109 Rumah Sakit Milik TNI Disiapkan untuk Tangani Pasien COVID-19 Petugas mempersiapkan alat medis di RS Darurat COVID-19, Kompleks Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3/2020). ANTARA/Galih Pradipta/foc.

MerahPutih.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, sebanyak 161 rumah sakit TNI dan Polri disiapkan untuk menghadapi pandemi COVID-19. Sebanyak 109 RS di antaranya merupakan milik TNI yang tersebar di Indonesia.

Ke-109 RS TNI itu mulai dari Tingkat I, Tingkat II, Tingkat III, dan Tingkat IV se-Indonesia, baik yang sudah dan sedang dipersiapkan dengan fasilitas ruang isolasi.

Baca Juga

Prabowo dan Doni Monardo Diminta Pimpin Penanggulangan Corona

"Mampu menampung minimal 10 tempat tidur hingga 30 tempat tidur untuk tiap rumah sakit," ujar Hadi di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3).

Anggota TNI AL sedang menyiapkan ruang perawatan di dalam KRI dr Soeharso-990. Ruang perawatan di rumah sakit di KRI dr Soeharso-990 itu bisa menampung hingga 40 tempat tidur. ANTARA/Aditya Ramadhan
Anggota TNI AL sedang menyiapkan ruang perawatan di dalam KRI dr Soeharso-990. Ruang perawatan di rumah sakit di KRI dr Soeharso-990 itu bisa menampung hingga 40 tempat tidur. ANTARA/Aditya Ramadhan

Sedangkan, Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto memastikan setidaknya ada 52 RS milik Polri yang siap menampung pasien COVID-19. Dua di antaranya RS Brimob Kelapa Dua Depok dan RS Polri Sukanto Kramat Jati, dengan kapasitas tampung masing-masing 50 kamar dan 200 kamar.

"Ada klasifikasi kelas 1, 2, dan 3 yang siap melayani masyarakat untuk mendukung upaya penyelamatan warga dari bahaya Covid-19," tegas jenderal polisi bintang tiga itu.

Sementara itu, Kementerian BUMN telah menginventarisir rumah sakit milik BUMN yang bisa digunakan untuk menampung pasien yang terpapar virus corona. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan sebanyak 400 kamar disiapkan sebagai ruang observasi.

"Kami membangun ruangan observasi sebanyak 400 kamar tidur yang nantinya mudah-mudahan nggak perlu ditambah. Tapi kalau perlu, (ditambah) sampai seribu," kata Basuki. (Knu)

Baca Juga

Wilayah Jakarta Disemprot Disinfektan, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH