11 dari 15 Pelaku Perusakan Kemendagri yang Ditangkap Ditetapkan Tersangka Kondisi kantor Kemendagri usai diserang Barisan Merah Putih Tolikara, Papua, Rabu (11/10). (Ist)

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya mengamankan 15 orang terkait kericuhan di Kementrian Dalam Negeri. Dari ke-15 orang tersebut, 11 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka pengerusakan dan penganiayaan.

"11 orang tersangka sudah ditetapkan. Yang 4 termasuk ibu Wati, belum. Hanya sebagai saksi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/10).

Dari pengakuan para tersangka, mereka melakukan penyerangan dan pengerusakan secara spontan. Kemendagri juga dinilai tak memberikan keadilan dalam perkara sengketa Pilkada Tolikara. Padahal, para pelaku sudah bertahan selama dua bulan tanpa kepastian.

Para pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 406 KUHP dan atau Pasal 160 KUHP tentang perusakan secara bersama-sama dan atau perusakan dan atau penghasutan

Selain itu, ada sebagian dari tersangka yang kedapatan membawa senjata tajam. Mereka yang membawa senjata tajam mengaku untuk jaga diri.

"Terbiasa setiap hari bawa dia," kata Argo.

Pelaku yang kedapatan membawa senjata tajam akan dikenakan dengan UU darurat.

"Sedang kita siapkan," tutur Argo. (Ayp)

Baca juga berita Kemendagri diserang di: Mendagri Tuding Perusuh Kemendagri Orang Suruhan

Kredit : anggayudha


Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH