11 Titik Panas Karhutla Kepung Pesisir Riau Personel Polsek Rumbai berusaha memadamkan api yang membakar semak belukar dengan alat seadanya disaat menunggu datangnya bantuan dari petugas Damkar dan BPBD ketika terjadi kebakaran lahan di Pekanba

MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi adanya 11 titik panas yang mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan yang menyebar di wilayah pesisir Provinsi Riau, Sabtu (29/2)

Analis BMKG Stasiun Pekanbaru Putri Santy Siregar mengatakan titik-titik panas indikasi Karhutla dengan tingkat kepercayaan diatas 50 persen itu menyebar di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai.

Baca Juga

Kepala BNPB: 99 Persen Penyebab Karhutla Ulah Manusia

Seluruh wilayah itu berhadapan langsung dengan Selat Malaka dan Negeri Jiran Malaysia serta Singapura.

"Titik panas terbanyak ada di Kepulauan Meranti sebanyak tujuh titik, kemudian Rokan Hilir tiga titik serta Dumai satu titik panas," ujarnya dilansir Antara

Meskipun demikian, dari 11 titik panas Putri Siregar menjelaskan hanya empat titik yang terdeteksi sebagai titik api atau indikasi kuat adanya kebakaran dengan tingkat kepercayaan di atas 70 hingga 100 persen. Ke empat titik api tersebut berada di Kepulauan Meranti tiga titik dan Rokan Hilir satu titik api.

Karhutla
Kebakaran hutan dan lahan. Foto: ANTARA

Jumlah titik panas di Riau sebenarnya terus menunjukkan tren penurunan, setelah pada Kamis lalu (27/2) terdeteksi sebanyak 43 titik panas.

Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau menjadi perhatian pemerintah pusat karena dampaknya dinilai sangat merugikan berbagai sektor.

Baca Juga

Akibat Karhutla, Kerugian Ekonomi Indonesia Capai Rp 220 Triliun

Beberapa waktu sebelumnya Kapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengunjungi Riau untuk melihat kesiapan aparat setempat untuk menanggulangi Karhutla.

Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Riau sepekan silam juga untuk memastikan potensi kebakaran hutan dan lahan ditangani dengan baik, selain untuk melakukan agenda lainnya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Temukan 4 Kejanggalan, PSI Tolak Pencairan Dana Cadangan DKI
Indonesia
Temukan 4 Kejanggalan, PSI Tolak Pencairan Dana Cadangan DKI

Kejanggalan itu terdapat banyak pos anggaran tidak mendesak yang belum dicoret.

Meninggal Dunia, Budayawan Ajip Rosidi Dimakamkan di Magelang
Indonesia
Meninggal Dunia, Budayawan Ajip Rosidi Dimakamkan di Magelang

Ajib yang berasal dari Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menaruh minat besar pada perkembangan bahasa dan sastra Sunda.

Warga di Bawah 45 Tahun Boleh Bekerja Justru Bertolak Belakang dengan PSBB
Indonesia
Warga di Bawah 45 Tahun Boleh Bekerja Justru Bertolak Belakang dengan PSBB

Yang menghadapi kondisi dilema tidak hanya pemerintah Indonesia

Libur Panjang, Ganjil Genap Ditiadakan
Indonesia
Libur Panjang, Ganjil Genap Ditiadakan

penilangan terhadap pelanggar kebijakan ganjil-genap di DKI Jakarta sudah berlaku sejak 10 Agustus 2020. Waktunya pun diatur pada pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.

Kejagung Telusuri Jejak Djoko Tjandra di Malaysia
Indonesia
Kejagung Telusuri Jejak Djoko Tjandra di Malaysia

Tak menutup kemungkinan pihaknya akan bekerja sama dengan aparat penegak hukum Malaysia untuk menangkap Djoko Tjandra.

Gibran Akui Punya Utang Rp895 Juta, Bagyo Sebut Nihil Utang
Indonesia
Gibran Akui Punya Utang Rp895 Juta, Bagyo Sebut Nihil Utang

Utang tersebut didapat dari hasil kredit dua rumah yang dibeli menjelang pernikahan dengan Selvi Ananda.

Viral Pemudi 'Cengtri' Masuk Tol Jakarta-Cikampek, Ini Penjelasan Polisi
Indonesia
Ribuan Aparat Diterjunkan Amankan Peringatan Hari HAM di Monas
Indonesia
Ribuan Aparat Diterjunkan Amankan Peringatan Hari HAM di Monas

Tema Hari HAM tahun 2020 diambil dengan melihat kondisi pandemi COVID-19. Fokusnya, memastikan HAM terpenuhi selama pandemi.

Kemenkes: Mayoritas Masyarakat Bersedia Menerima Vaksin COVID-19
Indonesia
Kemenkes: Mayoritas Masyarakat Bersedia Menerima Vaksin COVID-19

Mayoritas publik bersedia menerima vaksin COVID-19

KPK Periksa PNS MA Jadi Saksi Penyuap Nurhadi
Indonesia
KPK Periksa PNS MA Jadi Saksi Penyuap Nurhadi

KPK telah menetapkan tersangka yaitu mantan Sekretaris MA Nurhadi, menantunya Rezky Herbiono dan Hiendra Soenjoto.