia, terancam hukuman mati terkait kasus tindak pidana.

Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, Akhmad DH Irfan melalui pesan tertulis membenarkan informasi belasan WNI yang melakukan tindak pidana tersebut terancam hukuman mati.

"Tapi kami tetap melakukan pembelaan dengan menyewa pengacara agar mereka terbebas dari tuntutan hukuman mati," kata Irfan di Kinabalu, Malaysia, Jumat (13/10).

Dari 11 WNI yang terancam hukuman mati itu, tiga di antaranya telah berkekuatan hukum tetap (inkrach) dan sedang menunggu putusan pengampunan (pardon) dari Yang Dipertua Negeri Sabah.

Kemudian, empat WNI lain sedang menjalani persidangan di Mahkamah Tinggi Rayuan Persekutuan Negeri Sabah dan empat orang lagi masih dalam proses penyidikan.

Akhmad DH Irfan menegaskan, pihak mereka terus berupaya menyelamatkan WNI dari ancaman hukuman mati. "Kami berkomitmen memberikan pembelaan terhadap WNI yang ancamannya hukuman mati supaya dikurangi," tandas dia.

Meski demikian, KJRI Kota Kinabalu hingga kini belum menyebutkan nama-nama ke-11 WNI tersebut dan kasus pidana yang mereka lakukan. (*)

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH